Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polri Asesmen 249 WNI dari Kamboja, Telusuri Dugaan Perdagangan Orang

by eko
Februari 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional –Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri mengasesmen 249 WNI bermasalah yang baru pulang dari Kamboja. Tim gabungan menelusuri indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan memetakan pola perekrutan.

Direktur PPA-PPO Brigjen Pol Nurul Azizah mengatakan Polri menggandeng BP2MI dan Kementerian Sosial dalam proses tersebut.

“Kami melakukan penilaian bersama untuk memastikan status mereka,” kata Nurul di Jakarta, Senin (9/2/26).

Pulang dalam Dua Gelombang

Pemerintah memulangkan 249 WNI itu dalam dua kloter pada 22 Januari serta 30–31 Januari 2026. Mereka berangkat dari Myawaddy, Myanmar, dan Phnom Penh, Kamboja—wilayah yang kerap menjadi basis operasi scam online lintas negara.

Tim menemukan sebagian besar perekrut merupakan WNI yang lebih dulu bekerja di Kamboja. Mereka menawarkan pekerjaan sebagai operator e-commerce, customer service, pelayan restoran, hingga judi online.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Para perekrut menyebarkan tawaran lewat Facebook dan Telegram,” ujar Nurul.

Iming-iming Gaji, Realita Eksploitasi

Para perekrut menyiapkan tiket dan mengatur perjalanan. Para WNI itu hanya perlu berangkat menggunakan visa turis. Mereka transit melalui Singapura, Malaysia, atau Thailand sebelum tiba di Kamboja.

Setelah tiba, perusahaan scam online langsung menempatkan mereka di lokasi kerja. Manajemen menetapkan target tinggi dan menuntut jam kerja 14–18 jam per hari.

Perusahaan menyediakan makan dan tempat tinggal, tetapi manajemen melarang mereka keluar gedung dan menempatkan penjagaan ketat di area tersebut.

Sebagian bekerja selama dua bulan, sebagian lain bertahan hingga 1,5 tahun. Perusahaan menjanjikan gaji Rp6–8 juta per bulan. Namun beberapa pekerja tidak menerima upah sama sekali, sementara lainnya menerima pembayaran tunai tanpa sistem jelas.

Hanya Tiga yang Siap Melapor

Dari 249 orang, hanya tiga yang menyatakan siap melapor ke Polda Sumatera Utara.

“Tiga orang itu akan membuat laporan sesuai domisili mereka,” kata Nurul.

Siapa Paling Terdampak?

Para pekerja dan keluarga mereka menanggung dampak terbesar. Banyak yang berangkat karena tekanan ekonomi dan tergiur janji penghasilan besar. Ketika perusahaan menahan mereka dalam sistem kerja tertutup, mereka kehilangan kebebasan sekaligus kepastian pendapatan.

Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana media sosial memudahkan perekrut menjalankan modusnya. Tawaran kerja tampak legal, rutenya terlihat resmi, visanya sah. Namun praktik di lapangan berbicara lain.

Di era digital, jebakan tidak lagi datang dengan paksaan terang-terangan. Ia hadir dalam bentuk lowongan kerja rapi dan harapan yang terlalu cepat dipercaya.

Tags: Bareskrim PolriPerdagangan OrangPolri

Kamu Melewatkan Ini

Polisi Bersama Masyarakat, Mampukah Slogan Jadi Budaya?

Polisi Bersama Masyarakat, Mampukah Slogan Jadi Budaya?

by dimas
Oktober 6, 2026

Polri memperkenalkan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” di bawah Kapolri Suyudi Ario Seto. Mampukah slogan itu berubah menjadi budaya pelayanan? Tabooo.id...

Reshuffle Prabowo: Peta Kekuasaan Bergeser, Dari Istana hingga Polri

Reshuffle Prabowo: Peta Kekuasaan Bergeser, Dari Istana hingga Polri

by dimas
Oktober 1, 2026

Reshuffle Prabowo mengubah sejumlah posisi strategis, dari Istana, kementerian, hingga Polri, dengan 18 pejabat baru untuk sisa masa pemerintahan 2024-2029....

Prabowo Kirim Surpres Ganti Kapolri, Era Listyo Sigit Berakhir

Prabowo Kirim Surpres Ganti Kapolri, Era Listyo Sigit Berakhir

by dimas
Oktober 1, 2026

Prabowo mengirim Surpres ke DPR untuk mengganti Kapolri Listyo Sigit dengan Suyudi Ario Seto. Komisi III DPR segera menggelar uji...

Next Post
“Surat Cinta untuk Masa Mudaku”, Film yang Mengajak Kita Minta Maaf ke Diri Sendiri

“Surat Cinta untuk Masa Mudaku”, Film yang Mengajak Kita Minta Maaf ke Diri Sendiri

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id