Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

TNI Angkatan Darat Tanggapi Kematian Pratu Farkhan Syauqi

by dimas
Januari 5, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – TNI Angkatan Darat menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, prajurit muda yang sedang bertugas di Papua, Rabu (31/12/2025). Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI (Inf) Donny Pramono, menekankan bahwa pimpinan TNI AD memperhatikan serius peristiwa ini.

“Almarhum adalah prajurit muda yang menjalankan tugas negara. Kami menegaskan langkah cepat dan tegas dalam menindak oknum yang terlibat,” tegas Donny, pada Minggu (4/1/2026).

Penyelidikan dan Tindakan Tegas terhadap Oknum

Sejak awal, TNI AD langsung menindak dugaan keterlibatan senior Pratu Farkhan. Petugas segera menahan oknum prajurit dan memulai investigasi menyeluruh melalui unsur komando terkait.

Donny menekankan bahwa proses penyelidikan berjalan objektif dan transparan.

“Apabila terbukti melanggar hukum maupun disiplin militer, kami akan menegakkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Selain itu, TNI AD meningkatkan pembinaan prajurit agar kejadian serupa tidak terulang.

Kronologi Kekerasan di Papua

Pratu Farkhan, warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, awalnya bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti Aceh sebelum dipindahkan ke Papua. Ayah korban, Zakaria Marpaung, mengungkap bahwa kabar kematian anaknya datang dari sepupu.

“Awalnya dia sakit, lalu menghangatkan badan di perapian,” kata Zakaria, Sabtu (3/1/2026), di Desa Hessa Air Genting. Seorang Sersan menanyakan kondisi anaknya dan memijat tubuhnya. Kemudian, seorang Kopral memanggil Pratu Farkhan, mengajak ke samping, dan memukuli punggungnya dengan ranting.

Zakaria menambahkan, “Anak saya disuruh melakukan ‘peluk tobat’, lalu ditendang hingga tersungkur. Saat dia bangkit, terjadi pembelaan. Anak saya mati bukan di ujung senjata musuh, tetapi di tangan seorang Kopral TNI sendiri.”

Dampak Psikologis dan Moral bagi Prajurit

Peristiwa ini mengejutkan keluarga dan menimbulkan pertanyaan serius di kalangan prajurit. Zakaria menyayangkan bahwa anaknya, yang seharusnya mendapat perlindungan dari senior, justru menjadi korban kekerasan internal. Namun, ia bangga karena Pratu Farkhan berani membela nyawanya.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan internal dan pembinaan disiplin di TNI AD. Pimpinan TNI AD berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan adil, demi menjaga kehormatan institusi sekaligus memberikan keadilan bagi almarhum dan keluarganya.

Pemakaman dan Kehilangan Mendalam

Jenazah Pratu Farkhan dimakamkan di Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, pada Sabtu siang. Keluarga dan masyarakat setempat menyampaikan duka mendalam.

“Yang seharusnya saling menguatkan dan melindungi, justru saling membunuh,” ujar Zakaria.

Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam dan menjadi peringatan keras bagi institusi militer untuk menegakkan disiplin serta menghormati nyawa prajurit. @dimas

Tags: DisiplinInvestigasiKeadilankekerasanMiliterMudapapuaPrajuritTNI

Kamu Melewatkan Ini

HUT TNI: Batalyon Bertambah, Apakah Jaminan Pertahanan Menguat?

HUT TNI: Batalyon Bertambah, Apakah Jaminan Pertahanan Menguat?

by dimas
Oktober 5, 2026

HUT TNI 2026 ditandai penambahan batalyon. Namun, apakah ekspansi kekuatan itu benar-benar memperkuat pertahanan Indonesia menghadapi ancaman perang modern? Tabooo.id...

HUT ke-81 TNI Tak Lagi di Monas, Upacara Dipindah ke Cilangkap

HUT ke-81 TNI Tak Lagi di Monas, Upacara Dipindah ke Cilangkap

by dimas
Oktober 5, 2026

HUT ke-81 TNI digelar sederhana di Cilangkap setelah rencana puncak peringatan di Monas dibatalkan karena banyak prajurit bertugas menangani bencana....

Perwira TNI Tewas dengan Luka Tembak di Kuala Kencana, TNI-Polri Selidiki Penyebabnya

Perwira TNI Tewas dengan Luka Tembak di Kuala Kencana, TNI-Polri Selidiki Penyebabnya

by teguh
Oktober 4, 2026

Seorang perwira TNI berinisial Letda Cba R tewas di dalam sebuah mobil di kawasan Alun-alun Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana,...

Next Post
Avatar: Fire and Ash Tembus US$1 Miliar dan Dominasi Layar Lebar

Avatar: Fire and Ash Tembus US$1 Miliar dan Dominasi Layar Lebar

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id