Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Pedagang dan Warga Tertekan

by dimas
Februari 17, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Trenggalek mulai merangkak naik. Lonjakan paling tajam terjadi pada cabai merah yang menembus Rp92 ribu per kilogram. Kenaikan ini langsung terasa di dapur rumah tangga dan usaha makanan kecil, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa.

Di Pasar Basah Trenggalek, pedagang mencatat kenaikan cabai rawit merah dari Rp60 ribu menjadi Rp92 ribu per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras ikut naik dari Rp26 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi dalam waktu kurang dari satu pekan.

Pedagang menyebut peningkatan permintaan menjadi pemicu utama. Tradisi selamatan megengan menjelang Ramadan mendorong konsumsi bahan pangan meningkat tajam. Meski demikian, pedagang memastikan pasokan dari petani dan pasar grosir masih relatif aman.

Pola Musiman: Naik Jelang Puasa, Turun Saat Pertengahan

Selain cabai dan telur, beberapa komoditas lain ikut naik. Bawang merah bergerak dari Rp36 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Daging ayam potong juga naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sebaliknya, bawang putih masih bertahan di kisaran Rp32 ribu per kilogram.

Pedagang memprediksi harga akan bertahan tinggi hingga awal Ramadan. Setelah itu, harga biasanya mulai turun pada pekan pertama hingga pertengahan puasa. Namun mendekati Lebaran, harga berpotensi naik kembali mengikuti lonjakan konsumsi masyarakat.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Pola ini menunjukkan siklus tahunan yang hampir selalu berulang. Permintaan melonjak saat tradisi keagamaan dan sosial meningkat, sementara distribusi membutuhkan waktu untuk menyesuaikan.

Dampak Langsung ke Pedagang Kecil dan Konsumen Harian

Kenaikan harga paling terasa bagi pelaku usaha makanan kecil. Pedagang kaki lima yang bergantung pada cabai sebagai bahan utama mulai menekan biaya produksi dengan mencampur cabai rawit dengan cabai keriting yang lebih murah.

Langkah ini membantu menekan pengeluaran, tetapi tetap berisiko memengaruhi rasa makanan. Sebagian pedagang menghindari cabai kering karena berpotensi mengubah cita rasa dan tidak cocok bagi sebagian konsumen.

Di sisi lain, konsumen rumah tangga juga mulai mengurangi volume belanja. Jika sebelumnya membeli setengah kilogram cabai, kini banyak yang hanya membeli seperempat kilogram.

Ironisnya, pedagang mengaku margin keuntungan justru lebih stabil saat harga rendah. Ketika harga melonjak, daya beli turun dan volume penjualan ikut menyusut.

Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah daerah melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menjalankan operasi pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat. Program ini bertujuan menahan lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Namun di lapangan, operasi pasar biasanya hanya meredam gejolak sementara. Selama permintaan meningkat dan distribusi belum sepenuhnya stabil, harga cenderung tetap tinggi.

Antara Tradisi Ramadan dan Tekanan Biaya Hidup

Fenomena kenaikan harga jelang Ramadan bukan hal baru di Indonesia. Namun bagi masyarakat kelas menengah bawah, kenaikan tahunan ini semakin terasa berat karena terjadi bersamaan dengan tekanan biaya hidup lain.

Ramadan selalu identik dengan kebersamaan dan tradisi berbagi. Tetapi bagi sebagian keluarga, bulan suci juga menjadi periode perhitungan ulang pengeluaran harian.

Pada akhirnya, menjelang Ramadan, yang naik bukan hanya harga cabai. Ekspektasi pengeluaran rumah tangga juga ikut naik sementara penghasilan, bagi banyak orang, tetap berjalan di tempat. @dimas

Tags: 2026cabaiEkonomi IndonesiaHargaInflasiInfomasyarakatNaikPanganPasarPedagangrakyatRamadanSembako

Kamu Melewatkan Ini

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

by teguh
Juni 13, 2026

Bagi banyak orang, subsidi BBM terlihat sebagai bentuk kehadiran negara. Selama harga bahan bakar tetap terjangkau, masyarakat merasa pemerintah masih...

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

by teguh
Juni 13, 2026

Pemerintah selama bertahun-tahun mengandalkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, temuan terbaru Bank Dunia menunjukkan...

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

by teguh
Juni 12, 2026

"Rakyat tidak membutuhkan narasi kemenangan. Rakyat membutuhkan bukti bahwa negara bekerja." Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung itu mungkin terdengar sederhana....

Next Post
Iran Perketat Selat Hormuz, Sinyal Keras ke AS di Tengah Latihan Militer

Iran Perketat Selat Hormuz, Sinyal Keras ke AS di Tengah Latihan Militer

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id