Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Retret Hambalang: Prabowo Fokus Bencana dan Swasembada

by dimas
Januari 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri, wakil menteri, serta kepala lembaga negara ke kediaman pribadinya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026) siang. Dalam pertemuan tertutup yang dikemas sebagai retret kabinet itu, Prabowo ingin memastikan arah kebijakan pemerintah tetap solid di tengah tantangan bencana alam, tekanan ekonomi global, dan target besar pembangunan nasional.

Sejak siang hari, mobil dinas berpelat RI satu per satu memasuki gerbang Hambalang. Para menteri Kabinet Merah Putih tampak hadir lengkap, menandai keseriusan agenda yang dibawa Presiden. Prabowo tidak sekadar menggelar pertemuan rutin, tetapi mendorong konsolidasi menyeluruh antar-kementerian agar program prioritas berjalan serempak.

Pemulihan Bencana Jadi Agenda Mendesak

Pemerintah menempatkan pemulihan pascabencana sebagai salah satu fokus utama retret. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden meminta percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi di wilayah terdampak bencana, terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian pada daerah lain yang masih menghadapi dampak bencana hidrometeorologi.

Menurut Prasetyo, Presiden telah menginstruksikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan lebih efektif. Kementerian Koordinator PMK, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjadi garda depan dalam memastikan bantuan dan pemulihan tidak tersendat di lapangan.

Di tengah curah hujan tinggi yang terus berlangsung, Prabowo juga menekankan pentingnya langkah antisipatif. Pemerintah diminta tidak menunggu bencana datang, tetapi aktif memitigasi risiko demi melindungi masyarakat, khususnya di wilayah rawan longsor dan banjir.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Evaluasi dan Target Besar Program Makan Bergizi Gratis

Selain bencana, Prabowo memanfaatkan retret untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan ini telah berjalan satu tahun sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025. Presiden ingin memastikan program tersebut benar-benar menyentuh kelompok paling rentan, terutama anak-anak dan keluarga miskin.

Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat MBG pada 2026. Oleh karena itu, Prabowo meminta jajaran kabinet melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari distribusi, kualitas gizi, hingga efektivitas anggaran. Target besar itu, menurut pemerintah, hanya bisa tercapai jika seluruh kementerian bergerak dengan ritme yang sama.

Dorong Swasembada Pangan dan Energi

Retret Hambalang juga menjadi panggung penguatan agenda swasembada. Setelah Indonesia mencatatkan sejarah tidak mengimpor beras sepanjang 2025, Prabowo ingin capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi sesaat. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi pangan nasional agar ketahanan pangan semakin kokoh.

Di sisi lain, Presiden menaruh perhatian serius pada swasembada energi. Realisasi lifting minyak yang melampaui target APBN 2025 menjadi modal awal. Namun, Prabowo menilai percepatan tetap diperlukan agar Indonesia tidak terus bergantung pada energi impor. Pemerintah pun mendorong optimalisasi sumber daya nasional sebagai bagian dari kedaulatan ekonomi.

Konsolidasi Kabinet di Tengah Tekanan Global

Menjelang dimulainya retret, sejumlah menteri menegaskan bahwa pertemuan di Hambalang berfokus pada arahan Presiden. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut para menteri siap mendengarkan dan menindaklanjuti instruksi kepala negara terkait program-program strategis.

Pertemuan ini mencerminkan upaya Prabowo menjaga kekompakan kabinet di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Ketika krisis dan bencana datang silih berganti, pemerintah berusaha memastikan negara tetap hadir dan bekerja.

Retret Hambalang akhirnya bukan sekadar pertemuan elite, melainkan sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak lebih cepat dan lebih terkoordinasi. Tantangannya jelas janji besar harus bertemu dengan kerja nyata, karena di balik setiap kebijakan, ada jutaan warga yang menunggu hasilnya. @dimas

Tags: bencanaEnergihambalangKabinetKebijakanMakan Bergizi GratisMerah PutihNasionalPanganPemerintahanPemulihanPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Konsep Otomatis

Dari Operator Produksi ke Pembunuh: Fakta Kasus Anak Politisi PKS di Cilegon

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id