• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Bisnis

Warung Laris, Kena Pajak: UMKM Makanan Wonogiri Resmi Dikenai PBJT 10%

Oktober 27, 2025
in Bisnis, News
A A
Warung Laris, Kena Pajak: UMKM Makanan Wonogiri Resmi Dikenai PBJT 10%

Ilustrasi kenaikan Pajak pengusaha (Foto: Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Mulai Senin (13/10/2025), pedagang makanan dan minuman di Kabupaten Wonogiri dengan omzet di atas Rp5 juta per bulan resmi dikenai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar 10%. Aturan ini disahkan DPRD Wonogiri melalui Perda Pajak dan Retribusi Daerah yang baru direvisi.

Bupati Setyo Sukarno menegaskan, perubahan Perda No.8/2025 merupakan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri, bukan inisiatif Pemkab. “Tidak ada pajak baru, tidak ada kenaikan tarif. Hanya penyesuaian batas omzet,” ujarnya.

Sebelumnya, pedagang dengan omzet di bawah Rp2,9 juta dibebaskan dari pajak. Kini ambang batasnya naik menjadi Rp5 juta per bulan. Artinya, pelaku usaha kecil tetap aman, sementara warung atau restoran dengan omzet lebih besar wajib memungut PBJT dari konsumen.

Contohnya, pembeli membayar Rp110.000 untuk makanan seharga Rp100.000. Tambahan Rp10.000 itu adalah pajak 10% yang disetorkan pedagang ke kas daerah. “PBJT dibayar konsumen, bukan pelaku usaha,” tegas Setyo.

Pemkab akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan turunan. Dokumen itu akan mengatur siapa yang wajib pajak, termasuk kemungkinan insentif dan potongan tarif bagi usaha kecil.

Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Wonogiri, Gimanto, menambahkan bahwa kenaikan batas omzet justru melindungi pelaku mikro. “Tidak ada kenaikan tarif. Yang diubah hanya ambang batas agar usaha kecil tetap bebas pajak,” katanya.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Kebijakan ini penting bagi pelaku UMKM dan konsumen. Pajak daerah memang penting untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), tapi penerapan harus adil dan proporsional.

Kini, setiap transaksi di warung bukan sekadar soal makan enak, tapi juga kontribusi bagi daerah. Tantangannya: bagaimana pemerintah menjaga keseimbangan antara pendapatan daerah dan napas usaha kecil. (red)

Tags: 10%dprdkabupatenpajakPBJTpengusahaperdawonogiri
Next Post
Ramai Tagar “Boikot Trans7”, Ada Apa?

Ramai Tagar "Boikot Trans7", Ada Apa?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.