Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rupiah Bisa Tembus Rp17 Ribu di 2026, Geopolitik Jadi Biang Kerok

by teguh
Januari 2, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Awal 2026 belum ramah bagi rupiah. Sejumlah analis pasar uang memprediksi nilai tukar mata uang Garuda bakal melemah dan bahkan berpotensi menembus level Rp17 ribu per dolar AS.

Penyebabnya bukan hal baru, tapi skalanya makin besar: geopolitik global yang terus memanas.

Uang Global Kabur, Rupiah Kena Getah

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai konflik geopolitik, terutama di Timur Tengah, mendorong investor global menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Investor memilih langkah aman. Mereka memindahkan dananya ke dolar AS dan emas. Alhasil, tekanan langsung menghantam rupiah.

Menurut Ibrahim, konflik berkepanjangan juga menekan ekonomi global. Saat ekonomi dunia melambat, aktivitas ekspor-impor ikut tersendat. Dampaknya merembet ke dalam negeri.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

“Ekspor-impor terganggu. Investasi ikut mandek. Banyak perusahaan akhirnya menahan ekspansi, bahkan ada yang tutup,” ujar Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/12).

Ketika investasi macet, daya beli ikut turun. Saat daya beli melemah, rupiah kehilangan tenaga untuk bertahan.

Rp17 Ribu Dianggap Bukan Hal Aneh

Ibrahim menilai tekanan global bakal mendominasi pergerakan rupiah sepanjang 2026. Ia bahkan menganggap pelemahan hingga Rp17 ribu per dolar AS bukan lagi skenario ekstrem.

“Kalau rupiah di atas Rp17 ribu, saya anggap itu wajar dalam kondisi global seperti sekarang,” katanya.

Pandangan serupa datang dari analis Doo Financial Futures, Lukman Leong. Ia melihat peluang pelemahan rupiah makin terbuka karena prospek pemangkasan suku bunga The Fed kian mengecil.

Di sisi lain, kebijakan dalam negeri justru memberi tekanan tambahan.

Suku Bunga Turun, Rupiah Kehilangan Daya Tarik

Lukman menilai pelonggaran kebijakan oleh Bank Indonesia dan pemerintah meningkatkan likuiditas, tetapi sekaligus menggerus daya tarik rupiah di mata investor.

“Suku bunga yang lebih rendah membuat mata uang menjadi kurang menarik,” ujar Lukman.

Ia menambahkan, situasi bakal memburuk jika tensi geopolitik di Laut Karibia dan Laut China Selatan meningkat. Konflik di kawasan strategis itu bisa kembali memicu arus modal keluar.

Dengan berbagai faktor tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.300 hingga Rp17.300 per dolar AS sepanjang 2026.

Asumsi APBN vs Realitas Pasar

Pemerintah sendiri memasang asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS dalam APBN 2026. Angka ini lebih lemah dibanding asumsi APBN 2025 yang berada di Rp16 ribu.

Bank Indonesia tetap menyatakan sikap optimistis. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan komitmen menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamental ekonomi.

“Kami akan menjaga nilai tukar di sekitar Rp16.500, bahkan Rp16.400 per dolar AS tahun depan,” ujar Perry dalam acara BIRAMA 2025, Senin (1/12/2026).

Siapa Diuntungkan, Siapa Kena Imbas?

Eksportir bisa tersenyum karena rupiah lemah membuat produk mereka lebih kompetitif. Namun, konsumen dan pelaku impor harus bersiap menanggung harga yang lebih mahal.

Biaya hidup berpotensi naik, sementara daya beli belum tentu ikut menguat.

Rupiah mungkin masih bisa dijaga di atas kertas. Tapi pasar punya logika sendiri. Dan jika dunia terus bergolak, angka Rp17 ribu bisa berubah dari prediksi menjadi kenyataan. @teguh

Tags: APBNDollarGeopolitikInvestorKonflik DuniaNaikPengamatPrediksiRupiahSuku Bunga

Kamu Melewatkan Ini

Harga Pangan Global Naik Serempak, Perang dan El Nino Jadi Pemicu Utama

Perang Timur Tengah dan Bayangan Kelaparan Global yang Mulai Nyata

by dimas
Mei 9, 2026

Isunya tidak hanya tentang kenaikan harga pangan dan pupuk global, tetapi juga bagaimana perang, kebijakan energi, dan krisis iklim perlahan...

Arsenal vs PSG: Ketika Benteng Tangguh Bertemu Insting Membunuh

Arsenal vs PSG: Ketika Benteng Tangguh Bertemu Insting Membunuh

by eko
Mei 7, 2026

Sepak bola modern selalu terjebak dalam satu perdebatan lama: pertahanan memenangkan trofi, atau serangan memenangkan segalanya. Final Liga Champions 2025/2026...

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

by teguh
Mei 8, 2026

Kamu pasti pernah berharap kuota internet tidak hangus. Tanpa masa aktif. Bisa dipakai kapan saja. Kedengarannya ideal. Tapi operator seluler...

Next Post
Apple 2026: Inovasi Nyata atau Sekadar Upgrade yang Dipoles?

Apple 2026: Inovasi Nyata atau Sekadar Upgrade yang Dipoles?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Culture

© 2026 Tabooo.id