Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Momen Fadia Arafiq Kenakan Rompi Oranye KPK Usai OTT di Semarang

by dimas
Maret 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melangkah cepat keluar dari ruang pemeriksaan di Semarang, Rabu (4/3/2026) siang. Rompi oranye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membungkus tubuhnya. Kerudung hitam ia tarik menutup sebagian wajah. Petugas KPK menggiringnya menuju mobil tahanan, sementara kamera wartawan merekam setiap detik momen itu.

Namun di tengah situasi tersebut, Fadia langsung menyampaikan bantahan. Ia menolak tudingan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret namanya.

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil,” ujarnya.

Bantahan di Tengah Proses Hukum

Menurut Fadia, tim KPK mengamankannya saat ia berada di sebuah rumah bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu hanya membahas ketidakhadirannya dalam agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, ia kembali menyangkal tuduhan menerima uang atau barang bukti apa pun.

Ia juga membantah keterlibatan pribadinya dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan. Fadia menyatakan perusahaan yang disebut dalam kasus tersebut milik keluarga, bukan miliknya. Selain itu, ia memastikan tidak ada kepala dinas yang menerima uang dalam peristiwa tersebut.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Meski begitu, proses hukum tetap berjalan. Fadia menyatakan akan berdiskusi dengan kuasa hukumnya dan mempertimbangkan langkah praperadilan. Dengan demikian, ia menyiapkan perlawanan melalui jalur hukum untuk membuktikan klaimnya.

KPK Ungkap Dugaan Pengaturan Tender

Sementara itu, KPK memaparkan kronologi penindakan. Pada Selasa (3/3/2026) dini hari, tim penyidik mengamankan Fadia bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang. Setelah itu, penyidik langsung membawa mereka ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Tak berhenti di situ, KPK juga menangkap 11 orang lain, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan HM Yulian Akbar. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut penyidik menelusuri dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, khususnya proyek outsourcing di sejumlah dinas.

Menurut KPK, oknum tertentu mengatur proses tender agar perusahaan tertentu memenangkan proyek. Para penyidik menduga pelaku menyusun skema yang mengarahkan pemenang sejak awal. Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut secara langsung merusak sistem persaingan usaha dan menggerus anggaran publik.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Kasus ini tidak hanya mengguncang kantor bupati. Kasus ini juga menyentuh masyarakat Pekalongan secara langsung. Proyek outsourcing menyangkut layanan dasar, mulai dari tenaga kebersihan hingga dukungan administrasi perkantoran. Ketika pejabat mengatur tender untuk kepentingan tertentu, kualitas layanan publik berisiko menurun.

Selain itu, pelaku usaha lokal yang tidak memiliki akses kedekatan kekuasaan bisa tersingkir. Mereka kehilangan peluang bersaing secara sehat. Pada akhirnya, masyarakat yang menanggung dampaknya melalui layanan yang melemah dan potensi pemborosan anggaran daerah.

Di tengah semua itu, publik kembali menghadapi ironi lama. Slogan antikorupsi kerap menghiasi baliho kampanye dan pidato politik. Namun ketika aparat penegak hukum bergerak, realitas justru berbicara lain.

Kini KPK mengklaim memiliki bukti awal yang cukup, sementara Fadia bersikeras tidak bersalah. Proses hukum akan menguji kedua klaim tersebut. Akan tetapi, satu hal sudah pasti: setiap kali rompi oranye dikenakan pejabat publik, kepercayaan masyarakat kembali terkikis.

Dan seperti biasa, rakyat hanya bisa berharap agar janji bersih dari korupsi tidak berhenti sebagai slogan, melainkan benar-benar menjadi komitmen yang dijaga, bukan sekadar diucapkan. @dimas

Tags: Bupati PekalonganDaerahFadia ArafiqGedung Merah putihKorupsi di IndonesiaKPKOTT KPKOutsourcingPekalongan

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

by jeje
Mei 11, 2026

Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), timeline biasanya langsung penuh opini. Banyak orang buru-buru menyebut...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Next Post
Israel Gempur Beirut dan Baalbek, Lebanon Terjepit Perang Regional

Israel Gempur Beirut dan Baalbek, Lebanon Terjepit Perang Regional

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id