Tabooo.id: Teknologi – Motorola akhirnya kembali ke pasar tablet setelah lama “menghilang” sejak 2011. Kali ini, mereka tidak sekadar bernostalgia. Mereka langsung masuk ke kebutuhan paling relevan hari ini koneksi antar perangkat.
Lewat Moto Pad (2026), Motorola mencoba menjawab satu hal sederhana kenapa hidup digital kita masih terasa terpecah di banyak layar?
Smart Connect: Bukan Fitur, Tapi Solusi
Motorola membekali tablet ini dengan fitur Smart Connect. Fitur ini memungkinkan kamu menghubungkan tablet dengan ponsel dan PC secara langsung.
Kamu bisa pindah file, lanjut kerja, atau berbagi layar tanpa ribet. Semua terasa lebih mulus dan praktis.
Motorola juga menyematkan Circle to Search with Google. Kamu cukup melingkari objek di layar untuk mencari atau menerjemahkannya tanpa harus keluar aplikasi.
Scrolling sekarang bukan cuma cepat, tapi juga cerdas.
Layar Tajam, Hiburan Lebih Nendang
Moto Pad (2026) mengusung layar 11 inci dengan resolusi 2,5K dan refresh rate 90 Hz. Visual tampil tajam dan halus, cocok untuk belajar atau menikmati konten hiburan.
Motorola juga menanamkan empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos. Sistem audio ini menghadirkan suara lebih imersif dan terasa hidup.
Kadang, kamu memang butuh suara keras untuk menenggelamkan pikiran yang berisik.
Performa Cukup Ngebut untuk Aktivitas Harian
Tablet ini mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6300 dengan dukungan 5G. Motorola memadukannya dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB.
Kombinasi ini cukup kuat untuk multitasking sehari-hari mulai dari kerja ringan sampai hiburan.
Kalau butuh ruang lebih, kamu bisa menambah memori lewat microSD hingga 2 TB.
Baterai Awet, Desain Tetap Simpel
Moto Pad (2026) membawa baterai 7.040 mAh dan mendukung pengisian daya 20 watt. Motorola mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga 12 jam untuk streaming.
Dalam rilisnya (April 2026), Motorola menyebut tablet ini “dirancang untuk penggunaan harian tanpa khawatir kehabisan daya.”
Desainnya juga terlihat minimalis. Motorola menggunakan bodi metal dengan ketebalan 6,99 mm dan bobot 480 gram. Mereka juga menambahkan sertifikasi IP52 agar perangkat tahan cipratan air dan debu ringan.
Harga Masuk Akal, Tapi Belum Tentu Masuk Indonesia
Motorola akan mulai menjual Moto Pad (2026) di Amerika Serikat pada 30 April 2026 melalui T-Mobile dan Metro by T-Mobile.
Mereka membanderol tablet ini dengan harga 249,99 dolar AS (sekitar Rp 4,2 jutaan).
Sayangnya, Motorola belum mengumumkan rencana penjualan di Indonesia.
Jadi, Ini Tablet Buat Siapa?
Moto Pad (2026) memang bukan tablet paling “wah”. Tapi Motorola tidak mengejar itu.
Mereka fokus pada satu hal membuat hidup digital kamu terasa lebih sederhana dan terhubung.
Di tengah banyaknya perangkat yang kamu pakai setiap hari, tablet ini mencoba jadi penghubung bukan sekadar tambahan.
Sekarang pertanyaannya kamu butuh gadget baru, atau justru butuh semua gadget kamu bisa benar-benar nyambung?. @teguh







