Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (30/12/2025). Gereja ini direncanakan selesai pada pertengahan 2026 dan menampung sekitar 1.600 umat.
Plaza Kerukunan, Simbol Toleransi
Gereja yang berdiri di Plaza Kerukunan menjadi basilika pertama di Indonesia. Gibran menekankan, lokasi itu dipilih untuk menegaskan komitmen negara terhadap keberagaman dan toleransi.
“Plaza Kerukunan merupakan ruang terbuka publik yang menegaskan persaudaraan antarumat beragama,” tegasnya. Ia menambahkan, gereja ini juga akan menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan yang inklusif bagi masyarakat IKN dan sekitarnya.
Kunjungan Kerja Dua Hari Wapres
Gibran menghabiskan dua hari di IKN hingga Rabu (31/12/2025). Hari pertama, ia meninjau Masjid Negara IKN, Plaza Kerukunan, pembangunan Gereja Basilika, dan kawasan Istana Wakil Presiden. Pada hari kedua, ia mengecek Kawasan Pendidikan IKN, proyek Gedung Legislatif dan Yudikatif, serta Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku.
Ia ditemani istrinya, Selvi Ananda, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, dan Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.
Dampak bagi Masyarakat dan Ekonomi Lokal
Pembangunan gereja mendorong aktivitas ekonomi sekitar. Proyek ini meningkatkan akses tempat ibadah, menyerap tenaga kerja, dan membuka peluang usaha bagi pedagang lokal. Namun, keterlambatan pembangunan beberapa titik strategis bisa menghambat aktivitas warga yang mengandalkan fasilitas publik baru.
Refleksi di Akhir Tahun
Kunjungan Gibran mengingatkan bahwa pembangunan IKN bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol toleransi dan keberagaman. Jika proyek tertunda, pesan simbolik yang ingin ditunjukkan bisa hilang, menyisakan beton dan janji yang menunggu realisasi. @dimas




