Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Pastikan Pembangunan 2.000 Huntap Korban Banjir Sumatra

by dimas
Desember 16, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah memacu penanganan pascabencana di Sumatra. Presiden Prabowo Subianto memastikan pembangunan 2.000 hunian pengganti bagi korban banjir bandang dan longsor segera dimulai. Pemerintah bahkan menargetkan rumah-rumah itu langsung berstatus hunian tetap (huntap), bukan sekadar tempat singgah sementara.

Prabowo menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025). Ia menyebut proses pembangunan bisa berjalan dalam waktu dekat.

“Saya menerima laporan dari Menteri Perumahan. Kemungkinan mulai Minggu ini kita sudah membangun 2.000 rumah dan langsung menjadi rumah tetap,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menandai perubahan pendekatan pemerintah tidak lagi menunggu proses panjang sebelum memberi kepastian tempat tinggal bagi korban.

Pemerintah Dorong Aksi Nyata, Bukan Alasan Teknis

Prabowo menekankan pentingnya kerja lintas sektor agar pembangunan huntap berjalan cepat. Ia mengarahkan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bergerak serempak. Untuk memastikan koordinasi, pemerintah membentuk Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Melalui Satgas ini, pemerintah ingin memangkas jalur birokrasi yang selama ini sering memperlambat pemulihan pascabencana. Prabowo secara khusus menyoroti persoalan lahan yang kerap dijadikan alasan keterlambatan.

“Gunakan lahan milik negara. Jangan ada alasan mencari tanah. Kalau perlu lahan PTPN atau konsesi hutan, kita pakai,” tegasnya.

Dengan arahan itu, Prabowo mendorong aparatur negara untuk fokus pada solusi, bukan pada hambatan administratif.

Bencana Tak Ditetapkan Nasional, Tapi Tetap Jadi Prioritas

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga merespons desakan agar bencana di Sumatra ditetapkan sebagai bencana nasional. Ia menilai pemerintah tetap bisa bertindak cepat tanpa harus mengubah status tersebut.

Menurutnya, bencana itu melanda tiga provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia. Pemerintah, kata dia, masih mampu mengendalikan situasi sambil terus melakukan pemantauan ketat.

“Saya pantau terus penanganannya. Kita bentuk Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi agar semua berjalan terarah,” ujar Prabowo.

Pernyataan ini menunjukkan sikap pemerintah yang ingin menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan respons lapangan tetap kuat.

Huntap sebagai Pemulihan Jangka Panjang

Pembangunan huntap tidak hanya menyasar kebutuhan fisik berupa rumah. Pemerintah juga ingin memulihkan kehidupan sosial masyarakat terdampak. Dengan status hunian tetap, warga bisa kembali menyusun kehidupan, mengakses layanan publik, dan memulai aktivitas ekonomi tanpa ketidakpastian relokasi ulang.

Prabowo menilai kepastian tempat tinggal menjadi fondasi penting agar pemulihan berjalan menyeluruh. Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah bekerja cepat dan terukur.

“Sekarang saatnya kita bekerja sangat keras,” tambahnya.

Anggaran Siap, Target Tinggal Dieksekusi

Soal pendanaan, Prabowo menutup ruang spekulasi. Ia memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan huntap melalui APBN. Menurutnya, ketersediaan dana berasal dari kebijakan penghematan besar yang dilakukan pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya.

“Anggarannya ada. Kita bisa siapkan karena pemerintah menghemat ratusan triliun,” tegas Prabowo.

Dengan anggaran tersedia dan lahan negara siap digunakan, pemerintah menempatkan tantangan utama pada eksekusi di lapangan.

Pada akhirnya, janji pembangunan 2.000 huntap ini akan berbicara melalui hasil nyata. Korban bencana menunggu rumah, bukan wacana. Dan dari Istana, pesannya jelas ketika negara sudah memutuskan untuk bergerak cepat, lambat bukan lagi pilihan. @dimas

Tags: Banjir SumatraPenanganan BencanaPrabowo SubiantoTanah Longsor

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Negara Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Negara Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id