Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Terowongan Silaturahmi Perkuat Toleransi Katedral Dan Istiqlal

by dimas
Desember 26, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kepala Humas Gereja Katedral Jakarta dan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Susyana Suwadie, menuturkan nilai toleransi umat beragama terlihat jelas setiap Perayaan Natal. Sebagai contoh, jemaat Gereja Katedral memanfaatkan kantong parkir Masjid Istiqlal untuk beribadah Misa.

“Sudah berlangsung puluhan tahun. Setiap kali hari besar, kami mendirikan tenda untuk menambah kapasitas duduk, sehingga lahan parkir terbatas. Imam Besar Masjid Istiqlal selalu memberi izin bagi umat kami memarkir kendaraan,” ujar Susyana di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis (25/12/2025).

Selain itu, kemudahan akses ini mencerminkan kerja sama yang langgeng antara kedua institusi. Kehadiran fasilitas parkir di masjid tidak hanya membantu jemaat, tetapi juga menunjukkan penghargaan dan rasa hormat antarumat beragama.

Sejak Soekarno, Katedral dan Istiqlal Berdampingan

Susyana menjelaskan, Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal memang sengaja direncanakan berdampingan sejak Presiden Soekarno menetapkan pembangunan Masjid Raya di dekat Katedral.

“Hingga 2022, pembangunan terowongan selesai dan mulai bisa digunakan. Dengan begitu, kemudahan akses bagi jemaat bertambah signifikan,” jelasnya.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Dengan adanya terowongan, jemaat tidak perlu menyeberangi jalan yang padat lalu lintas, sehingga risiko kecelakaan bisa dihindari. Selain itu, fasilitas ini memperkuat simbol toleransi yang sudah terjalin puluhan tahun.

Dari Basement Istiqlal ke Terowongan Silaturahmi

Basement parkir Masjid Istiqlal menampung 700-800 kendaraan. Jemaat yang parkir di basement dapat langsung berjalan melalui Terowongan Silaturahmi menuju Gereja Katedral. Dengan kata lain, akses ini tidak hanya aman tetapi juga efisien.

Selain itu, terowongan ini memudahkan mobilitas anak-anak, lansia, dan orang tua yang menghadiri Misa, sehingga pengalaman beribadah menjadi lebih nyaman dan teratur.

Terowongan, Lebih dari Sekadar Jalan

Menurut Susyana, Terowongan Silaturahmi bukan sekadar jalur akses. Terowongan ini memuat pesan toleransi dan persaudaraan antarumat beragama.

“Imam Besar yang kini menjadi Menteri Agama dan Bapak Kardinal menekankan, terowongan ini bukan kotak kosong. Instalasi seni dan akses ini harus menyampaikan pesan toleransi, cinta Tanah Air, dan saling menghargai tradisi,” tambahnya.

Oleh karena itu, setiap elemen dalam terowongan sengaja dirancang untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan penghormatan antarumat beragama.

Inspirasi Global

Kini, Terowongan Silaturahmi menjadi inspirasi bagi tamu domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Dengan kata lain, fasilitas ini tidak hanya berfungsi praktis tetapi juga menjadi simbol diplomasi budaya dan toleransi.

Selain itu, banyak pengunjung menilai terowongan ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antarumat beragama bisa diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar wacana formal.

Refleksi: Toleransi atau Sekadar Infrastruktur?

Akses yang mudah dan parkir bersama mencerminkan toleransi yang tumbuh dari tindakan sederhana. Namun, pertanyaannya tetap apakah nilai toleransi itu benar-benar dirasakan masyarakat luas, atau hanya sebatas simbol yang terlihat indah di atas kertas dan terowongan? @dimas

Tags: BeragamaBudayadiplomasiKolaborasiNatalparkirSilaturahmi

Kamu Melewatkan Ini

Fashion 2026: Ini Bukan Lagi Soal Gaya, Tapi Cara Kamu Bertahan

Fashion 2026: Ini Bukan Lagi Soal Gaya, Tapi Cara Kamu Bertahan

by Naysa
Mei 8, 2026

Dulu, fashion cuma soal terlihat keren. Sekarang, itu sudah tidak cukup. Tahun 2026 mengubah semuanya, baju bukan lagi sekadar gaya,...

Celurit Ke Layar Global: Identitas, Estetika, dan Siapa yang Sebenarnya Bercerita?

Celurit Ke Layar Global: Identitas, Estetika, dan Siapa yang Sebenarnya Bercerita?

by teguh
Mei 5, 2026

Seorang aktor Indonesia berdiri tegap di sebuah frame, menggenggam celurit dengan tenang. Namun, ia tidak berada di ladang Madura. Bukan...

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

by teguh
Mei 5, 2026

Awalnya terlihat biasa. Namun, saat kamu perhatikan lebih lama, frame itu terasa janggal. Joe Taslim berdiri rapi, tenang, dan percaya...

Next Post
Konsep Otomatis

TNI AL Siaga Penuh Nataru, Kapal Perang Disiagakan Cegah Kecelakaan Laut

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id