Tabooo.id: Check – Sebuah unggahan di Facebook memamerkan tangkapan layar artikel dengan judul yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo membuka kemungkinan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2029. Narasinya terdengar dramatis, bahkan membawa kalimat bernuansa “wasiat rakyat”.
Sekilas, tampilannya tampak seperti artikel media online resmi. Ada foto, ada tanggal publikasi, dan tata letaknya terlihat meyakinkan. Karena itu, banyak warganet langsung mempercayainya tanpa mengecek ulang.
Penelusuran: Judul Tak Pernah Terbit
Namun, ketika ditelusuri lebih lanjut, tidak ada artikel resmi dengan judul maupun isi seperti yang beredar dalam tangkapan layar tersebut.
Foto dan tanggal publikasinya memang identik dengan artikel asli. Akan tetapi, judul yang sebenarnya berbeda jauh. Artikel tersebut membahas pernyataan Rismon Sianipar terkait tudingan ijazah Jokowi, bukan soal Pilpres 2029.
Dengan kata lain, seseorang mengubah judul pada tampilan artikel lalu menyebarkannya seolah-olah itu berita asli.
Modus Lama, Pola yang Sama
Manipulasi semacam ini bukan hal baru. Pelaku cukup mengganti bagian judul, mengambil tangkapan layar, lalu menyebarkannya di media sosial. Karena tampilannya menyerupai media kredibel, banyak orang tidak menyadari perubahan tersebut.
Padahal, jika Jokowi benar-benar menyampaikan pernyataan sebesar itu, media nasional pasti ramai memberitakannya. Selain itu, pernyataan tersebut hampir pasti memicu respons publik dan perdebatan luas. Namun faktanya, tidak ada jejak pemberitaan resmi yang mendukung klaim tersebut.
Karena itu, klaim ini tidak memiliki dasar yang dapat diverifikasi.
Kesimpulan: Klaim Tidak Benar
Klaim bahwa Jokowi menyebut Gibran-Kaesang akan menjadi calon Presiden-Wapres 2029 tidak benar. Tangkapan layar yang beredar merupakan hasil suntingan pada bagian judul dan tidak sesuai dengan artikel aslinya.
Di era digital, orang dapat mengedit tampilan berita dalam hitungan menit. Namun, kita tetap bisa mematahkan hoaks dengan langkah sederhana: cek sumber, baca artikel asli, dan bandingkan judulnya.
Sebelum membagikan informasi, pastikan kebenarannya terlebih dahulu. Bijak bermedia sosial bukan soal cepat berbagi, melainkan soal bertanggung jawab atas apa yang kita sebarkan.
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko







