Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dukono Kembali Erupsi: Waspada atau Kita Mulai Kebal dengan Bahaya?

by dimas
April 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Pagi di Halmahera Utara tak lagi sekadar rutinitas biasa. Saat sebagian warga memulai aktivitas, Gunung Dukono justru kembali “berbicara” lewat erupsi.

Letusan ini bukan yang pertama. Dan mungkin, bukan yang terakhir.

Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Jumat (10/4/2026) pagi sekitar pukul 08.09 WIT. Kolom abu vulkanik terpantau menjulang hingga 1.200 meter di atas puncak gunung.

Kolom Abu Tebal Mengarah ke Timur Laut

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono, memastikan erupsi terlihat jelas dari pos pemantauan.

“Erupsi tadi sekitar pukul 08.09 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.200 meter di atas puncak,” ujar Bambang.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak cukup tebal dan bergerak condong ke arah timur laut. Data seismogram mencatat amplitudo maksimum mencapai 15 mm dengan durasi erupsi sekitar 68 detik.

Artinya, aktivitas ini bukan sekadar letusan kecil yang bisa diabaikan.

Aktivitas Menurun, Tapi Ancaman Belum Hilang

Menariknya, secara umum aktivitas vulkanik Dukono disebut mulai menurun. Namun, frekuensi letusan masih tergolong tinggi.

Status gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut itu masih berada di Level II atau Waspada.

Ini yang sering luput menurun bukan berarti aman.

Warga Diminta Tetap Waspada

Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.

Abu vulkanik yang keluar secara periodik bisa berubah arah sewaktu-waktu, tergantung kondisi angin.

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” jelas Bambang.

Warga juga diminta menyiapkan masker guna menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu.

Ini Bukan Sekadar Letusan

Kalau dipikir-pikir, Dukono bukan gunung yang “tiba-tiba” aktif. Ia justru dikenal sebagai salah satu gunung paling konsisten meletus di Indonesia.

Ini bukan kejadian langka. Ini pola.

Pertanyaannya kenapa kita sering memperlakukan kejadian seperti ini sebagai sesuatu yang biasa saja?

Dampaknya Buat Kamu

Kalau kamu tinggal di sekitar wilayah rawan, ini bukan sekadar berita. Ini soal keselamatan.

Abu vulkanik bisa masuk ke paru-paru, mengganggu aktivitas, bahkan merusak pertanian. Dalam jangka panjang, ini bisa berdampak pada ekonomi lokal.

Dan yang lebih penting rasa “terbiasa” justru bisa jadi bahaya terbesar.

Analisis Ringan

Ada kecenderungan publik mulai kebal dengan berita erupsi, terutama dari gunung yang sering aktif seperti Dukono.

Padahal, justru di situlah risikonya. Ketika sesuatu terlalu sering terjadi, kita berhenti menganggapnya serius.

Ini bukan soal panik. Tapi soal kesadaran.

Penutup

Gunung Dukono sudah memberi sinyal. Lagi.

Pertanyaannya sekarang: kita benar-benar mendengarkan, atau cuma menganggapnya suara latar yang lewat begitu saja? @dimas

Tags: bencanaerupsigunungGunung ApiMeletus

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Tambora Meledak, Dunia Mengayuh Masa Depan

Ketika Tambora Meledak, Dunia Mengayuh Masa Depan

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Vibes - Pada 10/04/2026, dunia menandai 211 tahun sejak puncak letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Banyak orang mengenangnya...

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi belum sepenuhnya terang di Lumajang. Namun Gunung Semeru sudah lebih dulu memberi kabar lewat letusan berulang....

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi di Sumatera Barat belum lama dimulai. Tetapi pada Kamis, 16/04/2026, langit di sekitar Gunung Marapi kembali...

Next Post
Kita Bilang Ini Program Gizi, Kok yang Dibahas Malah Motor Listrik MBG?

Motor Listrik MBG? Katanya Program Gizi

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id