Specta Night Madiun meramaikan PSC dengan hiburan, komunitas, dan mobil modifikasi. Lebih dari 10.000 warga ikut memadati kawasan.
Tabooo.id: Madiun – Pahlawan Street Center (PSC) Madiun kembali ramai pada Sabtu malam, 19 September 2026. Program Specta Night mengajak warga menikmati hiburan sekaligus melihat aksi berbagai komunitas melalui konsep Car Free Night (CFN).
Sejumlah mobil modifikasi menarik perhatian pengunjung di sisi timur PSC. Di area replika Patung Liberty, warga menikmati musik, vokal solo, dan pertunjukan tari.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun turut menyambangi lokasi. Ia melihat langsung aktivitas warga dan komunitas yang mengisi malam tersebut.
Pemkot Masih Mencari Format
Bagus menyebut Specta Night masih masuk tahap uji coba. Pemkot Madiun akan melihat respons warga dan mengevaluasi pelaksanaan sebelum menentukan konsep berikutnya.
“Ya ini sebenarnya kan pertama kali kita berharap Specta Night ini kita coba trial dengan pola setengah jalan tadi, tapi ternyata harus full begitu,” ujar Bagus.
Menurut Bagus, Pemkot ingin membawa konsep yang lebih luas. Pemerintah tidak hanya mengejar keramaian, tetapi juga ingin memberi ruang bagi komunitas untuk menunjukkan karya.
“Ini adalah tempat ajang kreativitas untuk show. Bagaimana menarik orang malam itu, wisatawan datang di minggu ketiga di setiap bulan itu melihat kreativitas pertunjukan yang nanti akan ditampilkan oleh aktivis atau komunitas-komunitas,” katanya.
PSC Jadi Ruang Ekspresi
Bagus melihat sejumlah aktivitas selama berkeliling kawasan PSC. Musik, tari, dan otomotif mengisi beberapa titik acara.
Pemkot kemudian menyiapkan gagasan baru untuk tahun depan. Pemerintah ingin membagi area acara menjadi beberapa zona seperti konsep Car Free Day.
“Nah ini yang saya harapkan nanti ke depannya ditata ulang di tahun depan, bikin zona-zona seperti saat CFD,” jelasnya.
Pembagian zona dapat membuat setiap komunitas memiliki ruang yang lebih jelas. Pengunjung juga bisa menikmati beragam kegiatan tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Komunitas Bisa Mendaftar
Pemkot Madiun membuka kesempatan bagi komunitas yang ingin tampil dalam Specta Night. Calon peserta dapat menghubungi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun.
Bagus menyebut Disbudparpora menangani agenda Madiun Urban Sunday Experience, Car Free Day, dan Car Free Night.
“Semua komunitas silakan mendaftar, boleh. Nanti akan kita filter, kita bagi per zona,” ujarnya.
Skema tersebut memberi ruang bagi komunitas seni, musik, otomotif, dan kelompok kreatif lainnya untuk ikut meramaikan agenda malam di PSC.
Lebih dari 10.000 Warga Datang
Keramaian terlihat di berbagai sudut PSC. Bagus memperkirakan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 10.000 orang.
“Kalau perkiraan pasti lebih dari 10.000,” ungkapnya.
Jumlah warga yang tinggi ikut memengaruhi arus kendaraan. Beberapa titik mengalami kepadatan sehingga petugas harus segera mengatur akses masuk dan keluar.
Petugas melakukan penyekatan untuk mengurai kendaraan. Mereka juga menutup akses tertentu agar arus tidak semakin padat.
“Iya tadi ada kendala, crowded begitu. Makanya akhirnya kita langsung gerak cepat, kita langsung tutup supaya enggak ada terjadi tumpukan,” pungkasnya.
Evaluasi Jadi Langkah Berikutnya
Pemkot Madiun akan mengevaluasi Specta Night setelah pelaksanaan perdana. Evaluasi mencakup konsep acara, pembagian zona, lalu lintas, serta nama kegiatan.
Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menyusun format berikutnya. Pemkot ingin menjaga PSC sebagai ruang hiburan sekaligus panggung bagi kreativitas warga.
Dengan konsep yang lebih terarah, Specta Night dapat menghadirkan wajah baru hiburan malam di Kota Madiun. Bukan cuma soal ramai, tetapi juga soal karya yang muncul dari komunitas lokal. @eko








