Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Periksa Direktur Kemenhub Jumardi dalam Kasus Suap Proyek Jalur Kereta Api

by eko
Februari 2, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut dugaan suap proyek jalur kereta api. Senin (2/2), penyidik memeriksa Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Jumardi (JUM), sebagai saksi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama JUM selaku Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub,” ujar Budi kepada jurnalis di Jakarta, Senin (2/2/26).

Penyidik memanggil Jumardi bukan hanya karena jabatannya saat ini, tetapi juga karena perannya dulu sebagai Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, Jawa Timur. Ia tiba di Gedung KPK pukul 10.03 WIB.

Budi menegaskan tim penyidik terus menggali keterangan saksi untuk memetakan peran setiap pihak.

“Kami mendalami sejauh mana para pihak mengetahui dan terlibat dalam proses pengadaan serta dugaan pengaturan pemenang proyek,” kata Budi.

Berawal dari OTT, Tersangka Bertambah

KPK membongkar perkara ini lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, yang kini bernama BTP Kelas I Semarang.

Ini Belum Selesai

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Setelah OTT, KPK langsung menetapkan 10 orang sebagai tersangka dan menahan mereka. Penyidik kemudian mengembangkan perkara dan menelusuri aliran dana. Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 21 tersangka. Dua korporasi ikut terseret dan kini berstatus tersangka.

Penyidik menduga sejumlah pihak mengatur pemenang proyek sejak tahap administrasi hingga penetapan tender.

“Dugaan pengaturan dilakukan sejak proses administrasi sampai dengan penentuan pemenang tender,” tegas Budi.

Proyek Strategis Jadi Bancakan?

Kasus ini menyentuh sejumlah proyek besar, antara lain:

  • Jalur ganda Solo Balapan, Kadipiro, Kalioso
  • Pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan
  • Empat proyek konstruksi dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur
  • Perbaikan perlintasan sebidang Jawa–Sumatera

Proyek-proyek itu menyangkut keselamatan dan mobilitas jutaan warga. Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk memperkuat konektivitas antardaerah. Namun dugaan rekayasa tender justru membuka ruang permainan gelap di balik proyek strategis.

Siapa Untung, Siapa Buntung?

Perusahaan yang mendapat proyek lewat jalur tidak sehat tentu meraup keuntungan. Oknum pejabat yang terlibat diduga menerima imbalan. Lingkaran kecil menikmati hasilnya.

Sebaliknya, kontraktor yang jujur kehilangan kesempatan. Negara kehilangan uang. Masyarakat menanggung risiko jika kualitas proyek tak sesuai standar.

Rel kereta harus lurus agar perjalanan aman. Jika prosesnya sudah bengkok sejak awal, publik pantas khawatir. Infrastruktur boleh megah, tapi tanpa integritas, semua hanya tampak kokoh di permukaan.

Rel menghubungkan kota dan harapan. Jangan sampai yang tersambung justru kepentingan dan kompromi.@eko

Tags: Breaking NewsKPKottOTT KPK

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

by jeje
Mei 11, 2026

Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), timeline biasanya langsung penuh opini. Banyak orang buru-buru menyebut...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Next Post
Board of Peace dan Ilusi Perdamaian di Langit Gaza

Board of Peace dan Ilusi Perdamaian di Langit Gaza

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id