Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

22 Tewas di Terra Drone, Polisi Usut Izin Gedung hingga Pengawasan

by dimas
Desember 17, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Api yang melahap gedung Terra Drone di Jakarta Pusat bukan hanya meninggalkan puing dan jelaga, tetapi juga 22 nyawa yang tak sempat menyelamatkan diri. Kini, setelah duka publik membuncah, aparat penegak hukum mulai menguliti satu per satu lapisan tanggung jawab di balik tragedi itu.

Polisi memastikan telah memeriksa pemilik gedung yang terbakar. Pemeriksaan itu menjadi langkah awal untuk menelusuri apakah kelalaian administratif dan pengawasan ikut membuka jalan bagi kebakaran maut tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan pemilik gedung hadir dan memberikan keterangan pada Sabtu (13/12/2025). Pemeriksaan itu, kata Roby, menyasar aspek krusial yang menentukan laik atau tidaknya sebuah bangunan digunakan untuk aktivitas berisiko tinggi.

IMB, SLF, dan Pengawasan Gedung Disorot

Penyidik tidak berhenti pada identitas pemilik semata. Polisi menggali lebih dalam soal kepemilikan gedung, kelengkapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Selain itu, penyidik juga mendalami sejauh mana pemilik mengetahui aktivitas penyewa dan potensi bahaya yang muncul dari operasional di dalam gedung.

“Kami mendalami kepemilikan, penguasaan gedung, IMB, SLF, pengetahuan aktivitas penyewa, termasuk pengawasan dan tindakan setelah mengetahui risiko,” ujar Roby, Rabu (17/12/2025).

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Langkah ini menjadi penting karena gedung tersebut menyimpan material berbahaya. Fakta di lapangan menunjukkan adanya baterai lithium polymer (LiPo) yang mudah terbakar, disimpan tanpa standar pengamanan memadai.

Potensi Tersangka Baru Masih Terbuka

Seiring pemeriksaan berjalan, polisi membuka peluang munculnya tersangka lain. Roby menegaskan penyidik belum menutup kemungkinan tersebut, meski saat ini mereka masih memperkuat alat bukti.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Kami masih fokus pada penguatan alat bukti,” tegasnya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa 12 orang saksi. Mereka bukan hanya berasal dari pihak manajemen, tetapi juga karyawan yang berhasil selamat dari kobaran api. Dari keterangan para saksi inilah, penyidik berharap menemukan benang merah antara kelalaian, pelanggaran aturan, dan dampak fatal yang terjadi.

Baterai LiPo dan Api yang Tak Terkendali

Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pada Selasa siang, 9 Desember 2025. Api bermula dari ruang inventaris di lantai satu, tempat penyimpanan baterai drone tipe lithium polymer. Baterai-baterai rusak disimpan bertumpuk di ruangan tersebut.

Saat salah satu baterai terjatuh, percikan api muncul dan langsung menyambar baterai lain yang masih laik pakai. Dalam hitungan menit, api membesar dan menjalar ke lantai-lantai atas gedung enam lantai itu.

Asap tebal mengisi ruang-ruang sempit. Jalur evakuasi yang minim membuat para korban terjebak. Mereka kehabisan waktu, kehabisan udara, dan akhirnya kehilangan nyawa.

Gedung, Aturan, dan Nyawa yang Terabaikan

Sebanyak 22 orang tewas dalam tragedi ini. Mereka bukan sekadar angka statistik, melainkan pekerja yang datang untuk mencari nafkah dan pulang dalam peti.

Kini, sorotan publik mengarah pada satu pertanyaan mendasar bagaimana gedung dengan risiko setinggi itu bisa beroperasi tanpa pengawasan ketat? Pemeriksaan pemilik gedung menjadi pintu masuk, tetapi bukan akhir dari pencarian tanggung jawab.

Tragedi Terra Drone kembali mengingatkan bahwa kelalaian administratif bukan kesalahan sepele. Ketika izin diabaikan dan pengawasan dilonggarkan, yang dipertaruhkan bukan sekadar dokumen melainkan nyawa manusia.

Dan di kota yang terus tumbuh ke atas, satu hal seharusnya tak pernah tertinggal: keselamatan tak boleh kalah cepat dari bisnis. @dimas

Tags: Jakarta PusatPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

by dimas
Agustus 22, 2026

Korporasi diduga terlibat karhutla di Kalimantan. Prabowo menegaskan akan menindak tegas jika keterlibatan mereka terbukti secara hukum. Tabooo.id - Negara...

Dari Komentar ke Jerat Pidana, Batas Kritik Kembali Dipersoalkan

Dari Komentar ke Jerat Pidana, Batas Kritik Kembali Dipersoalkan

by dimas
Agustus 9, 2026

Dua warganet ditangkap usai mengunggah komentar di media sosial. Kasus ini kembali memicu perdebatan tentang batas kritik, UU ITE, dan...

Sarapan Berujung Maut: Bentrokan Menteng Tewaskan Satu Orang

Sarapan Berujung Maut: Bentrokan Menteng Tewaskan Satu Orang

by dimas
Juli 27, 2026

Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, yang berawal dari cekcok saat membeli nasi uduk menewaskan satu orang. Polisi masih...

Next Post
Hari Ketujuh SEA Games 2025: Indonesia Dekati Target 80 Emas

Hari Ketujuh SEA Games 2025: Indonesia Dekati Target 80 Emas

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id