Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Menteri Sarawak Sambangi IKN, Air Borneo Siap Buka Rute Baru

by dimas
Desember 12, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali kedatangan tamu penting. Kali ini bukan investor properti, bukan pula pesohor politik, tetapi Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin. Kedatangannya ke Sepaku, Kamis (11/12/2025), membawa satu pesan jelas Sarawak ingin bermain lebih besar di Borneo dan IKN adalah pintu masuknya.

Sarawak menyatakan minat serius membuka kerja sama lintas sektor, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan. Dan mereka datang dengan menu lengkap, bukan sekadar wacana.

Air Borneo: Maskapai Baru, Ambisi Baru

Salah satu proyek yang paling mencuri perhatian adalah Air Borneo, maskapai anyar yang akan diluncurkan Januari 2026. Rutenya menghubungkan kota-kota di Borneo termasuk langsung menuju IKN.

Kalau jadi, Air Borneo bisa memotong waktu perjalanan yang selama bertahun-tahun dipaksa lewat jalur berputar dan transit mahal. Bagi warga Borneo, ini game-changer. Bagi industri penerbangan Indonesia? Bisa jadi alarm.

“Peluang kolaborasi antara IKN dan Borneo sangat besar,” ujar Lee Kim Shin.
Besar? Lebih tepatnya strategis.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

IKN berdiri di wilayah yang sama dengan Sarawak dan Brunei. Artinya, begitu konektivitas dibuka, arus ekonomi dan mobilitas bisa bergerak tanpa hambatan politis dan geografis yang selama ini mengunci potensi Borneo.

Rencana Gila: Kereta Api Tiga Negara

Tidak hanya pesawat, Sarawak juga sedang mengkaji proyek kereta api lintas Indonesia–Malaysia–Brunei.

Kalau visi ini hidup, Borneo akan punya jalur transportasi darat paling ambisius selama puluhan tahun sesuatu yang bahkan ASEAN belum sepenuhnya berani sentuh.

Dampaknya?

  1. Yang diuntungkan: pelaku bisnis lintas batas, sektor logistik, pusat pertumbuhan baru di Borneo.
  2. Yang dirugikan: siapa pun yang selama ini nyaman mengatur tarif logistik mahal dan monopoli transportasi.

IKN: Menjadi Magnet Baru Borneo?

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyambut tawaran tersebut. Ia menegaskan Bandara Internasional Nusantara segera beroperasi sebagai bandara komersial.

IKN punya ambisi jadi “Kota Dunia untuk Semua”. Kedatangan Sarawak jelas menambah legitimasinya. Tapi, bagi rakyat sekitar IKN? Ini bisa berarti peluang kerja baru… atau lonjakan harga yang membuat warga lokal makin terpinggirkan.

Rute Langsung Sarawak–Kaltim: Tiket Tanpa Transit

Dalam kunjungan terpisah di Samarinda, Sarawak juga membahas pembukaan penerbangan langsung Sarawak–Kaltim.

Selama ini warga Sarawak harus transit di Jakarta untuk ke Kalimantan Timur absurditas geografis yang berlangsung bertahun-tahun.

“Harapannya rute langsung bisa dibuka,” kata Lee.

Sekda Kaltim Sri Wahyuni menyambut manis. Bahkan ia menyebut rute tersebut dapat menjadi pintu ke Berau dan Kepulauan Derawan surga wisata yang selama ini terhalang logistik.

Di Balik Diplomasi Manis, Ada Rebutan Pengaruh

Kunjungan ini mungkin terlihat sebagai kerja sama antarwilayah serumpun. Tapi mari jujur:
IKN butuh legitimasi dan konektivitas. Sarawak butuh akses ekonomi baru.

Keduanya sama-sama untung.

Yang perlu diwaspadai adalah:

  1. Apakah konektivitas ini benar-benar untuk masyarakat Borneo?
  2. Atau hanya akan memperlancar perputaran modal lintas negara sementara warga lokal tetap jadi penonton?

IKN Mulai Dilirik Tetangga. Pertanyaannya?

Dengan maskapai baru, rencana kereta antarnegara, dan peluang investasi lintas sektor, Borneo tampaknya siap masuk babak baru.

Tapi satu sindiran tetap relevan.

Pembangunan megah selalu menjanjikan konektivitas. Yang sering ketinggalan justru mereka yang tinggal paling dekat dengan proyek itu.

Semoga kali ini tidak begitu. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

TABOOO Cultural Production: Dari Budaya Menjadi Karya

TABOOO Cultural Production: Dari Budaya Menjadi Karya

by dimas
Juni 28, 2026

TABOOO Cultural Production mengubah budaya lokal Madiun Raya menjadi karya, pengetahuan, dan intellectual property melalui kolaborasi masyarakat. Tabooo.id - Sebuah...

Raden Ronggo Prawirodirjo III: Api Perlawanan dari Madiun

Raden Ronggo Prawirodirjo III: Api Perlawanan dari Madiun

by dimas
Juni 27, 2026

Raden Ronggo Prawirodirjo III menjadi simbol perlawanan dari Madiun. Kisahnya membuktikan bahwa harga diri Jawa tak pernah mudah ditaklukkan. Tabooo.id...

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

by dimas
Juni 27, 2026

Suran Agung PSHW ke-123 menjadi momentum mempererat persaudaraan melalui konsep Purabaya, sekaligus mengajak seluruh warga menjaga ketertiban dan zero insiden....

Next Post
Gibran Minta Usut Tuntas Kecelakaan Mobil MBG

Gibran Minta Usut Tuntas Kecelakaan Mobil MBG

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id