Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gedung Cerutu, Seabad Cerita Kota yang Tersimpan di Batu Bata

by dimas
Februari 21, 2026
in Vibes
A A
Home Vibes
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Vibes – Pernahkah kamu berjalan di Jalan Rajawali, Kota Lama Surabaya, dan menoleh ke atas hanya untuk terpaku pada menara berbentuk unik? Dari kejauhan, bentuknya sederhana tapi memikat seperti cerutu yang menjulang ke langit. Warga Surabaya menamai bangunan itu Gedung Cerutu, dan bagi mata yang jeli, ia bukan sekadar landmark estetik. Ia adalah lembaran sejarah yang masih berdiri kokoh, di tengah hiruk-pikuk modernitas kota.

Dari Perdagangan Gula ke Pilar Kolonial

Bangunan ini lahir pada 1916 sebagai kantor Java Sugar Syndicate, perusahaan gula besar di Hindia Belanda. Arsiteknya, N.V. Maatsschappij Tot Exploitatie Van Het Bureau Gebroders Knaud, merancangnya dengan gaya Indische Empire Style, yang kala itu populer di kalangan kolonial Belanda. Pilar tinggi, fasad simetris, jendela besar setiap detail menandai kemewahan abad ke-20. Surabaya kala itu menemukan simbol ekonominya di gedung ini.

Seiring berjalannya waktu, Gedung Cerutu tak berhenti bercerita. Ia berganti fungsi kantor Bridgestone, kantor pribadi Said bin Oemar Bagil, hingga Kantor Bank Bumi Daya pasca kemerdekaan. Kini, setelah lebih dari satu abad, ia menjadi bagian dari aset Bank Mandiri, namun aura sejarahnya tetap menyelimuti.

Saksi Bisu Revolusi

Lokasinya yang berada di sekitar Jembatan Merah menambah lapisan cerita. Di sini Brigadir Jenderal Mallaby tewas pada 30 Oktober 1945, yang memicu Pertempuran 10 November. Bayangkan tembok-tembok yang hari ini tampak estetik pernah menyaksikan darah, teriakan, dan semangat juang arek-arek Suroboyo. Udara mungkin telah berubah, tapi gema perlawanan tetap menempel di setiap batu bata.

Sejak ditetapkan sebagai cagar budaya pada 2009, Gedung Cerutu mendapat perhatian lebih serius. Meski fungsinya berubah, bentuk asli bangunan tetap terjaga. Ornamen kolonial, fasad simetris, dan jendela besar masih menatap pengunjung, seolah memanggil mereka untuk menyelami masa lalu.

Ini Belum Selesai

Raden Ronggo Prawirodirjo III: Api Perlawanan dari Madiun

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

Menyelami Atmosfer Surabaya dari Sudut Berbeda

Orang datang ke sini bukan hanya untuk berfoto di depan menara cerutu yang ikonik, tapi juga untuk merasakan atmosfer kota dari perspektif berbeda. Dari perdagangan gula, masa kolonial, revolusi, hingga era digital sekarang, semua lapis zaman terekam di sini. Setiap sudut mengingatkan bahwa kota ini dibentuk oleh waktu, konflik, dan perdagangan.

Mengunjungi Gedung Cerutu berarti memberi ruang bagi ingatan kolektif kota agar tetap hidup. Di tengah gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan modern, bangunan ini berdiri tenang, mengajarkan satu hal Surabaya tidak dibangun dalam sehari. Dari sindikat gula hingga tembakan yang mengubah jalannya revolusi, semua tersimpan rapi di balik fasad elegan itu.

Sejarah yang Berbisik

Menara cerutu adalah metafora kota yang tak pernah melupakan masa lalunya. Fungsi boleh berubah, cat boleh berganti, tetapi memori kolektif tetap hidup. Ia mengingatkan kita bahwa sejarah bukan sekadar teks di buku ia hidup melalui bangunan, jalan, dan udara yang kita hirup.

Lain kali saat melewati Jalan Rajawali, pandanglah ke atas. Lihat menara cerutu itu menjulang. Dengarkan. Siapa tahu temboknya masih punya cerita untuk dibisikkan tentang gula, revolusi, dan kota yang terus menua dengan anggun. @Sabrina Fidhi – Surabaya

Tags: ArsitekturCagar BudayaKolonialKotaKota LamaNasionalRevolusiSejarahsurabaya

Kamu Melewatkan Ini

Ki Ngabehi Soerodiwirjo dan Rahasia di Balik Lahirnya Setia Hati

Ki Ngabehi Soerodiwirjo dan Rahasia di Balik Lahirnya Setia Hati

by dimas
Juni 21, 2026

Ki Ngabehi Soerodiwirjo menempuh perjalanan panjang melintasi Nusantara untuk mencari jati diri. Dari pencarian itulah lahir Persaudaraan Setia Hati, warisan...

Bersih Desa: Tradisi Jawa yang Lahir dari Wabah, Kehilangan, dan Harapan

Bersih Desa: Tradisi Jawa yang Lahir dari Wabah, Kehilangan, dan Harapan

by dimas
Juni 14, 2026

Tradisi Bersih Desa ternyata berakar dari legenda wabah Kerajaan Gilingaya, kisah kehilangan seorang ibu, dan harapan yang menyatukan masyarakat Jawa....

Malam 1 Suro dan Jejak Sultan Agung Menyatukan Peradaban Jawa

Malam 1 Suro dan Jejak Sultan Agung Menyatukan Peradaban Jawa

by dimas
Juni 13, 2026

Malam 1 Suro bukan sekadar kisah mistis. Di baliknya tersimpan sejarah Sultan Agung menyatukan Jawa melalui budaya, tradisi, dan kalender...

Next Post
Helm Baja, Nyawa Anak, dan Pertanyaan untuk Aparat

Helm Baja, Nyawa Anak, dan Pertanyaan untuk Aparat

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id