Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Politik Bukan Matematika, Tapi Banyak Salah Hitung

by dimas
November 18, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Kalau politik diibaratkan kelas matematika, DPR mungkin jadi tempat di mana “1 + 1 = kompromi.”
Dan kalau kamu tanya siapa gurunya? Ya jelas, Bu Puan.
Ketua DPR RI itu baru saja berbagi cerita soal betapa ribetnya jadi pimpinan DPR. Katanya, ia harus mengatur delapan fraksi agar tetap sejalan “demi bangsa.”
Tapi ya gitu, kadang jalannya ke arah bangsa, kadang malah ke arah masing-masing.

Politik Itu Bukan Matematika, Tapi Kok Tetap Banyak yang Salah Hitung?
Ilustrasi “kelas DPR” gaduh dengan pesan di papan tulis: “Jangan kelihatan ribut di depan publik.”

Puan Maharani dan Rumus Politik Tak Pasti

Dalam acara Parlemen Remaja di Senayan, Puan tampil bak political mom friend bijak, sabar, tapi tetap realistis.
“Namanya politik itu nggak bisa mau-maunya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa politik bukanlah “hitungan satu tambah satu.”
Masuk akal, sih. Soalnya di DPR, satu tambah satu bisa berarti sembilan kursi tambahan.

Puan menegaskan bahwa perbedaan di DPR harus selesai lewat musyawarah, bukan drama.
Menurutnya, perdebatan keras tetap boleh terjadi, asalkan jangan ditonton publik.
Wah, berarti yang sering kita lihat di siaran rapat itu cuma latihan akting ya?
Oscar perlu bikin kategori baru: Best Kompromi Kolektif.

Gen Z, Saatnya Turun ke Arena Politik

Tapi bagian paling menarik bukan soal dramanya, melainkan ajakan Puan untuk generasi muda.
Ia mengajak anak muda supaya tidak antipolitik.
“Kalau mau membangun bangsa, harus lewat lembaga politik,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Investasi dan Harga Sebuah Kepercayaan

Pernyataannya masuk akal. Kalau Gen Z cuma nonton dan komentar di Twitter, siapa yang bakal duduk di kursi rapat nanti?
Masalahnya, banyak anak muda sekarang lebih percaya sama AI daripada parpol, lebih nyaman debat di Discord ketimbang di ruang sidang.
Wajar sih, soalnya rapat online teman kampus aja sering lebih produktif daripada sidang resmi.

Politik Kita, Logika yang Sering Diskon

Tapi di balik semua guyonan itu, ada sindiran serius buat kita.
Kita sering menertawakan politik seolah itu hiburan mingguan, padahal yang sedang dimainkan adalah masa depan kita sendiri.
Kalau generasi muda terus cuek, kursi-kursi DPR bakal diisi lagi oleh orang-orang yang menganggap kompromi itu bagi-bagi jatah, bukan bagi-bagi ide.

Jadi, Puan mungkin benar. Politik memang bukan hitungan 1 tambah 1.
Kadang hasilnya 3, kadang malah minus satu tergantung siapa yang pegang kalkulator.
Tapi kalau generasi muda mulai ikut main, mungkin hasilnya bisa lebih masuk akal.
Bukan karena rumusnya berubah, tapi karena pemainnya ganti.

Punchline:

Di negeri ini, yang sering salah bukan logikanya… tapi siapa yang ngitung. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

by eko
Agustus 21, 2026

Rajamala menempuh perjalanan dari Canthik hingga menjadi ikon Solo. Namun, seberapa jauh masyarakat memahami cerita dan makna di balik wajah...

Karnaval Kemerdekaan dan Upaya Menumbuhkan Nasionalisme Anak

Karnaval Kemerdekaan dan Upaya Menumbuhkan Nasionalisme Anak

by eko
Agustus 21, 2026

Karnaval kemerdekaan memberi ruang bagi anak untuk mengenal budaya, keberagaman, kreativitas, dan kebersamaan sejak dini. Tabooo.id – Setiap Agustus, bendera...

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

by eko
Agustus 21, 2026

Klaim wanita hamil wajib membayar pajak Rp500 ribu per bulan mulai 2027 adalah hoaks. Tidak ada aturan resmi tentang pajak...

Next Post
Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung: Horor, Humor, dan Kegilaan yang Tak Mau Tahu Batas

Kang Solah dari Kang Mak x Nenek Gayung: Horor, Humor, dan Kegilaan Tanpa Batas

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id