Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Target 2028: Nusantara Siap Jadi Ibu Kota Politik

by teguh
Desember 29, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menekan gas pembangunan Tahap II. Lembaga ini menandatangani enam paket pekerjaan supervisi infrastruktur strategis sebagai penopang kawasan legislatif dan yudikatif. Langkah ini menegaskan keseriusan pemerintah mengejar target Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.

Dengan penandatanganan terbaru tersebut, Otorita IKN kini mengantongi 26 dari total 28 paket pekerjaan Tahap II periode 2025–2028. Paket itu mencakup 14 proyek fisik dan 12 paket manajemen konstruksi serta supervisi. Artinya, fase konstruksi besar-besaran tinggal menunggu waktu.

Enam Paket Supervisi, Fokus Jalan dan Pengendali Air

Otorita IKN memusatkan enam paket supervisi pada infrastruktur dasar yang langsung memengaruhi fungsi pemerintahan, Diantarnya:

Pertama, supervisi pembangunan jalan kawasan kompleks legislatif. Proyek ini melibatkan 28 personel dan berlangsung dari Desember 2025 hingga Oktober 2027. KSO PT Agrinas Jaladri Nusantara, PT Formasi Empat Polaselaras Konsultan, dan PT Aksara Karya Konsultan menangani paket ini.

Kedua, supervisi jalan kawasan kompleks yudikatif dengan 23 personel hingga Desember 2027. KSO PT Perentjana Djaja dan PT Disiplan Consult mengawal pengerjaannya.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Ketiga, supervisi jalan kawasan pendukung yang melibatkan 25 personel. Proyek ini berjalan hingga Desember 2027 di bawah KSO PT Formasi Empat Polaselaras Konsultan, PT Agrinas Jaladri Nusantara, dan PT Pola Teknik Konsultan.

Keempat dan kelima, Otorita IKN mengawasi pembangunan Embung 1B dan Embung 1C. Masing-masing proyek mengerahkan 36 personel hingga November 2027 untuk memperkuat sistem pengendali air di kawasan inti.

Keenam, supervisi pembangunan kolam retensi dengan 34 personel juga berjalan hingga November 2027. Proyek ini berperan penting mencegah banjir di wilayah pusat pemerintahan baru.

Pengawasan Ketat, Kontrak Jadi Kitab Suci

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan seluruh tim supervisi wajib bekerja disiplin dan patuh kontrak. Ia tidak memberi ruang toleransi untuk penyimpangan serius.

“Kontrak tidak boleh berubah. Jika penyimpangan melewati 10 persen, kami hentikan kontraknya. Semua laporan harus jelas, kehadiran tercatat digital, dan seluruh tenaga wajib berada di lokasi,” tegas Bimo.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kekompakan tim. Menurutnya, kualitas pengawasan menentukan wajah IKN di masa depan, bukan sekadar kecepatan membangun.

Target 2028: Nusantara Siap Jadi Ibu Kota Politik
IKN Nusantara Magnet Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Smart City

Siapa Diuntungkan, Siapa Wajib Siap?

Dengan progres ini, pemerintah pusat dan lembaga negara jelas diuntungkan. Mereka mendapatkan kepastian bahwa pusat kekuasaan politik baru benar-benar siap berfungsi pada 2028.

Di sisi lain, kontraktor dan konsultan tidak bisa main-main. Otorita IKN menuntut akurasi, kehadiran penuh, dan kinerja nyata. Publik pun menunggu hasil, bukan sekadar janji atau seremoni.

Menuju Ibu Kota Politik, Bukan Sekadar Proyek Mercusuar

Otorita IKN mengklaim seluruh pembangunan Tahap II mengarah pada satu tujuan memastikan Nusantara siap menjalankan fungsi politik sesuai Perpres Nomor 79 Tahun 2025.

Kini pertanyaannya sederhana setelah puluhan paket diteken dan target dipatok, apakah IKN akan lahir sebagai pusat pemerintahan efektif atau hanya jadi proyek rapi di atas kertas? Waktu akan menjawab, dan publik akan mencatat.

Tags: Ekonomi IndonesiaIKNPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Sosialisme: Kata Terlarang yang Terus Menghantui Kekuasaan

Sosialisme: Kata Terlarang yang Terus Menghantui Kekuasaan

by dimas
Juni 9, 2026

Sosialisme pernah menjadi bagian penting dari sejarah pergerakan Indonesia. Namun kekuasaan mengubahnya menjadi kata terlarang yang terus dibayangi stigma, ketakutan,...

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

by teguh
Juni 8, 2026

Investasi menjadi kesejahteraan adalah ujian terbesar yang sedang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah ramainya spekulasi reshuffle kabinet, tantangan...

Next Post
Slank Balik Galak: “Republik Fufufafa” Sindir Negeri Kacau

Slank Balik Galak: “Republik Fufufafa” Sindir Negeri Kacau

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id