Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

3.698 Pegawai Pemerintah Lhokseumawe Menunggu Gaji: Dana Ada, Rekening Kosong

by teguh
Oktober 3, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Sebanyak 3.698 Pegawai Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Masih menunggu pembayaran gaji yang tertunda.

Tabooo.id: Lhokseumawe – Kondisi itu membuat sebagian pegawai pemerintah Kota Lhokseumawe harus menahan kebutuhan rumah tangga sambil tetap menjalankan tugas setiap hari. Seorang PPPK mengaku mulai mengandalkan utang warung untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami janjikan ke warung, kalau sudah gajian dibayar. Beruntung warung mau memberikan utang bahan makanan. Di sisi lain, kami tetap harus berkantor setiap hari kerja.”

Persoalan ini bukan muncul tiba-tiba. Sejak Juli 2026, DPRK Lhokseumawe sudah menyoroti keterlambatan pembayaran gaji pegawai pemerintah Kota Lhokseumawe (PPPK). Pemerintah daerah kemudian mengaitkan pencairan dengan proses Perubahan APBK 2026.

Dana Ada, Tapi Belum Bisa Bergerak

Pemerintah Kota Lhokseumawe memang menerima tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar Rp124,16 miliar pada 2026. Namun, angka tersebut bukan otomatis menjadi anggaran khusus untuk membayar gaji PPPK. Sebagian besar tambahan TKD itu justru mendapat alokasi untuk kebutuhan infrastruktur.

Untuk kebutuhan gaji PPPK, Pemkot Lhokseumawe mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp75,56 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembayaran gaji Juli hingga Desember 2026 serta gaji ke-13.

Kepala BPKD Lhokseumawe Teguh Heriyanto menjelaskan bahwa pemerintah masih menunggu tahapan administrasi setelah perubahan anggaran. Pemerintah kemudian dapat memproses pembayaran setelah dokumen pelaksanaan anggaran terbit.

Ini Belum Selesai

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

Aksi Mahasiswa di Yogyakarta: Gedung Dewan Terbuka, Jawaban Kebijakan Masih Dinanti

BPKD Lhokseumawe pada 30 September 2026 juga menyerahkan rancangan Perubahan APBK 2026 kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aceh untuk menjalani evaluasi Gubernur Aceh. Artinya, proses anggaran belum berhenti pada pengesahan di tingkat kota.

Sekda Lhokseumawe A. Haris memperkirakan pembayaran dapat masuk dalam satu hingga dua pekan setelah seluruh tahapan administrasi selesai.

“Tidak ada niatan memperlambat. Begitu administrasi selesai, langsung kami cairkan.”

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah memiliki anggaran untuk memenuhi kewajiban tersebut.

“Uangnya ada. Namun, tetap lewat mekanisme dan regulasi. Jadi, harap bersabar, kami pastikan bayar segera.”

Ketika Warung Menjadi Bantalan Pegawai Pemerintah Lhokseumawe

Masalahnya kini tidak hanya menyangkut dokumen anggaran. Keterlambatan gaji langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari ribuan keluarga PPPK.

Pengamat kebijakan publik Universitas Malikussaleh, Nazaruddin, menilai pemerintah semestinya memperhitungkan kebutuhan belanja pegawai sejak penyusunan APBD. Menurut dia, gaji merupakan belanja wajib sehingga pemerintah perlu memastikan skema pembayarannya sejak awal.

DPD RI melalui Senator Sudirman atau Haji Uma juga menerima keluhan pegawai pemerintah Kota Lhokseumawe (PPPK). Ia menyebut kebutuhan hidup terus berjalan ketika pegawai belum menerima hak mereka.

Di titik ini, persoalannya menjadi lebih sederhana sekaligus lebih tajam anggaran bisa menunggu proses administrasi, tetapi kebutuhan keluarga tidak mengenal jadwal birokrasi.

Bagi 3.698 pegawai pemerintah Kota Lhokseumawe, yang mereka tunggu bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Mereka menunggu uang yang benar-benar masuk ke rekening. @teguh

Tags: AcehAPBK 2026ASNBPKD LhokseumaweDPRK Lhokseumawegaji PPPKLhokseumawePemerintah Kota LhokseumawePPPK Lhokseumawe

Kamu Melewatkan Ini

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

Dana Ada, Rekening Kosong: 3.698 PPPK Lhokseumawe Terjebak di Meja Administrasi

Dana Ada, Rekening Kosong: 3.698 PPPK Lhokseumawe Terjebak di Meja Administrasi

by teguh
Oktober 4, 2026

Ada ironi besar di balik persoalan gaji 3.698 PPPK Lhokseumawe. Anggaran tersedia, tetapi rekening ribuan pegawai masih menunggu. Mereka belum...

ASN: Dikirim Negara, Lalu Dibunuh, Siapa Menjamin Nyawa Petugas di Papua?

ASN: Dikirim Negara, Lalu Dibunuh, Siapa Menjamin Nyawa Petugas di Papua?

by teguh
September 11, 2026

Rabu, 09/09/2026, menjadi hari terakhir bagi tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjalankan tugas di Distrik Muliama, Papua Pegunungan....

Next Post
Kawat 21 Cm di Tubuh Pasien, Tindakan RSUD AWS Dipertanyakan

Kawat 21 Cm di Tubuh Pasien, Tindakan RSUD AWS Dipertanyakan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id