Tabooo.id: Game – Pernah emosi di game lalu mengetik kalimat pedas di chat? Tenang. Di Roblox versi terbaru, kata-kata itu mungkin berubah jadi lebih santun sebelum sempat melukai perasaan siapa pun.
Iya, sekarang AI ikut campur urusan emosi gamer.
Platform game online Roblox merilis fitur keamanan berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengubah kata-kata kasar di obrolan menjadi versi yang lebih halus. Jadi bukan lagi sekadar disensor dengan simbol “#####”, tetapi diganti dengan kata yang lebih sopan tanpa mengubah maksud kalimat.
Dari “#####” Jadi Kalimat Manusia
Roblox menilai deretan simbol pagar seperti “#####” justru membuat percakapan terasa aneh dan sulit dipahami. Dalam game yang mengandalkan kerja tim, chat yang jelas dan alami jauh lebih penting.
Dengan sistem baru ini, AI akan mendeteksi kata kasar lalu menggantinya dengan frasa yang lebih ramah. Jika kata itu hanya pelengkap emosi, sistem cukup menghapusnya. Percakapan tetap mengalir, tapi tidak lagi terasa seperti kolom komentar yang sedang perang.
Fitur ini juga bekerja dalam berbagai bahasa karena terhubung dengan alat terjemahan otomatis Roblox. Targetnya cukup ambisius: mengurangi bahkan menghapus penggunaan simbol sensor “###” sepenuhnya agar komunikasi terasa lebih natural.
AI vs Kreativitas Netizen
Roblox juga memperbarui sistem penyaring teks di belakang layar. Sistem ini kini memakai AI untuk memahami konteks kalimat, bukan sekadar membaca kata mentah.
Langkah ini penting karena banyak pemain mencoba mengakali filter dengan mengganti huruf menjadi angka atau simbol. Sistem AI baru dirancang untuk mengenali trik tersebut.
Teknologi yang sama juga membantu mencegah pengguna membagikan data pribadi, seperti nomor telepon atau akun media sosial.
Ketika Game Mengajarkan Etika
Meski AI membantu memperhalus bahasa, Roblox menegaskan aturan komunitas tetap berlaku. Pemain yang melanggar masih bisa mendapat peringatan atau sanksi.
Di balik fitur ini muncul pertanyaan menarik: apakah internet memang perlu diajari sopan santun oleh mesin?
Game selama ini menjadi ruang pelampiasan emosi. Namun Roblox tampaknya ingin membuktikan satu hal: dunia game tetap bisa seru tanpa harus penuh makian.
Mungkin ke depan gamer masih akan marah saat kalah.
Bedanya, sekarang AI membantu menerjemahkan kemarahan itu menjadi kalimat yang lebih sopan.@eko




