Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

WNI di KL Turun Pipa dari Lantai 29 untuk Kabur dari Majikan

by dimas
Desember 27, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Di Kuala Lumpur, seorang WNI asal Sumatera Barat terpaksa memilih cara paling ekstrem untuk tetap hidup melarikan diri dari kondominium lantai 29 hanya dengan berpegangan pada pipa, demi kabur dari majikannya yang berulang kali menyiksanya. Kisah ini disampaikan KBRI Kuala Lumpur, dilansir ANTARA.com, Rabu (19/11/2025).

Korban bekerja sebagai asisten rumah tangga. Luka bakar di punggung dan lengannya bukan metafora air mendidih benar-benar pernah mengguyurnya, dan ancaman serupa kembali terdengar saat majikannya menyalakan kompor. Naluri bertahan hidup mengambil alih. Korban mengunci diri di kamar kedua… lalu memilih rute pelarian yang bahkan film aksi jarang berani tampilkan.

Ketika Tak Ada Jalan Keluar, Jendela Jadi Pintu Darurat

Ketakutan membuatnya menembus batas wajar manusia. Ia memanjat keluar jendela, berdiri terpaku di dekat mesin AC di tepi gedung lantai 29 tempat yang cukup tinggi untuk membuat siapa pun gemetar, kecuali seseorang yang lebih takut pada manusia daripada ketinggian.

Pihak keamanan kondominium yang melihat sosok itu dari bawah langsung mengira ini percobaan bunuh diri. Mereka memanggil pemadam kebakaran. Sementara itu, korban justru sedang menjalankan rencana dramatisnya merosot turun melalui pipa bangunan, lantai demi lantai, agar tak tertangkap majikan.

Di Negeri Orang, Nyawa TKI Sering Lebih Murah dari Tenaganya

Korban turun ke lantai 28, mengetuk jendela, tidak ada respons. Ia turun lagi ke lantai 27. Baru di sana petugas pemadam berhasil menjangkau dan menyelamatkannya melalui jendela.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Setelah mendapatkan perawatan luka bakar, korban dibawa ke pos polisi terdekat. Malam itu ia duduk sendirian, menunggu perwakilan KBRI. Kini ia berada di Shelter KBRI Kuala Lumpur untuk pendampingan advokasi, sambil berharap keadilan tidak ikut merosot seperti pipa yang baru saja ia gunakan.

KBRI mencatat ribuan WNI berada di penjara Malaysia, dan puluhan menghadapi vonis mati. Di sisi lain, banyak kasus kekerasan TKI terus berulang: dari penyiksaan, penembakan, hingga penempatan ilegal. Siklusnya sama, hanya korbannya yang berganti.

Masyarakat Bertanya: Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi?

Kasus ini menguntungkan satu pihak saja pelaku kekerasan yang memanfaatkan ketidakhadiran negara di momen-momen paling krusial.
Yang paling dirugikan jelas para pekerja migran warga yang menopang perekonomian dari luar negeri, tapi kerap dipulangkan hanya sebagai angka.

Refleksi Ringan

Jika seorang WNI sampai harus memilih pipa gedung lantai 29 sebagai penyelamat, mungkin persoalannya bukan sekadar kekejaman majikan. Mungkin yang rusak adalah sistem yang membuatnya pergi tanpa perlindungan dan pulang dengan luka yang tak pernah seharusnya ia miliki.

Kalau negara terlambat datang, jangan-jangan rakyat kembali dipaksa jadi pahlawan untuk dirinya sendiri. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

TABOOO Cultural Production: Dari Budaya Menjadi Karya

TABOOO Cultural Production: Dari Budaya Menjadi Karya

by dimas
Juni 28, 2026

TABOOO Cultural Production mengubah budaya lokal Madiun Raya menjadi karya, pengetahuan, dan intellectual property melalui kolaborasi masyarakat. Tabooo.id - Sebuah...

Raden Ronggo Prawirodirjo III: Api Perlawanan dari Madiun

Raden Ronggo Prawirodirjo III: Api Perlawanan dari Madiun

by dimas
Juni 27, 2026

Raden Ronggo Prawirodirjo III menjadi simbol perlawanan dari Madiun. Kisahnya membuktikan bahwa harga diri Jawa tak pernah mudah ditaklukkan. Tabooo.id...

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

by dimas
Juni 27, 2026

Suran Agung PSHW ke-123 menjadi momentum mempererat persaudaraan melalui konsep Purabaya, sekaligus mengajak seluruh warga menjaga ketertiban dan zero insiden....

Next Post
Dulu Dibekuk Indonesia, Kini Curacao Melenggang ke Piala Dunia

Dulu Dibekuk Indonesia, Kini Curacao Melenggang ke Piala Dunia

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id