Jumat, April 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Deep

Tambang Ilegal Kembali Makan Korban: Kecelakaan atau Sistem yang Dibiarkan?

April 10, 2026
in Deep
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Deep – Mereka tidak sedang mencari masalah. Sebaliknya, mereka hanya ingin mencari penghidupan.

Namun, Kamis sore itu berubah drastis. Tiba-tiba, tanah yang mereka pijak runtuh dan menutup harapan dalam hitungan detik.

Dua penambang emas tewas tertimbun longsor di Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Evakuasi Empat Jam di Tengah Lumpur

Begitu menerima laporan, tim BPBD Sijunjung langsung bergerak ke lokasi. Namun demikian, kondisi medan memperlambat proses evakuasi.

Material longsoran berupa tanah berlumpur dengan debit air tinggi membuat tim kesulitan. Karena itu, warga dan petugas menggunakan alat sederhana seperti sekop dan cangkul, lalu dibantu alat berat.

BacaJuga

ChatGPT: Bikin Kelas yang Sunyi, Jawaban yang Instan

Motor Listrik MBG: Efisiensi Logistik atau Distorsi Anggaran?

Kasi Kedaruratan BPBD Sijunjung, Heries, menjelaskan bahwa tim baru menemukan korban sekitar pukul 20.00 WIB.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung menerjunkan tim untuk evakuasi di sekitar area tambang,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Sayangnya, saat tim menemukan korban, keduanya sudah tidak bernyawa.

Identitas Korban dan Kronologi Singkat

Berdasarkan data BPBD, korban berinisial NF (21), warga Jorong Duo, dan ZK (53), warga Jorong Palangki.

Sementara itu, Wali Nagari Palangki, Jasman, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, belasan warga sedang menambang di lokasi.

Mereka sebenarnya sudah menyadari kondisi tanah yang labil. Meski begitu, aktivitas tetap berlangsung.

Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, longsor terjadi secara tiba-tiba. Akibatnya, dua penambang yang berada di titik paling rawan tidak sempat menyelamatkan diri.

Tambang Ilegal yang Sudah Berjalan Dua Pekan

Di sisi lain, fakta penting muncul dari status tambang tersebut.

Jasman menegaskan bahwa aktivitas penambangan itu tidak memiliki izin resmi. Bahkan, kegiatan itu sudah berlangsung hampir dua pekan menggunakan mesin dompeng.

“Sepengetahuan saya tidak ada izin, atau bisa dikatakan tambang ilegal,” tegasnya.

Artinya, sejak awal risiko sudah tinggi, tetapi pengawasan tetap lemah.

Ini Bukan Sekadar Kecelakaan

Kalau kita tarik lebih jauh, kejadian ini bukan hal baru.

Pertama, tambang ilegal beroperasi. Lalu, kondisi alam yang labil diabaikan. Setelah itu, longsor terjadi. Pola ini terus berulang.

Jadi, ini bukan sekadar kecelakaan. Ini pola yang dibiarkan.

Dampaknya Buat Kamu

Mungkin kamu tidak tinggal di Sijunjung. Namun demikian, cerita ini tetap dekat.

Peristiwa ini menunjukkan dilema nyata antara kebutuhan ekonomi dan keselamatan. Selain itu, risiko seperti ini bisa muncul di banyak daerah dengan kondisi serupa.

Lebih jauh lagi, rasa “terbiasa” terhadap kejadian seperti ini justru membuat bahaya terasa normal.

Analisis Ringan

Di satu sisi, masyarakat membutuhkan penghasilan. Karena itu, mereka tetap menambang meski risikonya tinggi.

Di sisi lain, aktivitas ilegal tanpa pengawasan memperbesar potensi bencana. Akibatnya, keselamatan sering jadi taruhan.

Yang paling mengkhawatirkan, semua pihak sebenarnya memahami risikonya. Namun, perubahan nyata belum terlihat.

Penutup

Dua nyawa sudah hilang. Sementara itu, aktivitas tambang ilegal masih terus berlangsung di berbagai tempat.

Jika pola ini tidak dihentikan, maka kejadian serupa bisa terulang.

Sekarang pertanyaannya kita akan terus menganggap ini sebagai musibah biasa, atau mulai melihatnya sebagai masalah yang harus diselesaikan? @dimas

Tags: bencanaBPBD SijunjungIlegalKecelakaanKerjaLongsor sijunjungPenambangSumatera BaratTambangtewas

REKOMENDASI TABOOO

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

by dimas
April 10, 2026

Tabooo.id: Regional - Longsor menimbun dua penambang emas di Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (9/4/2026)...

Dukono Kembali Erupsi: Waspada atau Kita Mulai Kebal dengan Bahaya?

Dukono Kembali Erupsi: Waspada atau Kita Mulai Kebal dengan Bahaya?

by dimas
April 10, 2026

Tabooo.id: Regional - Pagi di Halmahera Utara tak lagi sekadar rutinitas biasa. Saat sebagian warga memulai aktivitas, Gunung Dukono justru...

Hujan Datang, Akses Hilang: Buleleng Lumpuh Diterjang Bencana

Hujan Datang, Akses Hilang: Buleleng Lumpuh Diterjang Bencana

by dimas
April 9, 2026

Tabooo.id: Regional - Banjir bandang dan tanah longsor menghantam Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali....

Next Post
Motor Listrik MBG: Efisiensi Logistik atau Distorsi Anggaran?

Motor Listrik MBG: Efisiensi Logistik atau Distorsi Anggaran?

Recommended

Lisa BLACKPINK Berubah Jadi “Bad Angel”, EDM Futuristik Ini Bikin Heboh

Lisa BLACKPINK Berubah Jadi “Bad Angel”, EDM Futuristik Ini Bikin Heboh

April 10, 2026
Nathan & Geypens Comeback: Drama Administrasi Hampir Menghentikan Mimpi

Nathan & Geypens Comeback: Drama Administrasi Hampir Menghentikan Mimpi

April 10, 2026

Popular

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

April 9, 2026

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

April 9, 2026

“Jangan Buang Ibu”: Kisah Haru atau Cermin Realita yang Kita Hindari?

April 10, 2026

21 Ribu Motor Listrik MBG Tuai Sorotan, Ada Apa?

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.