Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rupiah Naik ke Rp16.744, Efek Kebijakan Trump Mulai Terasa

by eko
Februari 26, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Nilai tukar rupiah menguat saat pembukaan perdagangan Kamis (26/2/2026) ke level Rp16.744 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda naik 56 poin atau sekitar 0,33 persen dibanding posisi sebelumnya.

Pergerakan ini tidak terjadi tanpa sebab. Ekonom menilai faktor global khususnya kebijakan perdagangan AS menjadi pemicu utama perubahan arah rupiah.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan penguatan rupiah berkaitan erat dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang menegaskan akan mempertahankan kebijakan tarif perdagangan tinggi. Sikap tersebut justru meningkatkan ketidakpastian pasar global dan membuat permintaan terhadap dolar AS melemah.

“Penguatan ini terkait erat dengan penegasan kembali komitmen Trump untuk mempertahankan kebijakan tarif, yang meningkatkan ketidakpastian mengenai arah kebijakan perdagangan AS di masa depan dan meredam permintaan terhadap dolar AS,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Tarif AS Picu Ketidakpastian Global

Pemerintah AS hingga kini belum menunjukkan tanda akan melonggarkan kebijakan tarif. Trump bahkan menyatakan mitra dagang asing kemungkinan akan tetap mengikuti perjanjian perdagangan yang ia buat. Pernyataan tersebut membuka peluang pemerintah AS memanfaatkan tarif sebagai alternatif sumber penerimaan negara, bahkan untuk menggantikan pajak penghasilan.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Sebelumnya, pemerintah AS menaikkan tarif impor sementara dari 10 persen menjadi 15 persen setelah Mahkamah Agung AS membatalkan skema tarif lama. Langkah itu langsung memicu respons pasar keuangan global.

Dalam pidato kenegaraan pada Selasa (24/2/2026) malam waktu AS, Trump mengklaim hampir semua negara dan perusahaan ingin mempertahankan kesepakatan tarif sebelum keputusan Mahkamah Agung keluar. Pernyataan itu mendorong investor global meninjau ulang strategi investasi mereka, termasuk memindahkan sebagian aset dari dolar AS ke instrumen lain.

Efeknya terasa hingga ke Indonesia.

Siapa yang Paling Terdampak?

Penguatan rupiah membawa dampak berbeda bagi setiap kelompok masyarakat.

Importir, pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku luar negeri, serta perusahaan dengan utang dolar menjadi pihak yang paling diuntungkan. Rupiah yang lebih kuat membuat biaya impor dan kewajiban pembayaran lebih ringan.

Sebaliknya, eksportir berpotensi menghadapi tekanan. Nilai tukar yang menguat membuat harga produk Indonesia di pasar internasional relatif lebih mahal.

Bagi masyarakat umum, dampak paling nyata biasanya muncul pada harga barang. Jika tren penguatan bertahan, harga barang impor—seperti elektronik atau bahan baku pangan berpotensi turun. Namun efek tersebut tidak selalu langsung terasa karena faktor distribusi dan kebijakan domestik juga ikut menentukan.

Proyeksi Rupiah Masih Fluktuatif

Analis memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS. Artinya, penguatan saat ini masih terbatas dan tetap rentan berubah mengikuti sentimen global berikutnya.

Pasar keuangan Indonesia memang sangat sensitif terhadap kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Ketika AS mengubah arah, negara berkembang seperti Indonesia ikut menyesuaikan.

Pada akhirnya, nasib rupiah sering kali tidak hanya bergantung pada kondisi ekonomi dalam negeri, tetapi juga keputusan politik di belahan dunia lain. Bagi masyarakat, ukurannya tetap sederhana: kurs boleh naik turun, tetapi harga kebutuhan sehari-hari yang menentukan apakah ekonomi benar-benar terasa membaik atau tidak. @eko

Tags: BisnisDollarRupiah

Kamu Melewatkan Ini

Pabrik China Tetap Ngebut, Belanja Konsumen Melambat

Pabrik China Tetap Ngebut, Belanja Konsumen Melambat

by Tabooo
Agustus 17, 2026

Pabrik China masih bergerak cepat, tetapi konsumennya mulai menahan belanja. Data Juli memperlihatkan jurang produksi dan permintaan makin terbuka.

Media Asing Soroti Prabowonomics, Ada Apa?

Media Asing Soroti Prabowonomics, Ada Apa?

by Tabooo
Agustus 4, 2026

Media Australia dan Belanda menyoroti arah Prabowonomics ketika rupiah melemah, modal asing keluar, dan independensi Bank Indonesia mulai dipertanyakan.

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

by dimas
Juli 28, 2026

Mundurnya Perry Warjiyo memicu pertanyaan tentang independensi Bank Indonesia. Di tengah tekanan rupiah, kepercayaan pasar menjadi ujian terbesar bagi bank...

Next Post
Ngabuburit Maksimal: Vibes Ramadan di Balai Kota Solo

Ngabuburit Maksimal: Vibes Ramadan di Balai Kota Solo

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id