Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bulog Pastikan Harga Pangan Stabil di Makassar Jelang Lebaran

by dimas
Maret 1, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turun langsung ke Pasar Terong, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/3/2026), untuk mengecek harga komoditas pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia menegaskan langkah itu sebagai bagian dari pengawasan rutin guna menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan musiman.

Rizal menyebut temuan lapangan menunjukkan harga relatif terkendali. Ia menilai pengawasan intensif mampu meredam potensi lonjakan yang kerap muncul saat momen hari besar keagamaan.

“Temuan ini menjadi sinyal penting bahwa pengawasan rutin efektif menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya di sela inspeksi.

Harga Pokok Terkendali, Daging di Bawah Acuan

Dalam sidak tersebut, Bulog mencatat harga beras SPHP, minyak goreng, gula, dan tepung masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Bahkan, harga daging sapi berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP). Pedagang menjual daging sapi sekitar Rp120.000 per kilogram, lebih rendah dari acuan Rp140.000.

Selain itu, harga ayam berkisar Rp32.000-33.000 per kilogram. Sementara komoditas hortikultura juga terpantau stabil. Cabai merah keriting dijual sekitar Rp20.000 per kilogram, lebih murah dibanding Jakarta yang menyentuh Rp30.000. Cabai rawit berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, juga lebih rendah dari harga ibu kota yang mendekati Rp70.000.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Rizal menilai perbedaan itu menunjukkan pasokan lokal berperan besar dalam menahan gejolak harga. Distribusi yang lancar membuat pedagang tidak memiliki alasan menaikkan harga secara berlebihan.

Pengawasan Diperketat, Spekulasi Ditekan

Bulog mendorong Satgas Pangan Provinsi Sulawesi Selatan bersama pengelola pasar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan pengawasan minimal tiga kali sepekan hingga Idulfitri. Rizal secara tegas mengingatkan pedagang agar tidak memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran untuk menaikkan harga tanpa dasar.

Ia menekankan bahwa transparansi HET dan HAP di kios memudahkan konsumen ikut mengawasi. Selain itu, penjualan oleh pengecer yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) mempermudah aparat menindak pelanggaran.

Langkah ini penting karena lonjakan harga pangan selalu memukul kelompok berpendapatan rendah lebih dulu. Buruh harian, pekerja sektor informal, dan keluarga dengan pengeluaran konsumsi tinggi menjadi pihak yang paling terdampak jika harga naik tajam. Stabilitas harga memungkinkan rumah tangga merencanakan belanja tanpa harus memangkas kebutuhan lain.

Stabilitas Bukan Sekadar Klaim

Rizal menegaskan Bulog akan menjaga stok dan distribusi agar tidak muncul celah kelangkaan. Ia mengklaim pengawasan konsisten dan pasokan aman akan menjaga stabilitas harga di pasar tradisional.

Namun, publik tentu menunggu konsistensi di lapangan. Sebab setiap Ramadan, janji stabilitas selalu terdengar meyakinkan yang sering kali diuji justru saat antrean mulai panjang dan permintaan melonjak. @dimas

Tags: 2026BulogEkonomi IndonesiaHargalebaranMakassarPanganrakyatRamadanSatgasStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

by teguh
Agustus 13, 2026

Kalau suatu hari SPBU menolak transaksi Pertalite untukmu, apa yang terjadi? Pertalite mau Dabatasi dan itu bukan karena harga. Bisa...

Pasar Tidak Lagi Ramai: Ketika Harga Murah Tak Lagi Menarik Pembeli

Pasar Tidak Lagi Ramai: Ketika Harga Murah Tak Lagi Menarik Pembeli

by eko
Agustus 6, 2026

Harga ayam tetap murah, tetapi pembeli terus berkurang. Melemahnya daya beli mengubah cara masyarakat berbelanja dan memukul pasar tradisional. Tabooo.id...

Harga Beras Naik Lagi. Dompet Disuruh Adaptasi, Perut Disuruh Sabar

Harga Beras Naik Lagi. Dompet Disuruh Adaptasi, Perut Disuruh Sabar

by teguh
Agustus 6, 2026

Inflasi ternyata menemukan cara baru untuk mengganggu kehidupan. Tanpa suara keras, ketika harga beras naik lagi efeknya masuk ke dapur...

Next Post
Hormuz Membara, Dunia Terancam: Minyak, Dendam, dan Ancaman Perang

Hormuz Membara, Dunia Terancam: Minyak, Dendam, dan Ancaman Perang

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id