• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Tak Tunggu Restu Washington, Israel Siap Serang Iran

Februari 11, 2026
in Global, News
A A
Konsep Otomatis

Kombinasi foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) pada 7 April 2025, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (tengah) pada 20 Maret 2025, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) pada 21 Juni 2025. Perang Israel-Iran berakhir dengan gencatan senjata pada 25 Juni 2025 setelah pertempuran 12 hari.(AFP/SAUL LOEB)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Nada bicara Tel Aviv makin keras. Pejabat pertahanan Israel memperingatkan Amerika Serikat bahwa program rudal balistik Iran kini mereka anggap sebagai ancaman eksistensial. Dalam sejumlah pembicaraan tingkat tinggi dengan Washington, Israel menegaskan satu pesan kunci jika Teheran melewati garis merah, Israel siap menyerang tanpa menunggu restu siapa pun.

Pesan itu bukan isapan jempol. Israel menyampaikannya langsung kepada mitra keamanan utamanya sebagai bagian dari koordinasi strategis yang terus berjalan.


Israel Pamer Opsi Serangan

Menurut sumber keamanan, dalam beberapa pekan terakhir Israel secara terbuka menyampaikan niat untuk menghancurkan kemampuan rudal Iran. Targetnya bukan hanya peluncur, tetapi juga infrastruktur produksi dan fasilitas manufaktur utama.

Para pejabat militer Israel bahkan memaparkan konsep operasional untuk melemahkan program tersebut. Mereka menyebut serangan presisi sebagai opsi nyata.

RelatedPosts

Sopir Diduga Mengantuk, Mikrobus Rombongan Wisata Kecelakaan di Banten

Penyiraman Aktivis KontraS, Empat Personel BAIS TNI Jalani Pemeriksaan

“Kami sudah mengatakan kepada Amerika bahwa kami akan bertindak sendiri jika Iran melewati garis merah soal rudal balistik,” ujar seorang sumber kepada The Jerusalem Post, Minggu (8/2/2026).

Namun, sumber itu menambahkan bahwa Israel belum menilai Iran benar-benar melampaui ambang batas. Meski begitu, Israel terus memantau perkembangan di Iran secara intensif.


“Peluang Emas” Versi Tel Aviv

Bagi petinggi pertahanan Israel, momen saat ini dianggap krusial. Seorang pejabat menyebut situasi ini sebagai “peluang bersejarah” untuk melancarkan pukulan besar terhadap infrastruktur rudal Iran.

Selain itu, Israel juga mempresentasikan daftar target tambahan yang mereka anggap terkait langsung dengan program rudal balistik Teheran. Tujuannya jelas: mencegah Iran membangun kembali sistem persenjataan strategis yang dapat mengancam Israel dan kawasan.


Tak Tunggu Restu Washington, Israel Siap Serang Iran

PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan) dalam sebuah pertemuan. Juru bicara Gedung Putih mengatakan Trump terkejut dengan serangan Israel ke Suriah dan gereja Katolik di Gaza. (GPO/Avi Ohayon)

Trump Bikin Israel Waswas

Meski terus berkoordinasi, Israel menyimpan kegelisahan tersendiri terhadap pendekatan Presiden AS Donald Trump. Sejumlah pejabat khawatir Trump memilih skema serangan terbatas, seperti operasi AS terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Menurut mereka, pendekatan setengah hati justru berisiko. Serangan parsial dinilai hanya menyentuh permukaan, sementara kemampuan inti Iran tetap utuh.

“Kekhawatirannya, Trump bisa menyerang beberapa target, mengklaim sukses, lalu meninggalkan Israel menghadapi konsekuensinya,” kata seorang pejabat militer. Ia menegaskan, model seperti itu tidak akan menghilangkan ancaman utama.


IDF Siapkan Barisan

Di tengah ketegangan ini, Brigadir Jenderal Omer Tishler calon komandan Angkatan Udara Israel dijadwalkan mendampingi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam kunjungan ke AS. Ia akan mewakili Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir.

Menariknya, saat ini Israel tak memiliki atase pertahanan di Washington. Keputusan itu muncul setelah Menteri Pertahanan Israel Katz menolak menyetujui kandidat militer untuk posisi tersebut.

Di panggung global, Israel kini berbicara dengan nada ultimatum. Pertanyaannya tinggal satu: ketika ancaman terus dikibarkan, siapa yang benar-benar siap menanggung ledakan berikutnya? @esp

Tags: Amerika SerikatASBenjamin NetanyahuDonald TrumpIranIsraelPerdana MenteriRudal BalistikserangTeheranTel Avivtrumpwashington
Next Post
Minions & Monsters Rilis Trailer Perdana, Siap Kuasai Box Office Lagi?

Minions & Monsters Rilis Trailer Perdana, Siap Kuasai Box Office Lagi?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.