Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Pastikan Pembangunan 2.000 Huntap Korban Banjir Sumatra

by dimas
Desember 16, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah memacu penanganan pascabencana di Sumatra. Presiden Prabowo Subianto memastikan pembangunan 2.000 hunian pengganti bagi korban banjir bandang dan longsor segera dimulai. Pemerintah bahkan menargetkan rumah-rumah itu langsung berstatus hunian tetap (huntap), bukan sekadar tempat singgah sementara.

Prabowo menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025). Ia menyebut proses pembangunan bisa berjalan dalam waktu dekat.

“Saya menerima laporan dari Menteri Perumahan. Kemungkinan mulai Minggu ini kita sudah membangun 2.000 rumah dan langsung menjadi rumah tetap,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menandai perubahan pendekatan pemerintah tidak lagi menunggu proses panjang sebelum memberi kepastian tempat tinggal bagi korban.

Pemerintah Dorong Aksi Nyata, Bukan Alasan Teknis

Prabowo menekankan pentingnya kerja lintas sektor agar pembangunan huntap berjalan cepat. Ia mengarahkan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bergerak serempak. Untuk memastikan koordinasi, pemerintah membentuk Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Melalui Satgas ini, pemerintah ingin memangkas jalur birokrasi yang selama ini sering memperlambat pemulihan pascabencana. Prabowo secara khusus menyoroti persoalan lahan yang kerap dijadikan alasan keterlambatan.

“Gunakan lahan milik negara. Jangan ada alasan mencari tanah. Kalau perlu lahan PTPN atau konsesi hutan, kita pakai,” tegasnya.

Dengan arahan itu, Prabowo mendorong aparatur negara untuk fokus pada solusi, bukan pada hambatan administratif.

Bencana Tak Ditetapkan Nasional, Tapi Tetap Jadi Prioritas

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga merespons desakan agar bencana di Sumatra ditetapkan sebagai bencana nasional. Ia menilai pemerintah tetap bisa bertindak cepat tanpa harus mengubah status tersebut.

Menurutnya, bencana itu melanda tiga provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia. Pemerintah, kata dia, masih mampu mengendalikan situasi sambil terus melakukan pemantauan ketat.

“Saya pantau terus penanganannya. Kita bentuk Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi agar semua berjalan terarah,” ujar Prabowo.

Pernyataan ini menunjukkan sikap pemerintah yang ingin menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan respons lapangan tetap kuat.

Huntap sebagai Pemulihan Jangka Panjang

Pembangunan huntap tidak hanya menyasar kebutuhan fisik berupa rumah. Pemerintah juga ingin memulihkan kehidupan sosial masyarakat terdampak. Dengan status hunian tetap, warga bisa kembali menyusun kehidupan, mengakses layanan publik, dan memulai aktivitas ekonomi tanpa ketidakpastian relokasi ulang.

Prabowo menilai kepastian tempat tinggal menjadi fondasi penting agar pemulihan berjalan menyeluruh. Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah bekerja cepat dan terukur.

“Sekarang saatnya kita bekerja sangat keras,” tambahnya.

Anggaran Siap, Target Tinggal Dieksekusi

Soal pendanaan, Prabowo menutup ruang spekulasi. Ia memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan huntap melalui APBN. Menurutnya, ketersediaan dana berasal dari kebijakan penghematan besar yang dilakukan pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya.

“Anggarannya ada. Kita bisa siapkan karena pemerintah menghemat ratusan triliun,” tegas Prabowo.

Dengan anggaran tersedia dan lahan negara siap digunakan, pemerintah menempatkan tantangan utama pada eksekusi di lapangan.

Pada akhirnya, janji pembangunan 2.000 huntap ini akan berbicara melalui hasil nyata. Korban bencana menunggu rumah, bukan wacana. Dan dari Istana, pesannya jelas ketika negara sudah memutuskan untuk bergerak cepat, lambat bukan lagi pilihan. @dimas

Tags: Banjir SumatraPenanganan BencanaPrabowo SubiantoTanah Longsor

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

by teguh
Juni 12, 2026

"Rakyat tidak membutuhkan narasi kemenangan. Rakyat membutuhkan bukti bahwa negara bekerja." Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung itu mungkin terdengar sederhana....

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Next Post
Negara Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Negara Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id