Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Luka di Balik Rumah: Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak Hingga Tewas di Sukabumi

by dimas
Februari 22, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kematian NS, bocah 12 tahun asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, masih menyisakan banyak pertanyaan. Dugaan perlakuan kekerasan dari ibu tiri muncul sebagai titik perhatian utama.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri, Kombes Pol dokter Carles Siagian, menjelaskan bahwa tim medis melakukan autopsi mendalam terhadap organ NS, termasuk jantung dan paru-paru.

“Organ dalam diautopsi dan sampel dikirim ke Jakarta. Paru-paru dan jantung sedikit membengkak, tapi belum bisa dipastikan apakah itu akibat penyakit sebelumnya atau sebab lain,” ujar Carles, pada Jumat (20/2/2026).

Ayah korban, Anwar Satibi (38), menempuh jalur autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian anaknya. Proses berlangsung 2,5 hingga 3 jam di RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri Kota Sukabumi, dengan fokus pada kondisi fisik dan organ dalam.

Luka Bakar Menjadi Sorotan

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan luka bakar di sekujur tubuh NS. Tim dokter menemukan bekas luka di lengan, kaki, paha, tangan, punggung, serta area bibir dan hidung yang diduga akibat paparan panas. Meski begitu, dokter forensik belum bisa memastikan apakah luka-luka tersebut berasal dari penganiayaan atau kecelakaan.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Dokter masih menelusuri pola luka. Sejauh ini, kemungkinan besar luka muncul karena paparan panas, tapi kami belum bisa memutuskan apakah itu penganiayaan atau bukan,” jelas Carles.

Menunggu Hasil Laboratorium

Saat ini, tim forensik masih menunggu hasil laboratorium dari sampel jantung dan paru-paru korban yang dikirim ke Jakarta. Pemeriksaan ini menjadi kunci untuk mengetahui apakah pembengkakan organ terkait zat tertentu atau riwayat penyakit. Proses laboratorium diperkirakan memakan waktu 5 hingga 7 hari kerja.

Carles menambahkan, “Kami perlu memastikan apakah ada zat lain di dalam organ korban.” Hasil laboratorium ini nantinya menjadi bukti penting bagi penyidik untuk menentukan arah penyelidikan kasus yang tengah menjadi sorotan masyarakat Sukabumi.

Dampak bagi Masyarakat

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, khususnya di kalangan orang tua dan warga sekitar Desa Bojongsari. Banyak pihak mempertanyakan mekanisme perlindungan anak, pengawasan terhadap lingkungan keluarga, dan potensi penyalahgunaan kekuasaan dalam rumah tangga.

Selain itu, publik menyoroti peran lembaga hukum dan medis dalam memastikan fakta kasus terungkap secara transparan. Ketidakjelasan awal mengenai penyebab kematian NS memicu pertanyaan tentang kecepatan dan akurasi penanganan kasus-kasus sensitif yang melibatkan anak-anak.

Refleksi

Kematian NS menjadi pengingat pahit: anak-anak selalu menjadi pihak yang paling rentan dalam konflik rumah tangga. Saat perlindungan gagal, luka fisik dan psikologis menempel lebih lama daripada kasus yang terlihat. Publik hanya bisa berharap bahwa proses hukum berjalan cepat dan transparan, agar tragedi ini tidak hanya menjadi statistik yang terlupakan. @dimas

Tags: AnakForensikIbu TiriKasusKeadilankekerasanNSPerlindunganSensitifSukabumi

Kamu Melewatkan Ini

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

by dimas
September 25, 2026

Munir di Malioboro menghidupkan kembali ingatan tentang perjuangan HAM, 22 tahun setelah kematiannya dan pertanyaan hukum yang belum selesai. Tabooo.id...

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

by dimas
September 23, 2026

Munir, Andrie Yunus dan bayang-bayang impunitas kembali membuka pertanyaan tentang kekerasan terhadap pembela HAM dan ruang sipil. Tabooo.id - Malam...

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

by dimas
September 20, 2026

Menanti keamanan di Papua setelah penembakan Aris Sanda. TNI memburu pelaku, sementara DPR menyoroti perlindungan warga sipil. Tabooo.id - Jalan...

Next Post
Dukungan KPK Jadi Sinyal Kuat DPR Percepat RUU Perampasan Aset

Dukungan KPK Jadi Sinyal Kuat DPR Percepat RUU Perampasan Aset

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id