Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Komedi Toraja Berlanjut, Pandji Harap Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

by dimas
Maret 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional

Tabooo.id: Nasional – Komika Pandji Pragiwaksono kembali mendatangi Gedung Bareskrim Polri di Jakarta, Senin (9/3/2026). Ia memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi dalam perkara materi stand up comedy yang memicu keberatan dari sebagian masyarakat Toraja.

Pandji tiba pada pagi hari dan langsung menuju ruang penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Ia menegaskan bahwa kehadirannya berkaitan dengan perkembangan sidang adat yang ia jalani di Toraja, Sulawesi Selatan, sekitar dua pekan lalu.

“Saya datang untuk menjawab pertanyaan terkait sidang adat tersebut,” ujar Pandji.

Selain memenuhi panggilan hukum, Pandji juga ingin menyampaikan satu hal penting kepada penyidik. Ia berharap aparat mempertimbangkan proses sidang adat dalam penanganan perkara ini.

Pandji Dorong Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

Pandji menilai sidang adat membuka ruang dialog antara dirinya dan masyarakat Toraja. Proses itu, menurutnya, memberi kesempatan bagi kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan secara langsung.

Ini Belum Selesai

Uji Syarat Pendidikan Capres ke MK, Tiga Warga Minta KPU Periksa Keabsahan Ijazah

Pajak Pembalut: Ketika Kebutuhan Biologis Dikenai Pajak

Karena itu, ia mendorong penyidik melihat sidang adat sebagai bagian dari pendekatan restorative justice. Pendekatan ini menekankan pemulihan hubungan sosial dibanding sekadar hukuman.

“Harapannya sidang adat itu dianggap valid dan diutamakan,” tambahnya.

Pandji juga menyampaikan pandangan kuasa hukumnya, Haris Azhar. Tim kuasa hukum berharap penyidik memasukkan hasil sidang adat dalam pertimbangan hukum.

Namun Pandji tidak membawa dokumen sidang adat ke Bareskrim. Ia menjelaskan bahwa masyarakat adat Toraja menyimpan sebagian besar dokumen tersebut.

“Dokumennya kemungkinan ada di teman-teman masyarakat adat,” jelasnya.

Polisi Terus Dalami Perkara

Di sisi lain, penyidik terus mendalami laporan yang masuk. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Rizki Agung, mengatakan tim penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Pandji pada Senin pagi.

Penyidik menggunakan pemeriksaan ini untuk memperjelas konteks materi komedi yang menjadi polemik.

Selain itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa tim penyidik telah mengumpulkan banyak keterangan dari berbagai pihak.

Menurut Himawan, penyidik telah memeriksa 14 saksi dan sembilan ahli. Tim penyidik juga meminta keterangan dari admin kanal YouTube milik Pandji untuk melengkapi proses penyidikan.

Meski Pandji telah menjalani sidang adat, polisi tetap melanjutkan proses hukum sesuai aturan. Namun penyidik mengakui bahwa sidang adat merupakan bagian dari living law atau hukum yang hidup di masyarakat.

Materi Komedi Lama Kembali Memicu Polemik

Kasus ini bermula dari laporan Aliansi Pemuda Toraja pada November 2025. Kelompok tersebut mempersoalkan materi komedi dalam pertunjukan Messake Bangsaku yang Pandji tampilkan pada 2013.

Dalam pertunjukan itu, Pandji menyampaikan bit komedi tentang tradisi pemakaman Toraja, yakni Rambu Solo.

Sebagian masyarakat menilai materi tersebut merendahkan adat istiadat Toraja. Kritik kemudian berkembang menjadi polemik di ruang publik sebelum akhirnya masuk ke jalur hukum.

Kasus ini kini tidak hanya menyangkut satu pertunjukan komedi lama. Perkara ini juga membuka perdebatan lebih luas tentang batas humor, penghormatan terhadap budaya, dan ruang kebebasan berekspresi.

Pada akhirnya, perkara ini menguji satu hal penting apakah hukum mampu menjadi jembatan antara tradisi yang dijaga masyarakat dan kebebasan berekspresi yang hidup dalam dunia seni. @dimas

Tags: BareskrimBudayaIsuKasusKomediKontroversiKriminal & HukumNasionalPandji PragiwaksonoPolriRestorative JusticeSidang

Kamu Melewatkan Ini

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

by teguh
November 1, 2026

Indonesia punya 75.266 desa bersinar yang ditargetkan menjadi wilayah bersih narkoba. Angkanya besar, ambisinya terdengar meyakinkan, dan kolaborasi pemerintah dengan...

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

by teguh
Oktober 31, 2026

Narkoba tidak mengenal batas kota. Jaringan peredarannya dapat mencari celah di lingkungan mana pun, termasuk wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan...

75.266 Desa Dibidik Jadi Desa Bersinar: Perang Narkoba Masuk Akar Rumput

75.266 Desa Dibidik Jadi Desa Bersinar: Perang Narkoba Masuk Akar Rumput

by teguh
Oktober 31, 2026

Peredaran narkoba bukan lagi persoalan yang hanya mengancam kawasan perkotaan. Desa juga menghadapi risiko serupa, terutama ketika jaringan peredaran mulai...

Next Post
Vidi Aldiano Berpulang di Usia 35, Ketegaran Sheila Dara Jadi Sorotan Publik

Vidi Aldiano Berpulang di Usia 35, Ketegaran Sheila Dara Jadi Sorotan Publik

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id