Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rewang: Tradisi Lama atau Kebersamaan yang Kita Tinggalkan?

by eko
April 17, 2026
in Talk
A A
Home Talk
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Talk – Kadang, yang menghangatkan hajatan bukan tenda besar atau katering mahal. Justru suara pisau beradu dengan talenan, obrolan ringan mengalir, lalu tawa pecah tanpa aba-aba.

Di situlah rewang benar-benar hidup. Rewang terlihat sederhana. Namun, di balik kesederhanaannya, ia menyimpan kekuatan yang sulit tergantikan.

Di banyak kampung, rewang selalu hadir setiap ada hajatan. Sejak pagi, orang-orang datang. Mereka duduk di lantai sempit, memotong daging, mengiris cabai, lalu meracik bumbu dalam jumlah besar. Tidak ada daftar tugas dan tidak ada upah. Namun, semua orang bergerak seolah sudah paham perannya.

Yang satu memotong daging.
Yang lain menyiapkan bumbu.
Beberapa orang mengiris cabai sampai mata perih, tetapi mereka tetap bercanda.

Suasana ini langsung menumbuhkan kebersamaan yang tidak bisa dibeli.

Ini Belum Selesai

Saat Rasa Manis Menjadi Kebiasaan yang Mahal

Retret Tak Menjamin Integritas: Korupsi Lahir dari Kekosongan Nurani

Saat yang Praktis Mulai Menggeser yang Hangat

Namun, pemandangan ini mulai jarang terlihat. Kini, banyak keluarga memilih jasa katering karena terasa lebih praktis dan cepat. Mereka menyelesaikan semua urusan tanpa repot dan tanpa memanggil banyak orang.

Hajatan memang tetap rapi. Makanan tetap tersaji tepat waktu. Dapur pun tidak lagi riuh.

Akan tetapi, suasananya jelas berubah.

Dulu, dapur hajatan menjadi tempat orang bertukar cerita. Di sana, orang bercanda sambil bekerja. Di sana pula, orang merasa dibutuhkan. Sekarang, dapur terasa sepi. Tenaga profesional datang, bekerja, lalu pulang tanpa ikatan emosional.

Perubahan ini tidak muncul karena katering salah. Perubahan ini muncul karena cara hidup ikut berubah.

Rewang Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Sistem Sosial

Ketika orang meninggalkan rewang, mereka tidak hanya kehilangan tenaga gotong royong.

Rewang selama ini menjaga hubungan antarwarga. Rewang membuat orang saling kenal, saling bantu, dan saling merasa memiliki.

Tanpa rewang, tetangga mudah berubah menjadi sekadar orang yang tinggal bersebelahan. Mereka bukan lagi orang yang pernah tertawa bersama di dapur sempit saat hajatan.

Ironisnya, ketika komunikasi makin mudah lewat ponsel, orang justru makin sulit merasakan kedekatan.

Yang Diam-Diam Hilang dari Kampung Kita

Kini, kita semakin sibuk. Kita menghitung waktu dengan uang. Kita menilai tenaga dengan upah. Karena itu, kita mengukur hampir semua hal dengan efisiensi.

Namun, di balik efisiensi itu, rasa memiliki terhadap lingkungan ikut memudar.

Dampaknya memang tidak langsung terlihat. Hajatan tetap meriah. Makanan tetap enak. Tamu tetap ramai.

Meski begitu, tidak ada jasa yang bisa menggantikan kebersamaan yang tumbuh dari kerja bersama.

Kita mungkin masih tinggal berdekatan, tetapi belum tentu benar-benar dekat.

Modern Boleh, Tapi Jangan Sampai Sendiri

Rewang bukan tradisi kuno yang harus ditinggalkan. Rewang justru menawarkan cara sederhana untuk menjaga hubungan sosial tetap hidup. Ia mengajarkan bahwa kebersamaan tidak selalu butuh acara besar. Cukup duduk bersama, bekerja bersama, dan saling membantu.

Pertanyaannya sederhana, tetapi menampar:

Kita memang makin modern. Namun, apakah kita juga makin sendirian?@eko

Tags: Budaya IndonesiaBudaya JawaGotong RoyongKebersamaanModernisasi

Kamu Melewatkan Ini

Gotong Royong Naik Kelas: Warga Menambal Jalan, Negara Menambal Alasan

Gotong Royong Naik Kelas: Warga Menambal Jalan, Negara Menambal Alasan

by dimas
Juli 18, 2026

Gotong royong tak lagi sekadar budaya, tetapi menjadi kritik ketika warga memperbaiki jalan yang diabaikan negara. Benarkah modal sosial kini...

Pecel Bukan Lahir di Madiun? Jejak Sejarahnya Justru Berawal dari Tanah Mataram

Pecel Bukan Lahir di Madiun? Jejak Sejarahnya Justru Berawal dari Tanah Mataram

by jeje
Juli 16, 2026

Bagaimana jika selama ini kita salah mengenal asal-usul pecel? Madiun memang sukses membangun reputasi nasi pecel sebagai identitas daerah. Namun,...

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

by dimas
Juli 11, 2026

Nganglang Desa Winongo mengajarkan bahwa menjaga batas wilayah bukan sekadar tradisi, tetapi cara merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas kampung. Tabooo.id...

Next Post
Kasus Air Keras Andrie Yunus, Koalisi Tolak Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus: Dendam Pribadi atau Sistem yang Bekerja di Balik Layar

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id