Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Pedagang dan Warga Tertekan

by dimas
Februari 17, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Trenggalek mulai merangkak naik. Lonjakan paling tajam terjadi pada cabai merah yang menembus Rp92 ribu per kilogram. Kenaikan ini langsung terasa di dapur rumah tangga dan usaha makanan kecil, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa.

Di Pasar Basah Trenggalek, pedagang mencatat kenaikan cabai rawit merah dari Rp60 ribu menjadi Rp92 ribu per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras ikut naik dari Rp26 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi dalam waktu kurang dari satu pekan.

Pedagang menyebut peningkatan permintaan menjadi pemicu utama. Tradisi selamatan megengan menjelang Ramadan mendorong konsumsi bahan pangan meningkat tajam. Meski demikian, pedagang memastikan pasokan dari petani dan pasar grosir masih relatif aman.

Pola Musiman: Naik Jelang Puasa, Turun Saat Pertengahan

Selain cabai dan telur, beberapa komoditas lain ikut naik. Bawang merah bergerak dari Rp36 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Daging ayam potong juga naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sebaliknya, bawang putih masih bertahan di kisaran Rp32 ribu per kilogram.

Pedagang memprediksi harga akan bertahan tinggi hingga awal Ramadan. Setelah itu, harga biasanya mulai turun pada pekan pertama hingga pertengahan puasa. Namun mendekati Lebaran, harga berpotensi naik kembali mengikuti lonjakan konsumsi masyarakat.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Pola ini menunjukkan siklus tahunan yang hampir selalu berulang. Permintaan melonjak saat tradisi keagamaan dan sosial meningkat, sementara distribusi membutuhkan waktu untuk menyesuaikan.

Dampak Langsung ke Pedagang Kecil dan Konsumen Harian

Kenaikan harga paling terasa bagi pelaku usaha makanan kecil. Pedagang kaki lima yang bergantung pada cabai sebagai bahan utama mulai menekan biaya produksi dengan mencampur cabai rawit dengan cabai keriting yang lebih murah.

Langkah ini membantu menekan pengeluaran, tetapi tetap berisiko memengaruhi rasa makanan. Sebagian pedagang menghindari cabai kering karena berpotensi mengubah cita rasa dan tidak cocok bagi sebagian konsumen.

Di sisi lain, konsumen rumah tangga juga mulai mengurangi volume belanja. Jika sebelumnya membeli setengah kilogram cabai, kini banyak yang hanya membeli seperempat kilogram.

Ironisnya, pedagang mengaku margin keuntungan justru lebih stabil saat harga rendah. Ketika harga melonjak, daya beli turun dan volume penjualan ikut menyusut.

Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah daerah melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menjalankan operasi pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat. Program ini bertujuan menahan lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Namun di lapangan, operasi pasar biasanya hanya meredam gejolak sementara. Selama permintaan meningkat dan distribusi belum sepenuhnya stabil, harga cenderung tetap tinggi.

Antara Tradisi Ramadan dan Tekanan Biaya Hidup

Fenomena kenaikan harga jelang Ramadan bukan hal baru di Indonesia. Namun bagi masyarakat kelas menengah bawah, kenaikan tahunan ini semakin terasa berat karena terjadi bersamaan dengan tekanan biaya hidup lain.

Ramadan selalu identik dengan kebersamaan dan tradisi berbagi. Tetapi bagi sebagian keluarga, bulan suci juga menjadi periode perhitungan ulang pengeluaran harian.

Pada akhirnya, menjelang Ramadan, yang naik bukan hanya harga cabai. Ekspektasi pengeluaran rumah tangga juga ikut naik sementara penghasilan, bagi banyak orang, tetap berjalan di tempat. @dimas

Tags: 2026cabaiEkonomi IndonesiaHargaInflasiInfomasyarakatNaikPanganPasarPedagangrakyatRamadanSembako

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

by teguh
September 21, 2026

Presiden Prabowo klaim memasuki hampir dua tahun pemerintahannya dengan nada percaya diri. Di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19/09/2026, ia menyebut...

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

by dimas
Agustus 23, 2026

Negara memiliki mandat untuk menguasai sumber daya strategis. Namun, mandat itu bukan sekadar soal izin, regulasi, atau kepemilikan. Ukuran akhirnya...

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar aturan ekonomi, tetapi tentang pengelolaan sumber daya, distribusi kekayaan, dan kemakmuran rakyat. Tabooo.id -...

Next Post
Iran Perketat Selat Hormuz, Sinyal Keras ke AS di Tengah Latihan Militer

Iran Perketat Selat Hormuz, Sinyal Keras ke AS di Tengah Latihan Militer

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id