Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Trump Sebut Diplomasi Lebih Mudah Usai Khamenei Tewas

by dimas
Maret 1, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan jalur diplomasi dengan Iran kini “jauh lebih mudah” setelah serangan gabungan AS dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Trump menyampaikan pernyataan itu dalam wawancara telepon dengan CBS News, Sabtu (28/2/2026).

Ia menyebut operasi militer tersebut berhasil melemahkan posisi Teheran dan sekaligus membuka ruang negosiasi baru, terutama terkait program nuklir Iran.

“Jauh lebih mudah sekarang dibandingkan sehari yang lalu,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut hari serangan itu sebagai “hari yang hebat bagi negara ini, hari yang hebat bagi dunia.” tambahnya.

Tak lama berselang, media pemerintah Iran mengumumkan kematian Khamenei. Pengumuman itu mengakhiri spekulasi yang sebelumnya beredar luas di media internasional.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Trump Dorong Perubahan Rezim

Trump tidak hanya berbicara soal diplomasi. Melalui Truth Social, ia menyebut kematian Khamenei sebagai hasil operasi presisi yang melibatkan koordinasi erat dengan Israel. Ia juga menegaskan bahwa kampanye militer tersebut membuka peluang perubahan rezim di Iran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, lebih dulu memberi sinyal kuat soal kematian Khamenei. Ia menyatakan ada “banyak tanda” bahwa pemimpin tertinggi Iran itu tidak lagi hidup. Pejabat Israel kemudian menginformasikan kepada media bahwa tim menemukan jasad Khamenei di reruntuhan kompleks kediamannya yang hancur akibat serangan awal.

Israel melanjutkan operasi dengan menyerang sistem rudal balistik dan pertahanan udara Iran. Pada saat yang sama, Komando Pusat AS (Centcom) mengerahkan pasukan dan menjalankan tindakan cepat sesuai arahan presiden.

Korban Sipil dan Ancaman Balasan

Di tengah klaim keberhasilan militer, Iran mencatat 201 korban tewas dan 747 luka-luka dalam gelombang serangan pertama. Serangan itu juga menghantam sebuah sekolah dan menewaskan lebih dari 100 anak. Garda Revolusi Iran (IRGC) langsung mengancam akan membalas hingga “musuh benar-benar dikalahkan.”

Konfrontasi ini memperkeras tensi di forum internasional. Di Dewan Keamanan PBB, Duta Besar AS menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir karena isu tersebut menyangkut keamanan global. Sebaliknya, Duta Besar Iran menuduh AS dan Israel melakukan kejahatan perang. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendesak semua pihak menghentikan serangan dan segera kembali ke meja perundingan.

Siapa yang Paling Terdampak?

Retorika politik bergerak cepat. Namun warga sipil Iran menanggung dampak paling nyata. Keluarga kehilangan anggota rumah tangga, fasilitas publik rusak, dan aktivitas ekonomi tersendat. Selain itu, ketidakpastian politik memicu kecemasan luas di dalam negeri.

Di tingkat regional, negara-negara Timur Tengah menghadapi risiko rambatan konflik. Lonjakan harga minyak bisa menekan ekonomi global. Pasar keuangan merespons dengan volatilitas tinggi. Sementara itu, pekerja migran dan pelaku usaha kecil di kawasan berisiko kehilangan stabilitas pendapatan jika eskalasi berlanjut.

Trump menyebut diplomasi kini lebih mudah. Namun fakta di lapangan menunjukkan situasi justru semakin kompleks. Ketika para pemimpin berbicara soal strategi dan keamanan global, masyarakat biasa kembali berdiri di garis depan konsekuensi. Dan seperti biasa, harga konflik tidak pernah benar-benar murah. @dimas

Tags: Ali KhameneiASDonald TrumpGedung PutihIsraelMiliterPerang IranPidatoPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

by teguh
Oktober 14, 2026

Sebuah pesawat sudah mengudara. Tujuannya jelas, rute penerbangan sudah berjalan, dan misi pengiriman kargo seharusnya tinggal mengikuti prosedur. Namun, perjalanan...

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

by teguh
Oktober 14, 2026

Insiden penerbangan pada 12/10/2026 menyoroti pemeriksaan awak, koordinasi maskapai, dan dampak hubungan diplomatik terhadap operasional penerbangan internasional. Otoritas keamanan dan...

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Next Post
Konsep Otomatis

Bulog Pastikan Harga Pangan Stabil di Makassar Jelang Lebaran

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id