Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari

April 11, 2026
in Lifestyle, Teknologi
A A
Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (07/04/2026). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Kamu mungkin sering dengar soal energi terbarukan, zero waste, atau sustainability. Kedengarannya “industri banget”, ya? Tapi faktanya, pelan-pelan konsep itu lagi turun level dari pabrik ke kehidupan sehari-hari.

Dan cerita dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bisa jadi gambaran nyata.

Perusahaan ini kembali meraih Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup di TMII, Jakarta, Selasa (07/04/2026). Bukan sekali dua kali ini yang keenam sejak 2020. Tapi yang menarik bukan pialanya, melainkan cara mereka menjalankan “gaya hidup hijau” versi industri.

Dari Mesin Pabrik ke Pola Hidup

Masalahnya, selama ini teknologi hijau sering terasa jauh. Seolah cuma urusan perusahaan besar atau negara.

Padahal, menurut Hanif Faisol Nurofiq, inovasi lingkungan justru punya dampak langsung ke kehidupan kita.

BacaJuga

ISK: Kenapa Perempuan Lebih Mudah Terkena? Jawabannya Bukan yang Kamu Kira

Detoks Digital 2 Minggu: Fokus Balik, Hidup Ikut Reset?

“Berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan telah berdampak langsung terhadap ketahanan lingkungan. Ini bukan sekadar penghargaan,” ujarnya pada Selasa (07/04/2026).

Kalimat ini sederhana, tapi maknanya dalam apa yang terjadi di industri, efeknya bakal sampai ke rumah kita juga udara, air, bahkan harga hidup.

Zero Waste: Bukan Gaya, Tapi Sistem

Di Sido Muncul, konsep seperti zero waste bukan jargon Instagram. Mereka benar-benar menjalankannya lewat sistem. Mulai dari:

  • Menggunakan lebih dari 90% energi terbarukan
  • Mengolah limbah jadi bahan produksi lagi (sirkular)
  • Mengurangi limbah berbahaya dan mengoptimalkan yang non-B3

Menurut Irwan Hidayat, ini bukan proyek sesaat. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari operasional kami sehari-hari. Ini bukan proyek khusus,” tegasnya, Selasa (07/04/2026).

Kalau diterjemahkan ke gaya hidup ini seperti kamu mulai bawa tumbler, pilah sampah, atau hemat listrik bukan karena tren, tapi karena sudah jadi kebiasaan.

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat juga menerima penghargaan Green Leadership Utama untuk keempat kalinya.

Teknologi Hijau Sama Dengan Gaya Hidup Baru

Yang bikin menarik, pendekatan ini nggak berhenti di pabrik. Lewat program SMARTANI, teknologi lingkungan ditarik ke desa dari pengolahan limbah sampai ketahanan pangan.

Artinya, teknologi hijau bukan cuma soal mesin canggih. Tapi juga soal cara kita hidup:

  • Memanfaatkan apa yang ada
  • Mengurangi yang terbuang
  • Memikirkan dampak jangka panjang

Dan ini relate banget dengan gaya hidup Gen Z sekarang yang mulai sadar bumi bukan cuma tempat tinggal, tapi “rumah” yang lagi butuh dirawat.

Dari Lingkungan ke Kepercayaan

Menurut Sudharto P. Hadi, tren ini bahkan sudah masuk ke level yang lebih serius investasi.

“Ketika ESG-nya bagus, itu menarik bagi investor. Tidak ada lagi dikotomi antara lingkungan dan ekonomi,” ujarnya.

Artinya sederhana peduli lingkungan bukan lagi pilihan idealis. Tapi sudah jadi nilai tambah bahkan secara finansial.

Jadi, Ini Masih Sekadar Tren?

Atau sebenarnya kita lagi masuk ke fase baru? Di mana teknologi hijau bukan lagi milik industri, tapi mulai jadi bagian dari gaya hidup pelan, tapi pasti.

Dan kalau perusahaan saja sudah mulai konsisten dari hal kecil setiap hari,
pertanyaannya sekarang pindah ke kita kita masih mau anggap sustainability sebagai tren, atau mulai jadi kebiasaan?. @teguh

Tags: bumiEnergiGen ZGreen Leadership UtamaInstagramJakartaJamuJargonKementerian Lingkungan HiduppenghargaanPengolahan LimbahProgramProper EmasPT Sido Muncul TbkSirkularSMARTANITeknologi HijauTMIIZero Waste

REKOMENDASI TABOOO

Tanam Pohon atau Tanam Citra? Di Era ESG, Tipis Bedanya, Tapi Dampaknya?

Tanam Pohon atau Tanam Citra? Di Era ESG, Tipis Bedanya, Tapi Dampaknya?

by teguh
April 11, 2026

Tabooo.id: Edge - Di zaman sekarang, jadi “hijau” itu gampang. Tinggal tanam beberapa pohon, bikin kampanye eco-friendly, lalu upload ke...

Kita Baik-Baik Saja, Atau Hanya Terlihat Baik-Baik Saja?

Kita Baik-Baik Saja, Atau Hanya Terlihat Baik-Baik Saja?

by jeje
April 11, 2026

Tabooo.id: Vibes - Sejak kecil, kita mengenal satu hal sederhana. Rumah adalah ibu. Di sana, kita tidak perlu menjelaskan apa...

Islamabad Jadi Titik Api Diplomasi: Damai atau Sekadar Taktik Tekanan?

Islamabad Jadi Titik Api Diplomasi: Damai atau Sekadar Taktik Tekanan?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Dunia kembali menahan napas. Di Islamabad, dua kekuatan besar yang baru saja saling serang selama enam minggu...

Next Post
Tekken 7 Buktikan Loyalitas Masih Lebih Kuat dari Tren

Tekken 7 Buktikan Loyalitas Masih Lebih Kuat dari Tren

Recommended

Max Havelaar: Buku Lama yang Masih “Ngena” di Zaman “Merdeka”

Max Havelaar: Buku Lama yang Masih “Ngena” di Zaman “Merdeka”

April 8, 2026
Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

April 7, 2026

Popular

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

April 10, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Tabooo.id Mulai Bedah Pemikiran Tokoh Besar

April 11, 2026

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

April 10, 2026

Parkir Berbayar Tapi Tak Aman: Siapa Harus Bertanggung Jawab?

April 11, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.