Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Waspada Bibit Siklon 96S Picu Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia

by dimas
Desember 29, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat waspada terhadap Bibit Siklon Tropis 96S yang kini aktif di perairan Indonesia. Fenomena ini berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bibit Siklon Tropis 96S Meningkatkan Risiko Cuaca

BMKG mencatat, Bibit Siklon Tropis 96S mulai terbentuk pada 24 Desember 2025 pukul 01.00 WIB. Pantauan Minggu (28/12) pukul 19.00 WIB menunjukkan posisi siklon berada di Samudra Hindia, selatan Pulau Sumba, NTT, sekitar 13,7 LS dan 119,4 BT. Kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan minimum 999 hPa.

BMKG memperingatkan, sistem ini memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan. Dalam periode tersebut, hujan sedang hingga lebat diprediksi mengguyur NTB dan NTT, meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor bagi warga di daerah rawan bencana.

Gelombang Laut Tinggi Mengancam Pesisir

Bibit Siklon Tropis 96S juga berpotensi memicu gelombang laut tinggi di sejumlah perairan. Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan melanda perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, selatan Pulau Bali hingga Pulau Timor, Laut Sawu, dan Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan.

BMKG menambahkan, gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter bisa terjadi di Samudra Hindia selatan Bali Tengah hingga NTT. Pesisir selatan Jawa, Bali, dan NTT menjadi wilayah paling terdampak, di mana nelayan dan masyarakat pesisir harus memperkuat antisipasi.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Bibit Siklon Tropis 98S Kurang Mengancam

Sementara itu, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 98S, yang mulai terbentuk pada 27 Desember 2025 pukul 07.00 WIB di Daratan Australia bagian utara, sekitar 18,6 LS dan 139,7 BT. Kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot (55 km/jam) dengan tekanan minimum 992 hPa.

BMKG menyatakan, peluang 98S berkembang menjadi siklon tropis rendah dan tidak memberikan dampak terhadap cuaca maupun perairan di wilayah Indonesia.

Siapa yang Paling Terdampak

Warga pesisir, nelayan, dan masyarakat di daerah rawan banjir di NTB dan NTT menjadi pihak paling terdampak. Aktivitas ekonomi, transportasi laut, dan keselamatan masyarakat berada dalam risiko, menuntut kesiapsiagaan maksimal dari pemerintah dan warga.

Catatan Publik

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa Indonesia selalu menghadapi risiko cuaca ekstrem. BMKG terus memantau setiap potensi siklon, tapi kesiapsiagaan masyarakat tetap menjadi garda terdepan. Di balik ramalan dan prediksi, keselamatan warga tetap tergantung pada tindakan nyata, bukan sekadar peringatan di layar. @dimas

Tags: bencanabmkgCuacaCuaca EkstremNTBNTTPesisirterancam

Kamu Melewatkan Ini

Tsunami Filipina Tiba di Kaltim: Gelombang Kecil, Ancaman Besar.

Tsunami Filipina Tiba di Kaltim: Gelombang Kecil, Ancaman Besar

by dimas
Juni 8, 2026

Tsunami akibat gempa M 7,7 di Filipina mencapai pesisir Kalimantan Timur. Meski hanya 20-30 sentimeter, BMKG mengingatkan ancamannya tidak boleh...

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

by teguh
Mei 27, 2026

Di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, suasana siang itu terasa janggal. Tempat yang biasanya ramai urusan administrasi mendadak berubah seperti...

Kalau Kamu Jadi Bupati, Pilih Pasar Tradisional atau 150 Pekerja?

Kalau Kamu Jadi Bupati, Pilih Pasar Tradisional atau 150 Pekerja?

by teguh
Mei 23, 2026

Bayangkan kamu duduk di kursi bupati. Di satu sisi, ada aturan daerah yang jelas minimarket modern tak boleh terlalu dekat...

Next Post
Konsep Otomatis

Geger! Satu Keluarga Ditemukan Meninggal di Situbondo

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id