Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ngaku Jantan, Mental Kerupuk: Sindrom Cowok Palsu Era Media Sosial

by jeje
November 25, 2025
in Deep
A A
Home Deep
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Deep – Di era ketika “kejantanan” bisa kamu beli dengan cicilan tiga bulan dan filter kamera, banyak laki-laki modern justru tersesat di jalur yang mereka bangun sendiri. Mereka mengejar label jantan dengan penuh ambisi; asal tampak garang di feed, asal otot muncul di gym, dan asal punya sedikit gengsi untuk dipamerkan. Namun, semakin keras mereka memburu citra itu, semakin jauh mereka melangkah dari inti laki-laki itu sendiri.

Selain itu, media sosial ikut menyediakan panggung ideal untuk pertunjukan tersebut. Kejantanan kini berubah menjadi paket visual: lengan berotot, baju mahal, dan parfum yang harganya kadang lebih tinggi dari gaji bulanan. Semua tampil rapi demi satu hal: validasi. Yang penting terlihat kuat, meski hatinya rapuh seperti nota parkir yang tersiram hujan.

Sindiran “sibuk cari jantan, lupa jadi laki-laki” muncul dari kegelisahan itu. Banyak pria yang sangat vokal ketika membahas penampilan, tetapi mereka hilang ketika harus menunjukkan integritas. Mereka berani memamerkan dada, namun ciut ketika harus bertanggung jawab. Mereka gagah saat selfie, tapi kemudian goyah ketika diminta menepati janji sekecil apa pun.

Gagahnya palsu, rapuhnya nyata—dan masyarakat bisa melihatnya dengan jelas.

Sementara itu, toxic masculinity ikut mengisi ruang besar dalam dilema ini. Laki-laki didorong untuk tampak tangguh, tetapi tidak ada yang benar-benar mengajari mereka cara menghadapi rasa takut, kecewa, atau kegagalan. Akhirnya, banyak dari mereka memilih menjadi beban emosional daripada penopang bagi orang-orang terdekatnya.

Ini Belum Selesai

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

Kebangkitan Aktivis Perempuan: Apa Artinya Bagi Demokrasi Indonesia?

Padahal, laki-laki sejati tidak lahir dari volume suara, harga jam tangan, atau kerasnya pukulan. Laki-laki sejati tampil dari keberanian memikul tanggung jawab, dari kejujuran yang ia jaga, dan dari konsistensi yang ia tunjukkan ketika hidup mulai tidak nyaman.

Sederhananya:
Citra bisa kamu poles. Kejantanan bisa kamu palsukan. Namun, kualitas laki-laki hanya bisa kamu buktikan.

Pada akhirnya, topeng macho tetaplah topeng. Dan topeng selalu retak ketika hidup mulai menagih. @jeje

Kamu Melewatkan Ini

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

by dimas
Mei 13, 2026

VOC runtuh karena korupsi besar, penggelapan uang, dan permainan elite kekuasaan. Dua abad berlalu, Indonesia masih menghadapi pola lama jabatan...

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

by eko
Mei 13, 2026

Kucumbu Tubuh Indahku bukan sekadar film yang memancing kontroversi. Film karya Garin Nugroho itu berubah menjadi simbol benturan besar antara...

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

by Naysa
Mei 13, 2026

Reformasi 1998 tidak hanya menjatuhkan rezim Orde Baru, tapi juga membuka janji besar tentang demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia....

Next Post
Turun Berat Badan di Usia 50? Masih Bisa Banget!

Turun Berat Badan di Usia 50? Masih Bisa Banget!

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id