Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo di Bawah Bayang-Bayang Jokowi?

by dimas
Februari 24, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangkan, presiden baru saja duduk di kursi empuk, mengibaskan jas merah putihnya, dan tiba-tiba muncul bayangan mantan presiden di belakangnya. Tenang, itu bukan hantu politik, melainkan efek samping demokrasi Indonesia. Seiring itu, setahun menjabat, Presiden Prabowo Subianto menatap ekonomi yang tumbuh 5,11 persen kuartal keempat melonjak ke 5,39 persen dan beberapa orang bilang, “Lumayan lah.” Sementara itu, kritikannya muncul “Autopilot aja, bro, ekonomi segitu sudah di tangan.”

Di sisi lain, bisik-bisik politik menuding Prabowo hidup di bawah bayang-bayang Jokowi. Said Didu menirukan perkataan presiden “Jangan anggap saya di bawah bayang-bayang Jokowi.” Dengan kata lain, Prabowo peduli pada rumor yang berseliweran di WhatsApp grup politik.

Utang Budi atau Drama Jenderal Kehormatan?

Setelah itu, sepekan pasca-Pilpres 2024, Jokowi menobatkan Prabowo menjadi Jenderal TNI kehormatan. Bintang empat meluncur tanpa prosedur ribet. Netizen menyebutnya “utang budi versi elite,” namun Prabowo tampaknya menikmati status barunya. Dengan begitu, lawan politik bisa tiba-tiba jadi sahabat kabinet versi politisi dari “From Enemy to Bestie 101.”

Selain itu, duet Prabowo dengan Gibran di Pilpres 2024 juga bikin publik geleng kepala. Dulu lawan, kini duet ala K-pop group. Publik cuma bisa berkata, “Oke, ini politik Indonesia, logikanya absurd, tapi wajar.”

Menteri Eks Jokowi: Good, Bad, dan Ambiguity

Prabowo membawa 17 menteri eks-kabinet Jokowi. Berdasarkan survei Celios, sebagian punya kinerja oke, sebagian lain jeblok. Ini seperti membuka kotak misteri “Who’s hot, who’s not” Namun, satu hal jelas: eks-menteri Jokowi bukan jaminan, dan reshuffle menjadi senjata utama presiden. Budi Gunawan? Out. Sri Mulyani? Out. Erick Thohir? Masuk. Akibatnya, netizen langsung bikin meme “Jadi kabinet atau reality show?”

Ini Belum Selesai

Air Keras untuk Kritik: Demokrasi Sedang Sakit?

Demokrasi Tanpa Oposisi: Stabil atau Berbahaya?

Hilirisasi, UU KPK, dan Presidential Threshold

Prabowo menambahkan kata “hilirisasi” di kementerian baru, sehingga netizen mengernyitkan dahi, “Oke, makanan hilir? Industri hilir? Atau cuma hype politik” Revisi UU KPK dan UU Pemilu masih menunggu jawaban tegas dari pemerintah. Meski terdengar serius, kalau dijadikan meme, “Politik kita kayak Wi-Fi publik, sinyal kuat kadang hilang.”

Menjadi Diri Sendiri, di Tengah Bayangan dan Meme Publik

Satu hal pasti Prabowo harus menunjukkan diri sendiri. Namun, menjadi diri sendiri sambil duduk di bawah bayang-bayang Jokowi? Nah, itu baru plot twist ala Indonesia. Dari ekonomi autopilot hingga menteri-menteri eks Jokowi yang kadang hero, kadang zero, politik Indonesia tetap absurd, dan akhirnya, publik cuma bisa ketawa sambil geleng-geleng kepala.

Dengan kata lain, di negeri demokrasi multipartai, bayangan pendahulu kadang lebih terang daripada lampu sorot presiden baru. Untuk kita, para penonton politik, cukup sediakan popcorn, scroll timeline, dan nikmati drama yang katanya “serius” itu. @dimas

Tags: dramaEkonomi IndonesiaHilirisasijokowiKabinetNasionalPolitik IndonesiaPolriprabowoReformasi

Kamu Melewatkan Ini

UU Polri Baru: Reformasi, Regenerasi, atau Konsolidasi Kekuasaan?

UU Polri Baru: Reformasi, Regenerasi, atau Konsolidasi Kekuasaan?

by Tabooo
Juni 10, 2026

UU Polri baru tidak hanya mengubah batas usia pensiun. Aturan ini juga membuka pertanyaan besar soal regenerasi, kewenangan digital, ruang...

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

by Tabooo
Juni 10, 2026

DPR RI resmi sahkan RUU Polri menjadi undang-undang dalam rapat paripurna. DPR menyebut aturan baru ini memperkuat transformasi, pengawasan, netralitas,...

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Next Post
Perjanjian Dagang RI-AS: Peluang Dagang atau Ancaman Kedaulatan?

Perjanjian Dagang RI-AS: Peluang Dagang atau Ancaman Kedaulatan?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id