Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Insiden Penembakan Pesawat Smart Air di Papua Selatan, Dua Kru Tewas

by dimas
Februari 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pesawat Smart Air bernomor registrasi PK-SNR mendarat di Lapangan Terbang (Lapter) Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Penerbangan dari Tanah Merah itu awalnya berlangsung normal. Namun ketenangan hanya bertahan beberapa detik.

Sesaat setelah roda menyentuh landasan, rentetan tembakan memecah udara. Peluru menghantam badan pesawat. Suasana tenang berubah menjadi kepanikan.

Di dalam kabin, 13 penumpang bersiap turun. Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra mengatakan pilot, kopilot, dan seluruh penumpang langsung keluar dari pesawat dan berlari menuju hutan di sekitar bandara untuk menyelamatkan diri.

“Sekitar pukul 13.00 WIT kami menerima informasi bahwa pilot dan kopilot meninggal dunia,” ujar Wisnu.

Dua awak pesawat itu kehilangan nyawa dalam serangan tersebut. Sementara itu, 13 penumpang selamat tanpa luka fisik.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Dikejar hingga Kehilangan Nyawa

Polisi menyebut kelompok bersenjata melepaskan tembakan tak lama setelah pesawat berhenti. Aparat menduga pelaku memang membidik pilot dan kopilot sejak awal.

Ketika kedua awak pesawat berlari ke arah hutan, para pelaku mengejar mereka. Polisi menyatakan kelompok itu menyeret keduanya kembali ke lapangan terbang lalu menghabisi nyawa mereka di area tersebut.

“Kami menduga pelaku mengejar korban ke hutan, kemudian membawa mereka kembali ke lapangan dan menghabisi nyawa keduanya di sana,” tambahnya.

Hingga kini, aparat TNI-Polri menjaga lokasi kejadian dan memperkuat pengamanan di sekitar bandara. Pesawat PK-SNR masih berada di landasan Korowai Batu. Polisi terus berkoordinasi untuk mengevakuasi korban serta mengantisipasi gangguan lanjutan.

Penerbangan Perintis di Bawah Tekanan

Serangan ini tidak hanya merenggut nyawa dua awak pesawat. Peristiwa tersebut juga mengguncang rasa aman warga pedalaman. Di wilayah seperti Korowai Batu, pesawat perintis menjadi penghubung utama antarwilayah.

Maskapai seperti Smart Air mengangkut penumpang, bahan pangan, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan pokok. Tanpa penerbangan rutin, warga kesulitan menjual hasil bumi, berobat ke kota, atau mengakses layanan pendidikan.

Jika maskapai menilai rute tertentu terlalu berbahaya, mereka bisa mengurangi jadwal atau menghentikan penerbangan. Keputusan itu langsung memukul ekonomi lokal. Harga barang bisa melonjak. Pasokan tersendat. Aktivitas warga ikut melambat.

Masyarakat pedalaman menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Mereka tidak memiliki banyak pilihan transportasi. Ketika pesawat berhenti terbang, jalur distribusi ikut terhenti.

Negara Hadapi Ujian Keamanan

Peristiwa ini kembali menguji komitmen negara dalam menjaga keamanan wilayah rawan konflik sekaligus melindungi layanan publik. Aparat tentu memburu pelaku dan meningkatkan pengamanan. Namun masyarakat menuntut jaminan yang lebih konkret: keselamatan bagi penerbangan sipil.

Kru penerbangan menjalankan tugas kemanusiaan dan ekonomi, bukan membawa agenda politik. Namun mereka tetap menghadapi risiko di lapangan. Ketika peluru menghantam pesawat sipil, dampaknya meluas jauh melampaui lokasi kejadian.

Bagi keluarga korban, tragedi ini meninggalkan luka mendalam. Bagi warga Boven Digoel dan sekitarnya, insiden ini menambah kecemasan tentang keberlanjutan pasokan kebutuhan sehari-hari.

Penerbangan perintis bukan sekadar alat transportasi. Ia menopang denyut ekonomi dan akses hidup masyarakat pedalaman. Ketika kekerasan menyasar kokpit, rasa aman ikut runtuh. Pertanyaannya kini sederhana namun mendesak sampai kapan pesawat sipil harus terbang di bawah ancaman senjata? @dimas

Tags: KeselamatanKonflik DuniaPenembakanpenerbangan

Kamu Melewatkan Ini

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

by jeje
Mei 18, 2026

“Papua bukan soal keamanan semata. Papua adalah soal keadilan, sejarah, dan rasa dipercaya.” Kalimat itu terus muncul dalam diskusi para...

Next Post
THR 2026 Tetap Wajib, Menaker Buka Posko Pengaduan: Perusahaan Siap Bayar?

THR 2026 Tetap Wajib, Menaker Buka Posko Pengaduan: Perusahaan Siap Bayar?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id