Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pokir Jadi Pokok Korupsi, Empat Nama Baru Diseret KPK

by dimas
Oktober 30, 2025
in Reality
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: News – Empat nama baru resmi masuk daftar tersangka KPK. Polanya masih sama: duit proyek dan politik lokal yang saling rangkul. Tapi yang bikin panas aroma suap di Dinas PUPR Ogan Komering Ulu (OKU) makin tajam.

Empat Tersangka Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka baru dalam kasus korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) OKU, Sumatera Selatan. Nama-nama itu bukan orang sembarangan. Ada Wakil Ketua DPRD OKU Purwanto, anggota DPRD Robi Vitergo, serta dua pengusaha, Ahmad Thoha alias Anang dan Mendra SB.

Dikutip dari Tempo.co Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa lembaganya sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) sejak Oktober 2025. Namun ia menolak mengungkap detail lebih jauh.

“Empat orang tersangka baru dalam pengembangan penyidikan perkara,” jelas Budi saat dikonfirmasi pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Jejak OTT dan Modus Lama

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 15 Maret 2025. Saat itu, tim KPK membekuk delapan orang. Enam di antaranya langsung ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Kepala Dinas PUPR Nopriansyah, tiga anggota DPRD, dan dua pengusaha pemberi suap.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Skemanya klasik: proyek “pokir” DPRD diduga jadi ladang cuan bagi oknum pejabat dan politisi. Program yang seharusnya jadi aspirasi rakyat malah berubah jadi mesin uang gelap.

Penggeledahan dan Bukti yang Menggunung

KPK kemudian menyisir 21 lokasi untuk mencari bukti tambahan mulai dari kantor dinas hingga rumah pribadi. Penggeledahan berlangsung sejak 19 hingga 24 Maret 2025. Dari hasil penyisiran itu, penyidik menemukan tumpukan dokumen kontrak, bukti elektronik, dan voucher penarikan uang.

Semua temuan itu mengarah pada dugaan permainan proyek besar di tahun anggaran 2025. Jejak uang dan kontrak fiktifnya terlalu rapi untuk disebut kebetulan.

Politik, Proyek, dan Rakyat yang Jadi Korban

Kasus korupsi pokir ini bukan cuma soal pejabat rakus. Masalahnya lebih dalam: sistem pengelolaan proyek publik masih memberi ruang bagi politik transaksional. Akibatnya, uang rakyat yang seharusnya memperbaiki jalan dan jembatan justru mengalir ke kantong politisi.

Bagi warga OKU, kisah ini jadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal beton dan aspal, tapi juga soal kejujuran pejabat yang mengatur anggarannya. Dan bagi kita semua, ini bukti bahwa korupsi selalu tumbuh subur di tanah kekuasaan. Selama “proyek aspirasi” masih jadi alat tawar politik, cerita semacam ini akan terus berulang. Yang berubah cuma nama pelakunya. @dimas

Tags: OTT KPK

Kamu Melewatkan Ini

OTT KPK Rektor Unsoed, Dugaan Suap Buka Celah Korupsi Kampus

OTT KPK Rektor Unsoed, Dugaan Suap Buka Celah Korupsi Kampus

by dimas
Agustus 21, 2026

OTT KPK terhadap Rektor Unsoed terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa menyoroti celah korupsi dan lemahnya tata kelola perguruan tinggi. Tabooo.id...

Masuk Kampus Ada Jalurnya. Masuk KPK Juga Ternyata Ada Jalurnya

Masuk Kampus Ada Jalurnya. Masuk KPK Juga Ternyata Ada Jalurnya

by teguh
Agustus 21, 2026

Masuk kampus punya jalur. Ada jalur prestasi, jalur tes, sampai jalur mandiri. Namun, Kamis, 20/08/2026, publik melihat jalur lain di...

OTT KPK di Unsoed, Gerbang Kampus Diduga Jadi Ruang Transaksi

OTT KPK di Unsoed, Gerbang Kampus Diduga Jadi Ruang Transaksi

by dimas
Agustus 21, 2026

KPK menangkap sejumlah pejabat Unsoed dalam OTT terkait dugaan transaksi penerimaan mahasiswa baru. Kasus ini menjadi OTT ke-19 KPK sepanjang...

Next Post
Efek Purbaya dan Fenomena Kejutan Elektabilitas, Dari Menteri Keuangan Jadi Meme Nasional

Purbaya dan Kejutan Elektabilitas: Dari Menteri Keuangan ke Meme Nasional

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id