Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Setelah Lama di Belanda, Arca Shiva dan Prasasti Damalung Akhirnya Pulang

April 8, 2026
in Nasional, News
A A
Setelah Lama di Belanda, Arca Shiva dan Prasasti Damalung Akhirnya Pulang

Arca Shiva abad ke-13 dan Prasasti Damalung abad ke-15 segera dipulangkan dari Belanda ke Indonesia, sebagai bagian dari upaya pemulihan warisan budaya nasional. (Foto Dok. Kementerian Kebudayaan)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Dua benda bersejarah milik Indonesia yang lama “tertinggal” di Eropa akhirnya kembali. Pemerintah memastikan Arca Shiva dan Prasasti Damalung segera dipulangkan dari Belanda ke Tanah Air.

Kesepakatan Resmi di Den Haag

Proses pemulangan ini mendapat landasan kuat setelah penandatanganan kesepakatan pada 31 Maret 2026 di Den Haag.

Duta Besar RI untuk Belanda Laurentius Amrih Jinangkung dan Direktur Jenderal Kebudayaan dan Media Belanda Youssef Louakili langsung meneken perjanjian tersebut.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen kedua negara dalam kerja sama pengembalian artefak budaya.

“Pemulihan Memori Kolektif Bangsa”

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menilai pemulangan ini lebih dari sekadar pemindahan benda.

BacaJuga

Bukan Sekadar Tutup Toko, Ini Strategi Bertahan di Era E-Commerce

H&M Tutup 160 Toko: Strategi Cerdas atau Tanda Ritel Fisik Mulai Tumbang?

“Ini adalah pemulihan memori kolektif bangsa dan langkah nyata menuju rekonsiliasi sejarah. Warisan budaya harus kembali kepada masyarakat yang menjadi pemiliknya,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa artefak bukan hanya objek, tetapi bagian dari identitas bangsa.

Dari Museum Belanda ke Museum Nasional

Sebelumnya, kedua benda bersejarah tersebut menjadi koleksi di Wereldmuseum Amsterdam dan Wereldmuseum Leiden.

Kini, pemerintah tengah mengirim keduanya ke Indonesia. Setelah tiba, Arca Shiva dan Prasasti Damalung akan diserahkan ke Museum Nasional Indonesia.

Bukan yang Pertama, Bukan yang Terakhir

Pemulangan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah.

Sebelumnya, pada 2024, Indonesia berhasil membawa pulang 288 benda cagar budaya dari Belanda. Setahun kemudian, fosil Manusia Jawa yang telah berada di luar negeri lebih dari satu abad juga kembali ke Tanah Air.

Artinya, langkah ini bukan insidental, melainkan strategi jangka panjang untuk mengembalikan warisan budaya.

Sejarah yang Pulang ke Rumah

Pemulangan artefak bukan hanya soal benda, tetapi juga soal keadilan sejarah.

Dengan kembalinya Arca Shiva dan Prasasti Damalung, Indonesia tidak sekadar menerima kembali peninggalan masa lalu tetapi juga memulihkan cerita yang sempat terputus. @dimas

Tags: Arca ShivaArtefakBudayaIndonesiamuseumNasionalNusantaraPrasasti DamalungRepatriasiSejarahWarisan

REKOMENDASI TABOOO

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Di tengah dunia yang makin panas oleh konflik, satu klaim muncul dan terasa menenangkan. Indonesia masuk daftar...

Yang Diperbanyak Motor, yang Dibatasi Riset: Ini Prioritas atau Ilusi?

Yang Diperbanyak Motor, yang Dibatasi Riset: Ini Prioritas atau Ilusi?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Talk - Negara bergerak cepat. Namun, ke mana arah langkah itu?Saat pemerintah menyiapkan 25.000 motor, hanya 13.000 riset yang...

Peci, Kamera, dan Kekuasaan: Siapa Mengendalikan Citra Soekarno di Istana?

Peci, Kamera, dan Kekuasaan: Siapa Mengendalikan Citra Soekarno di Istana?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Vibes - Di Istana, kamera tidak pernah berdiri netral. Justru sebaliknya, satu jepretan bisa mengubah posisi wartawan dalam hitungan...

Next Post
Mobil “Merah Putih”, Tapi Bukan Buatan Sendiri

Mobil “Merah Putih”, Tapi Bukan Buatan Sendiri

Recommended

Viral Pecahan Roket di Lampung, Hoaks atau Nyata? Ini Jawabannya

Viral Pecahan Roket di Lampung, Hoaks atau Nyata? Ini Jawabannya

April 6, 2026
Kedelai Naik, Tahu-Tempe Menyusut: Bertahan atau Pelan-Pelan Tumbang?

Kedelai Naik, Tahu-Tempe Menyusut: Bertahan atau Pelan-Pelan Tumbang?

April 8, 2026

Popular

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

April 10, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Tabooo.id Mulai Bedah Pemikiran Tokoh Besar

April 11, 2026

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

April 10, 2026

Parkir Berbayar Tapi Tak Aman: Siapa Harus Bertanggung Jawab?

April 11, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.