• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

39 Prajurit Berprestasi di SEA Games, TNI Resmi Rancang Batalyon Olahraga

Januari 12, 2026
in Nasional, News
A A
39 Prajurit Berprestasi di SEA Games, TNI Resmi Rancang Batalyon Olahraga

Atlet peraih medal SEA Games saat diberi penghargaan dan apresiasi, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, (8/1/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersiap mengambil langkah baru di persimpangan olahraga dan militer. Setelah 39 prajuritnya menyumbang prestasi di SEA Games 2025 Thailand, TNI memutuskan membentuk Batalyon Olahraga sebagai wadah pembinaan atlet berseragam loreng.

Kebijakan ini menandai perubahan pendekatan institusi militer dalam mengelola potensi olahraga. Prestasi tidak lagi dipandang sebagai capaian individual semata, melainkan sebagai bagian dari strategi organisasi jangka panjang.

Prestasi SEA Games Jadi Pemicu

Keputusan membentuk Batalyon Olahraga muncul setelah puluhan prajurit TNI tampil menonjol di SEA Games 2025. Mereka tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga memperkuat citra prajurit sebagai atlet berprestasi di level internasional.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa satuan khusus ini akan berada di bawah Pusat Jasa Perbekalan dan Material Dasar (Pusjaspermildas) TNI. Saat ini, TNI masih mematangkan struktur dan tugas satuan tersebut.

“Pembentukan Batalyon Olahraga berada di bawah Pusjaspermildas TNI dan sekarang masih dalam proses validasi organisasi serta tugas,” ujar Aulia saat dikutip dari Kompas.com, Senin (12/1/2026).

Meski begitu, TNI belum membeberkan detail komposisi personel, cabang olahraga prioritas, maupun mekanisme seleksi prajurit yang akan bergabung.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Kolaborasi Militer dan Pelatih Profesional

TNI memastikan pembinaan atlet tidak sepenuhnya ditangani secara internal. Sebaliknya, institusi ini membuka ruang kolaborasi dengan pelatih profesional dari luar lingkungan militer.

Menurut Aulia, pendekatan ini bertujuan menjaga standar prestasi sekaligus memastikan atlet TNI mampu bersaing di level nasional dan internasional. Dengan kata lain, disiplin militer akan berjalan beriringan dengan metode kepelatihan modern.

“Untuk pembinaan, kami tetap berkolaborasi dengan pelatih profesional,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa TNI tidak sekadar membangun simbol, melainkan menyiapkan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Kenaikan Pangkat Jadi Insentif Prestasi

Sejalan dengan rencana pembentukan Batalyon Olahraga, TNI juga memberikan penghargaan konkret kepada atlet berprestasi. Salah satunya dialami lifter Rizki Juniansyah, yang menerima kenaikan pangkat dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten.

Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengumumkan kenaikan pangkat tersebut saat menyerahkan bonus atlet berprestasi di Istana Negara, Kamis (8/1/2026). Rizki meraih penghargaan itu setelah kembali memecahkan rekor dunia di cabang angkat besi.

“Saya dapat laporan, Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat, dari Letnan Dua langsung menjadi Kapten,” ujar Prabowo.

Selain Rizki, atlet taekwondo Muhammad Alfi Kusuma juga memperoleh kenaikan pangkat dari Letnan Dua menjadi Letnan Satu. Secara keseluruhan, 39 prajurit TNI mencatatkan prestasi di ajang internasional, sementara 37 prajurit lainnya mendapat kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara.

Dampak bagi Prajurit dan Dunia Olahraga

Pembentukan Batalyon Olahraga membawa dampak langsung bagi prajurit yang memiliki bakat atletik. Mereka kini melihat jalur karier yang lebih jelas, di mana prestasi olahraga dapat berjalan seiring dengan jenjang kepangkatan militer.

Di sisi lain, kebijakan ini juga berdampak bagi ekosistem olahraga nasional. Kehadiran satuan khusus atlet TNI berpotensi menambah basis pembinaan, terutama di cabang-cabang yang membutuhkan kekuatan fisik, disiplin tinggi, dan mental tanding kuat.

Namun, langkah ini juga memunculkan pertanyaan publik sejauh mana militer akan terlibat dalam ruang sipil, termasuk olahraga prestasi, yang selama ini menjadi domain federasi dan komunitas olahraga?

Antara Prestasi dan Perluasan Peran

Batalyon Olahraga menegaskan ambisi TNI untuk terus relevan di berbagai bidang. Prestasi atlet menjadi pintu masuk, sementara organisasi militer menyediakan struktur dan sumber daya.

Di tengah derasnya perluasan peran TNI di ruang publik, kebijakan ini bisa dibaca sebagai dukungan nyata bagi atlet berseragam atau sebagai sinyal bahwa hampir semua sektor kini bisa disentuh institusi militer.

Pada akhirnya, publik akan menilai apakah Batalyon Olahraga benar-benar lahir untuk mencetak prestasi, atau sekadar menambah barisan satuan di negeri yang kian gemar membentuk batalyon untuk segala urusan. @dimas

Tags: AtletAulia Dwi NasrullahBatalyon OlahragaKepala Pusat PeneranganMiliterNasionalolahragaPembinaanPrajuritPrestasiPusjaspermildasSea GamesTNI
Next Post
Kelahiran Kembar Gorila di Virunga: Kabar Baik di Tengah Terbakar Konflik

Kelahiran Kembar Gorila di Virunga: Kabar Baik di Tengah Terbakar Konflik

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.