Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tumbangnya Raja Narkoba dan Ancaman Perang Suksesi di Meksiko

by dimas
Februari 25, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Kematian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi pasukan keamanan Meksiko pada Minggu (22/2/2026) langsung mengguncang struktur internal Jalisco New Generation Cartel (CJNG). Pemerintah menutup satu perburuan besar, tetapi pada saat yang sama membuka babak baru yang penuh ketidakpastian.

CJNG bukan kartel biasa. Organisasi ini mengirim kokain, metamfetamin, dan berbagai narkoba lain ke Amerika Serikat hingga Australia. Selama lebih dari satu dekade, El Mencho membangun jaringan yang menembus pelabuhan, perbatasan, hingga sistem keuangan. Kini, kursi komando itu kosong.

Di Guadalajara, kekosongan tersebut langsung memicu kekacauan. Kelompok bersenjata membakar toko dan bank, memblokade jalan raya, serta menyerang aparat sebagai bentuk balasan. Aktivitas ekonomi lumpuh. Warga memilih bertahan di rumah. Kota yang biasanya sibuk berubah menjadi medan siaga.

Pukulan Besar, Tapi Belum Tentu Akhir

Eduardo Guerrero, mantan pejabat keamanan Meksiko, menyebut kematian El Mencho sebagai pukulan paling signifikan terhadap perdagangan narkoba di negara itu. Ia menilai belum pernah ada organisasi dengan kontrol teritorial dan penetrasi politik seperti CJNG.

Pernyataan itu mencerminkan betapa luasnya gurita kartel ini. CJNG tidak hanya mengandalkan bisnis narkoba. Mereka masuk ke perdagangan alpukat, penyelundupan migran ke Amerika Serikat bahkan dari China, hingga pertambangan emas ilegal di Amerika Selatan. Kartel ini membangun ekonomi bayangan yang menopang ribuan orang secara legal maupun ilegal.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Namun sejumlah analis meragukan bahwa kematian satu figur akan otomatis meruntuhkan organisasi. Sejarah kartel di Meksiko menunjukkan, ketika satu kepala tumbang, kepala lain sering muncul. CJNG sendiri lahir dari pecahan Milenio Cartel pada 2009 setelah konflik internal. El Mencho menang dalam perebutan itu dan membentuk kekuatan baru. Kini, pola yang sama berpotensi terulang.

Perebutan Suksesi dan Risiko Perang Internal

Konsultan keamanan David Saucedo menilai suksesi di kartel Meksiko sering mengikuti pola dinasti. Namun situasi CJNG tidak sederhana. Sejumlah saudara El Mencho telah ditangkap. Putranya, yang pernah menjadi komandan penting, diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2020.

Istrinya, Rosalinda Gonzalez Valencia, memiliki pengaruh kuat di sektor keuangan kartel. Meski demikian, peluangnya memimpin dinilai kecil. Budaya machismo yang kental dalam organisasi kriminal Meksiko menyulitkan perempuan untuk mengambil alih komando.

Saucedo memperkirakan salah satu dari empat komandan utama bisa merebut kepemimpinan jika mereka mencapai kompromi. Jika gagal, perang suksesi hampir pasti meledak. Bagi masyarakat sipil, itu berarti baku tembak baru, penculikan, dan lonjakan pembunuhan.

Dampak Berbeda bagi Meksiko dan AS

Peristiwa ini menghadirkan ironi geopolitik. Bagi Washington, melemahnya CJNG berpotensi mengurangi arus narkoba yang masuk ke pasar Amerika. Bagi Meksiko, fragmentasi kartel justru sering melahirkan kelompok lebih kecil yang lebih brutal dan sulit dikendalikan.

Dalam banyak kasus, kartel yang terpecah bersaing memperebutkan wilayah dengan kekerasan terbuka. Mereka memungut “pajak” dari pedagang lokal, mengancam pejabat daerah, dan memaksa warga tunduk pada aturan tidak tertulis.

Yang paling terdampak bukan elite politik atau jaringan global. Pedagang kecil, sopir angkutan, pekerja pabrik, dan keluarga kelas menengah ke bawah yang hidup di wilayah operasi kartel menanggung risiko terbesar. Ketika blokade terjadi, mereka kehilangan pendapatan harian. Ketika tembakan terdengar, mereka kehilangan rasa aman.

Pemerintah di Dua Front Perang

Presiden Claudia Sheinbaum kini menghadapi tekanan besar. Sebelumnya, banyak analis menduga pemerintah terlalu fokus pada Sinaloa Cartel sehingga enggan membuka front baru melawan CJNG. Kedua kartel memiliki persenjataan dan personel yang sering kali menandingi kapasitas negara.

Pendahulu Sheinbaum, Andrés Manuel López Obrador, mengusung pendekatan “hugs not bullets” dengan menitikberatkan program sosial. Namun kekerasan tetap meningkat dan kartel terus meluas. Saat Sheinbaum menjabat pada akhir 2024, pemerintah mengirim ratusan tentara ke Sinaloa. Fokus itu memberi ruang bagi CJNG untuk menguat.

Kini pemerintah harus membuktikan bahwa operasi yang menewaskan El Mencho bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. Menteri Keamanan Omar García Harfuch memimpin perlawanan terhadap Sinaloa, sementara militer menumpas El Mencho. Negara seolah berperang di dua garis sekaligus.

Perang Panjang yang Tak Kunjung Usai

Pengalaman global menunjukkan, menjatuhkan pemimpin puncak tidak cukup. Diego Molano Aponte, mantan menteri pertahanan Kolombia, menekankan bahwa negara harus membongkar rantai komando menengah dan memutus aliran aset ilegal. Tanpa itu, organisasi akan beradaptasi dan bertahan.

Fakta di lapangan memperlihatkan paradoks. Selama hampir enam dekade perang melawan narkoba yang didukung Amerika Serikat, puluhan bos kartel tewas atau dipenjara. Namun laporan PBB mencatat sekitar 25 juta orang menggunakan kokain pada 2023, naik dari 17 juta satu dekade sebelumnya.

Artinya, permintaan global tetap tinggi meski para “raja” terus berguguran. Selama pasar masih ada, suplai akan mencari jalan.

Kematian El Mencho memang mengguncang satu kartel besar. Tetapi bagi warga Meksiko yang hidup di antara sirene dan asap pembakaran, pertanyaan yang lebih mendesak bukan siapa yang memimpin CJNG berikutnya melainkan kapan mereka bisa menjalani hari tanpa rasa takut. Dalam perang yang sudah terlalu panjang, kemenangan sering terdengar seperti jeda, bukan akhir cerita. @dimas

Tags: El MenchoGlobalInternasionalKeamanan NegaraKriminalMeksikonarkobaperang

Kamu Melewatkan Ini

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

by jeje
Mei 18, 2026

“Papua bukan soal keamanan semata. Papua adalah soal keadilan, sejarah, dan rasa dipercaya.” Kalimat itu terus muncul dalam diskusi para...

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Pelarian Kiai Pati Berakhir di Wonogiri: Jejak Kabur yang Terhenti Dini Hari

Pelarian Kiai Pati Berakhir di Wonogiri: Jejak Kabur yang Terhenti Dini Hari

by dimas
Mei 7, 2026

Pelarian seorang kiai di Pati tidak terjadi dalam satu malam. Sebaliknya, ia lahir dari rangkaian proses panjang yang dimulai dari...

Next Post
Belum Rilis, Dompet Sudah Menjerit: Harga Kaset GTA 6 Bikin Shock

Belum Rilis, Dompet Sudah Menjerit: Harga Kaset GTA 6 Bikin Shock

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id