Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Isak Tangis Iringi Pemakaman Yazid Ahmad Firdaus di Gawanan

by dimas
Februari 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Duka menyelimuti Gawanan, Colomadu, Karanganyar. Setelah 23 hari pencarian, relawan akhirnya menemukan pendaki muda Yazid Ahmad Firdaus (26) meninggal dunia di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu. Temuan itu menutup penantian panjang keluarga dan warga yang selama berminggu-minggu bertahan di antara harap dan cemas.

Pada Selasa (10/2/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, ambulans mengantar jenazah Yazid ke rumah duka di Perumahan Angsana E5. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah turun dari kendaraan. Tak lama kemudian, ratusan pelayat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.

Relawan Menemukan di Tapak Nogo

Relawan mandiri menemukan Yazid di kawasan Tapak Nogo, salah satu jalur paling terjal dan berisiko di Bukit Mongkrang. Medan curam serta cuaca yang cepat berubah berulang kali menyulitkan proses pencarian.

Kepulangan Yazid pun tidak membawa kabar selamat. Namun, temuan ini setidaknya mengakhiri ketidakpastian yang selama ini membebani keluarga.

Warga mengenal Yazid sebagai pemuda santun dan disiplin. Ia rutin membantu kegiatan sosial serta menjaga hubungan baik dengan tetangga.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Ketua RT 003/RW 012 Gawanan, Yusuf Hari Subagya, menyebut Yazid aktif dalam berbagai agenda warga. Ia terakhir kali terlibat sebagai panitia peringatan 17 Agustus.

“Dia jadi contoh anak muda di sini. Baik di kampus, baik di lingkungan,” ujar Yusuf.

Warga Mengantar ke Peristirahatan Terakhir

Warga mengantar Yazid ke tempat peristirahatan terakhir pada malam yang sama di TPU Gawanan. Prosesi pemakaman diawali dengan salat jenazah tak lama setelah ambulans tiba.

Sejak sore hingga malam, tetangga, kerabat, dan rekan-rekan Yazid terus berdatangan. Kehadiran mereka memperlihatkan besarnya kehilangan yang kini dirasakan lingkungan sekitar.

Selama 23 hari pencarian, tim SAR dan relawan gabungan bekerja tanpa henti. Mereka menyusuri medan ekstrem sambil menghadapi cuaca yang tidak menentu.

Atas kerja keras tersebut, keluarga menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan. Dedikasi para relawan menunjukkan kuatnya solidaritas kemanusiaan di tengah situasi sulit.

Catatan Penting dari Tragedi

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menghadirkan catatan penting. Peristiwa ini kembali mengingatkan publik akan lemahnya perhatian terhadap keselamatan dan manajemen risiko pendakian.

Keluarga telah memakamkan Yazid dan memanjatkan doa. Namun satu pertanyaan tetap menggema sampai kapan keselamatan jalur pendakian baru menjadi perhatian setelah nyawa benar-benar melayang? @ESP

Tags: Breaking NewsDukagunungKemanusiaanKeselamatanPencarianpendakiRelawanSARSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

MK Tutup Celah Relawan Laporkan Penghinaan Presiden

MK Tutup Celah Relawan Laporkan Penghinaan Presiden

by dimas
Agustus 12, 2026

MK menegaskan hanya Presiden atau Wakil Presiden yang dapat melaporkan dugaan penghinaan. Relawan dan simpatisan tak bisa mengadu. Tabooo.id -...

Bau yang Dipermasalahkan, Kemiskinan yang Diabaikan

Bau yang Dipermasalahkan, Kemiskinan yang Diabaikan

by dimas
Agustus 4, 2026

Insiden lansia diminta turun dari Transjakarta memicu perdebatan. Di balik persoalan bau, muncul pertanyaan besar tentang empati, kemiskinan, dan hak...

Saat Kedai Jadi Perpustakaan: Budaya Membaca Sedang Mencari Rumah Baru

Saat Kedai Jadi Perpustakaan: Budaya Membaca Sedang Mencari Rumah Baru

by teguh
Juli 13, 2026

Di sudut sebuah kedai ramen di Kota Mojokerto, aroma kuah hangat bercampur dengan wangi kertas buku yang mulai menguning. Seorang...

Next Post
Konsep Otomatis

Palestina: Trump Kecam Israel Rencana Aneksasi Tepi Barat

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id