Tabooo.id: Regional – Kabut pagi di lereng Pegunungan Muria belum sepenuhnya menghilang saat longsor menimpa Desa Rahtawu, Desa Ternadi, dan Desa Colo di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Jumat (9/1/2026) malam. Material longsoran menghantam sebuah rumah warga di Desa Rahtawu hingga rata dengan tanah. Warga setempat masih terpaku menatap puing-puing rumah mereka, sementara hujan tipis terus membasahi lereng yang rapuh.
Di Desa Colo, longsor melumpuhkan ruas jalan menuju kawasan wisata religi Malam Sunan Muria. Sebuah Suzuki Ertiga dan truk tangki tercebur ke jurang setelah terperosok di material longsoran.
“Saat longsor terjadi, dua kendaraan sedang terparkir di atas jembatan dan ikut terbawa material,” ujar Kapolsek Dawe AKP Budianto.
Beruntung, ketiga penumpang Suzuki Ertiga dan sopir truk tangki berhasil dievakuasi dengan selamat, meski mengalami luka ringan.
Petugas Sigap Menangani Darurat
Personel BPBD Kudus dan Polres segera melakukan evakuasi. Tim gabungan memindahkan kendaraan yang tersangkut dan memberi pertolongan medis kepada korban. Selain itu, petugas mengatur arus lalu lintas di kawasan terdampak agar tidak terjadi kepanikan atau kecelakaan tambahan.
“Kami memastikan proses evakuasi dan pengamanan berjalan aman. Personel kami siagakan untuk pengaturan lalu lintas dan pengamanan area agar penanganan tidak terkendala,” jelas Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo.
Petugas juga menekankan kepada warga agar menjauhi lokasi longsor karena risiko susulan masih tinggi. Peringatan ini menjadi perhatian serius bagi para pengemudi dan pejalan kaki yang kerap melewati jembatan Desa Colo.
Masyarakat Terdampak dan Ancaman Berkelanjutan
Banjir dan longsor ini paling dirasakan oleh warga yang rumahnya berada di lereng dan dekat aliran sungai. Selain kerusakan rumah dan kendaraan, akses jalan yang terputus menimbulkan kesulitan mobilisasi warga dan logistik. Pedagang, pengunjung wisata religi, dan pelajar menjadi pihak yang merasakan dampak langsung dari gangguan ini.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa kawasan lereng pegunungan seperti Muria rentan terhadap bencana alam, terutama saat hujan intensitas tinggi. Masyarakat diharapkan tetap waspada, sementara pemerintah dan petugas terus memantau potensi longsor susulan.
Sejenak, melihat longsor membawa kendaraan dan rumah ke jurang, mungkin kita harus tersenyum pahit bumi tak kenal ampun, tapi kita kadang lupa menaruh kendaraan di tempat yang aman. @dimas




