Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rewang: Tradisi Lama atau Kebersamaan yang Kita Tinggalkan?

by eko
April 17, 2026
in Talk
A A
Home Talk
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Talk – Kadang, yang menghangatkan hajatan bukan tenda besar atau katering mahal. Justru suara pisau beradu dengan talenan, obrolan ringan mengalir, lalu tawa pecah tanpa aba-aba.

Di situlah rewang benar-benar hidup. Rewang terlihat sederhana. Namun, di balik kesederhanaannya, ia menyimpan kekuatan yang sulit tergantikan.

Di banyak kampung, rewang selalu hadir setiap ada hajatan. Sejak pagi, orang-orang datang. Mereka duduk di lantai sempit, memotong daging, mengiris cabai, lalu meracik bumbu dalam jumlah besar. Tidak ada daftar tugas dan tidak ada upah. Namun, semua orang bergerak seolah sudah paham perannya.

Yang satu memotong daging.
Yang lain menyiapkan bumbu.
Beberapa orang mengiris cabai sampai mata perih, tetapi mereka tetap bercanda.

Suasana ini langsung menumbuhkan kebersamaan yang tidak bisa dibeli.

Ini Belum Selesai

Iman Tanpa Akal: Jalan Menuju Kesalehan atau Kebodohan?

Banjir Bandang Sumatera: Apa Arti Astacita Jika Desa Terus Tenggelam?

Saat yang Praktis Mulai Menggeser yang Hangat

Namun, pemandangan ini mulai jarang terlihat. Kini, banyak keluarga memilih jasa katering karena terasa lebih praktis dan cepat. Mereka menyelesaikan semua urusan tanpa repot dan tanpa memanggil banyak orang.

Hajatan memang tetap rapi. Makanan tetap tersaji tepat waktu. Dapur pun tidak lagi riuh.

Akan tetapi, suasananya jelas berubah.

Dulu, dapur hajatan menjadi tempat orang bertukar cerita. Di sana, orang bercanda sambil bekerja. Di sana pula, orang merasa dibutuhkan. Sekarang, dapur terasa sepi. Tenaga profesional datang, bekerja, lalu pulang tanpa ikatan emosional.

Perubahan ini tidak muncul karena katering salah. Perubahan ini muncul karena cara hidup ikut berubah.

Rewang Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Sistem Sosial

Ketika orang meninggalkan rewang, mereka tidak hanya kehilangan tenaga gotong royong.

Rewang selama ini menjaga hubungan antarwarga. Rewang membuat orang saling kenal, saling bantu, dan saling merasa memiliki.

Tanpa rewang, tetangga mudah berubah menjadi sekadar orang yang tinggal bersebelahan. Mereka bukan lagi orang yang pernah tertawa bersama di dapur sempit saat hajatan.

Ironisnya, ketika komunikasi makin mudah lewat ponsel, orang justru makin sulit merasakan kedekatan.

Yang Diam-Diam Hilang dari Kampung Kita

Kini, kita semakin sibuk. Kita menghitung waktu dengan uang. Kita menilai tenaga dengan upah. Karena itu, kita mengukur hampir semua hal dengan efisiensi.

Namun, di balik efisiensi itu, rasa memiliki terhadap lingkungan ikut memudar.

Dampaknya memang tidak langsung terlihat. Hajatan tetap meriah. Makanan tetap enak. Tamu tetap ramai.

Meski begitu, tidak ada jasa yang bisa menggantikan kebersamaan yang tumbuh dari kerja bersama.

Kita mungkin masih tinggal berdekatan, tetapi belum tentu benar-benar dekat.

Modern Boleh, Tapi Jangan Sampai Sendiri

Rewang bukan tradisi kuno yang harus ditinggalkan. Rewang justru menawarkan cara sederhana untuk menjaga hubungan sosial tetap hidup. Ia mengajarkan bahwa kebersamaan tidak selalu butuh acara besar. Cukup duduk bersama, bekerja bersama, dan saling membantu.

Pertanyaannya sederhana, tetapi menampar:

Kita memang makin modern. Namun, apakah kita juga makin sendirian?@eko

Tags: Budaya IndonesiaBudaya JawaGotong RoyongKebersamaanModernisasi

Kamu Melewatkan Ini

Kolam Segaran: Jejak Majapahit di Atas Riak Air

Kolam Segaran: Jejak Majapahit di Atas Riak Air

by teguh
Juni 5, 2026

Fajar baru saja menyentuh langit Trowulan ketika cahaya keemasan perlahan memantul di permukaan Kolam Segaran. Udara pagi masih terasa sejuk....

Saujana Malam dan Monumen Perahu Penjaga Sejarah Mojokerto

Saujana Malam dan Monumen Perahu Penjaga Sejarah Mojokerto

by teguh
Juni 5, 2026

Malam perlahan menyelimuti Kota Mojokerto. Sisa cahaya senja tenggelam di balik cakrawala. Lampu-lampu jalan mulai mengambil alih tugas matahari dan...

Ketika Franky Sahilatua Menulis Luka Bangsa dari Sebuah Terminal

Ketika Franky Sahilatua Menulis Luka Bangsa dari Sebuah Terminal

by teguh
Juni 4, 2026

Suara mesin bus meraung memecah siang. Debu beterbangan mengikuti langkah para penumpang yang datang dan pergi di sebuah terminal. Matahari...

Next Post
Kasus Air Keras Andrie Yunus, Koalisi Tolak Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus: Dendam Pribadi atau Sistem yang Bekerja di Balik Layar

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id