Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Serangan Bersenjata KKB, Anggota TNI Gugur di Tembagapura

by dimas
Februari 12, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Sebuah serangan bersenjata mengguncang Mile 50, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada Rabu (11/2/2026). Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembaki kendaraan yang melintas, menewaskan satu anggota TNI dan melukai dua lainnya, termasuk seorang karyawan PT Freeport Indonesia.

Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Tri Purwanto, menyebut dua anggota TNI yang menjadi korban ialah Serka AC dan Sertu H. Serka AC meninggal di lokasi, sedangkan Sertu H mengalami perdarahan di hidung akibat luka tembak. HR, karyawan KPI PT Freeport Indonesia, terkena peluru dan kini menjalani perawatan intensif di fasilitas medis terdekat.

Saat kejadian, personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, tengah melaksanakan tugas rutin di area PT Freeport.

“Benar, kontak tembak terjadi di KM 50 area PT Freeport Indonesia. Tim segera mengevakuasi korban agar mendapat penanganan medis optimal,” ujar Letkol Tri Purwanto dari Jayapura.

Ancaman Langsung bagi Operasional dan Warga

Serangan ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pekerja di wilayah pertambangan pedalaman Papua. Selain menimbulkan korban jiwa, insiden mengganggu kegiatan PT Freeport Indonesia, memperlambat distribusi logistik, dan menimbulkan kecemasan bagi pekerja serta warga lokal.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Kodam XVII Cenderawasih menyatakan aparat kini memburu pelaku. Mereka berkoordinasi dengan satuan lain untuk menstabilkan situasi dan mencegah konflik meluas. Namun setiap kontak tembak selalu memberi tekanan nyata bagi masyarakat pedalaman. Mereka langsung merasakan dampak terhadap akses kesehatan, mobilitas, dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Risiko yang Mengancam Semua Pihak

Tragedi ini menegaskan paradoks keamanan di Papua warga sipil, pekerja perusahaan, dan aparat TNI berada di garis depan risiko. Ancaman bersenjata bisa menunda proyek, memicu ketidakpastian ekonomi, dan meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban.

Kontak tembak di Mile 50 bukan sekadar laporan keamanan. Ia menjadi pengingat bahwa pembangunan dan operasi ekonomi tidak berjalan mulus ketika konflik bersenjata tetap menghantui. Aparat menuntut respons cepat, tetapi setiap langkah di lapangan tetap mempertaruhkan nyawa.

Bagi masyarakat dan perusahaan, kenyataan pahit tetap sama keamanan masih menjadi komoditas mahal di wilayah rawan konflik. @dimas

Tags: Keamanan NegaraKonflik DuniaKriminalpekerjaTambangTNI

Kamu Melewatkan Ini

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

by teguh
Juni 3, 2026

Suara ledakan bom sisa perang dunia II itu mengakhiri ketenangan siang di pesisir Biak. Dalam hitungan detik, rumah-rumah berguncang, puing...

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

by teguh
Juni 2, 2026

Lampu minimarket yang biasanya menyala hampir tanpa jeda mendadak padam saat libur nasional 31 Mei hingga 1 Juni 2026 karena...

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

by teguh
Juni 2, 2026

Ledakan dahsyat yang mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/05/2026) sore, awalnya terlihat sebagai...

Next Post
Presiden Iran Sebut Tuntutan AS Hambat Perundingan Nuklir

Presiden Iran Sebut Tuntutan AS Hambat Perundingan Nuklir

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id