Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tiga Atlet Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 saat Hamil

by dimas
Desember 21, 2025
in Life
A A
Home Life
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Life – Lampu stadion menyala terang dan memantulkan sorak penonton yang kian meninggi. Ketika papan skor memastikan kemenangan Indonesia, seorang atlet perempuan berdiri tenang di tengah keramaian. Ia menarik napas panjang, lalu perlahan menyentuh perutnya.

Di balik seragam tim nasional dan medali emas yang menggantung di dadanya, kehidupan lain ikut berdenyut. Bukan simbol. Bukan metafora. Sebuah kehidupan nyata tumbuh bersamaan dengan prestasi.

Karena itu, SEA Games 2025 tidak hanya mencatat rekor olahraga. Ajang ini juga menghadirkan kisah manusiawi tentang tubuh perempuan, keberanian, dan keputusan yang sering luput dari sorotan.

Selanjutnya, Angka Prestasi dan Fakta yang Jarang Dibicarakan

Hingga pertengahan kompetisi, Indonesia telah mengumpulkan 80 medali emas dari berbagai cabang olahraga. Capaian itu menempatkan Merah Putih di jajaran teratas klasemen. Namun, di balik angka tersebut, muncul fakta penting yang jarang dibahas secara mendalam.

Tiga medali emas datang dari atlet perempuan yang sedang hamil. Fakta ini sekaligus menantang cara lama dunia olahraga memandang kehamilan. Selama ini, banyak sistem menganggap kehamilan sebagai jeda total. Padahal, di Thailand, para atlet justru membuktikan bahwa proses itu tetap berjalan.

Ini Belum Selesai

Ketika Jadi Camat Berarti Harus Menjawab 21.171 Orang Sekaligus

30 Menit Anak-anak Najaten Melawan Jarak

Kemudian, Diananda Choirunnisa dan Kesadaran yang Datang Mendadak

Diananda Choirunnisa berdiri di garis tembak panahan dengan bahu tegap dan tatapan fokus. Ia menarik busur dengan mantap, mengatur napas, lalu melepaskan anak panah tepat ke sasaran.

Beberapa hari sebelum final, Diananda baru menyadari bahwa ia sedang hamil. Kesadaran itu datang bersamaan dengan rasa mual yang muncul di sela latihan. Meski begitu, Diananda memilih mendengarkan tubuhnya tanpa menyerah pada ketakutan.

Tiga Atlet Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 saat Hamil
Atlet panahan Diananda Choirunnisa raih 2 emas nomor recurve individual dan beregu di SEA Games 2025 Thailand, meski baru sadar hamil 2 minggu sebelum final, Rabu (17/12/2025). (Foto: Herry/Kemenpora.go.id)

Akhirnya, usaha itu membuahkan hasil. Diananda merebut dua emas dari nomor individual recurve putri dan beregu recurve putri. Banyak orang menyebut kemenangan itu sebagai “rezeki anak”. Diananda menerimanya dengan senyum, seolah memahami bahwa makna emas kini melampaui podium.

Sementara Itu, Medina Warda Aulia Bermain dengan Waktu

Berbeda dengan Diananda, Medina Warda Aulia sudah lama mengetahui kehamilannya. Saat memasuki arena catur, usia kandungannya telah mencapai 36 minggu. Meski perutnya membesar, konsentrasinya tetap terjaga.

Medina telah lama menjadi tulang punggung catur Indonesia. Ia memecahkan rekor sebagai Grandmaster Wanita pada usia 16 tahun dan terus menjaga performanya di level internasional. Di SEA Games 2025, ia kembali menunjukkan konsistensi dengan menyumbang emas ke-60 bagi Indonesia lewat nomor beregu putri.

Tiga Atlet Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 saat Hamil
Medina Warda Aulia, Pecatur Putri Bertanding pada Saat Hamil Tua. (Foto Istimewa)

Namun, kehamilan tetap menghadirkan tantangan. Duduk terlalu lama membuat punggungnya cepat pegal. Karena itu, Medina mengatur ritme permainan dengan cermat. Ia memindahkan bidak satu per satu sambil menjaga keseimbangan antara fisik dan strategi.

Di Sisi Lain, Dewi Laila Mubarokah Memilih Diam

Dewi Laila Mubarokah mengambil jalan yang lebih senyap. Sebelum berangkat ke Thailand, ia menyembunyikan kehamilannya dari rekan setim. Saat itu, hanya satu orang yang mengetahui kondisinya suaminya, Fathur Gustafian, yang juga atlet menembak.

Pada masa awal kehamilan, rasa mual sempat mengganggunya. Namun Dewi tetap menjaga sikap profesional. Ia menahan diri agar tim tidak memperlakukannya secara berbeda. “Waktu masih awal itu mual. Tapi biar nggak ketahuan teman-teman, ditahan sendiri,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Tiga Atlet Indonesia Raih Emas SEA Games 2025 saat Hamil
Dewi Mobarokah atlet menembak Indonesia peraih emas SEA Games 2025. (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Di arena menembak, Dewi mengandalkan ketenangan dan kontrol napas. Ia bertanding di nomor 10 meter air rifle putri dan beregu putri. Peluru melesat stabil menuju sasaran. Dua emas pun ia persembahkan untuk Indonesia.

Karena Itu, Paradoks Lama Kembali Terbuka

Kisah tiga atlet ini memperlihatkan paradoks yang terus hidup. Masyarakat sering memaksa perempuan memilih antara prestasi dan kehamilan. Namun, di SEA Games 2025, pilihan sempit itu runtuh secara nyata.

Mereka tidak memoles penderitaan menjadi heroisme kosong. Sebaliknya, mereka menunjukkan bagaimana tubuh perempuan terus bernegosiasi dengan batasnya sendiri. Keberanian mereka lahir dari kesadaran, bukan dari pengingkaran terhadap risiko.

Maka, Sikap Tabooo Menjadi Jelas

Tabooo melihat kisah ini sebagai pengingat kolektif. Dunia olahraga gemar merayakan kemenangan, tetapi sering lupa mendengarkan cerita tubuh di baliknya. Kehamilan bukan kelemahan. Ia adalah proses biologis yang membutuhkan dukungan sistem, bukan sekadar tepuk tangan.

Prestasi Diananda, Medina, dan Dewi seharusnya mendorong diskusi yang lebih jujur. Sistem tidak boleh bergantung pada keberanian individu semata. Negara dan federasi perlu hadir melalui kebijakan yang berpihak.

Akhirnya, Kemenangan Menemukan Maknanya

Di podium, medali emas berkilau di bawah sorot lampu stadion. Namun, ada cahaya lain yang tidak tertangkap kamera kehidupan yang terus tumbuh di dalam tubuh para atlet ini.

SEA Games 2025 akan tercatat lewat angka dan rekor. Namun bagi tiga perempuan tersebut, ajang ini akan selalu hidup sebagai momen ketika mereka menang untuk negara sekaligus untuk masa depan yang sedang mereka kandung.

Dan di sanalah, kemenangan berubah menjadi cerita yang sepenuhnya manusiawi. @dimas

Tags: AtletEmasInspirasiNasionalperempuanPrestasiSEA Games 2025

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

by Tabooo
Agustus 1, 2026

Hasan Nasbi membela pernyataan Prabowo Subianto soal “Londo Ireng”. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus berlaku dua arah, termasuk bagi pemerintah.

Next Post
S.K. Trimurti: Api Kartini yang Terus Menyala

S.K. Trimurti: Api Kartini yang Terus Menyala

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id