Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Zulhas Diserang Isu Tesso Nilo Publik Menuntut Jawaban, Bukan Dalih Lokasi

by teguh
Desember 9, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Zulhas Menangkis Kritik

Tabooo.id: Nasional – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kembali berada di sorotan. Kritik publik meledak setelah kerusakan Taman Nasional Tesso Nilo dikaitkan dengan rentetan banjir dan longsor di Sumatra. Namun, Zulhas langsung menegaskan bahwa Tesso Nilo berada di Riau, sementara bencana terbesar justru menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Yang dipermasalahkan ke saya Tesso Nilo. Itu di Riau. Riau tidak ada bencana apa pun. Tapi yang disalahkan Zulkifli Hasan,” ujarnya dalam BIG Conference 2025 di Jakarta. Ia menutup komentarnya dengan nada ringan, “Ya enggak apa-apa, saya maafkan.”

Izin Lahan dan Masa Lalu

Zulhas juga mengklarifikasi isu perizinan. Ia menegaskan Tesso Nilo berstatus taman nasional sehingga tidak ada menteri yang bisa memberi izin pembukaan lahan. Menurutnya, siapa pun yang mencoba akan berhadapan dengan hukum.

Ia bahkan mengingat kembali pertemuannya dengan aktor sekaligus aktivis lingkungan, Harrison Ford, yang pernah menegurnya soal kerusakan Tesso Nilo. Zulhas menjawab bahwa persoalan penindakan terhadap ribuan perambah bukan merupakan kewenangannya saat itu.

Konflik Tesso Nilo: Rumit, Berlapis, dan Lama Dibiarkan

Di balik perdebatan politik, publik tetap menyoroti fakta di lapangan. Konflik Tesso Nilo tidak lahir kemarin sore. Selain menjadi habitat gajah Sumatra, kawasan ini menyimpan keanekaragaman hayati yang penting. Namun, tekanan ekonomi, perambahan hutan, ekspansi kebun sawit ilegal, hingga dugaan permainan mafia lahan terus menggerogoti wilayah itu.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Sejak 2014, pemerintah sebenarnya telah menetapkan luas Tesso Nilo sebesar 81.793 hektare. Namun, batas hukum itu terus tergerus oleh okupasi kebun sawit yang berkembang tanpa kendali. Akibatnya, taman nasional yang seharusnya menjadi benteng konservasi justru berubah menjadi medan konflik kepentingan.

Siapa Untung, Siapa Rugi?

Para perambah dan pemilik kebun ilegal jelas menikmati cuan jangka pendek. Di sisi lain, masyarakat sekitar menanggung ancaman bencana ekologis. Sementara itu, negara kehilangan kawasan lindung penting, dan satwa seperti gajah Sumatra semakin terdesak.

Publik pun menilai pernyataan Zulhas belum menyentuh akar masalah kerusakan lingkungan tidak mengenal batas provinsi, dan bencana hidro-meteorologi sering kali berakar pada hancurnya ekosistem di hulu.

Akhirnya…

Kisruh Tesso Nilo kembali menguji ingatan kolektif kita siapa yang seharusnya bertanggung jawab menjaga hutan, dan siapa yang selama ini hanya menjaga narasi. Karena, kalau setiap pejabat hanya sibuk memindahkan salah, jangan kaget kalau yang benar-benar hilang justru hutannya. @teguh

Tags: bencanaEkologisFakta

Kamu Melewatkan Ini

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

by Anisa
Mei 2, 2026

Aroma gurih singkong keju terasa sederhana, tapi ceritanya tidak sesederhana itu. Harga melonjak, branding terlihat meyakinkan, namun dapur di baliknya...

Urutan Lahir Bukan Takdir, Tapi Kenapa Kita Terus Percaya?

Urutan Lahir Bukan Takdir, Tapi Kenapa Kita Terus Percaya?

by dimas
April 19, 2026

Kepribadian manusia sering terasa mudah ditebak. Anak sulung dianggap paling bertanggung jawab, anak tengah terlihat mandiri, dan si bungsu sering...

Orang Hilang Diserahkan ke Polisi, Tapi Malah Dilepas: Ini Sistem atau Kebiasaan?

Orang Hilang Diserahkan ke Polisi, Tapi Malah Dilepas: Ini Sistem atau Kebiasaan?

by dimas
April 13, 2026

Tabooo.id: Deep - Bayangkan orang tuamu hilang.Sudah ditemukan, sudah diserahkan ke pihak berwenang tetapi tetap hilang lagi. Ini bukan cerita...

Next Post
Flat Shoes: Sepatu Datar yang Diam-Diam Mengkudeta High Heels

Flat Shoes: Sepatu Datar yang Diam-Diam Mengkudeta High Heels

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id