Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Buru Pergerakan John Field, Tersangka Suap Impor Barang KW Bea Cukai

by eko
Februari 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu jejak John Field (JF), pemilik PT Blueray Cargo yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang KW di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. KPK tak mau kehilangan momentum dalam membongkar skema kotor di balik pintu masuk barang impor.

KPK Tutup Celah Jeda Waktu

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan penyidik aktif menelusuri pergerakan John Field. KPK menilai jeda waktu antara penangkapan dan penyerahan diri rawan dimanfaatkan untuk menghilangkan bukti.

“Kami telusuri dan perdalam. Kami tidak ingin yang bersangkutan memanfaatkan jeda waktu untuk memindahkan bukti atau mengatur langkah,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/2/26).

KPK Selidiki Dugaan Kontak dengan Saksi

Penyidik juga mendalami kemungkinan John Field menemui saksi-saksi penting. KPK mencurigai adanya upaya memengaruhi keterangan atau mengamankan barang bukti sebelum pemeriksaan resmi.

“Kami dalami apakah yang bersangkutan bertemu saksi atau menguasai bukti tertentu dalam periode itu,” kata Asep.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Pemeriksaan John Field Jadi Titik Penentu

Untuk mengunci rangkaian peristiwa, KPK memeriksa langsung John Field. Penyidik menggali aktivitas, komunikasi, dan keputusan tersangka selama masa jeda tersebut.

“Aktivitas yang dilakukan menjadi materi penting dalam pemeriksaan,” tegas Asep.

OTT Bea Cukai Bongkar Jaringan

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Dalam operasi itu, KPK mengamankan 17 orang, termasuk Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Sehari kemudian, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Sisprian Subiaksono (SIS), Orlando Hamonangan (ORL), serta tiga pihak swasta: John Field (JF), Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo, dan Dedy Kurniawan (DK) selaku Manajer Operasional.

Pasar Rusak, Publik Menanggung Dampak

Praktik impor barang KW langsung menghantam pelaku usaha yang patuh aturan. Barang ilegal merusak pasar, menekan produk legal, dan menggerus penerimaan negara. Pada akhirnya, masyarakat ikut menanggung kerugian dari sistem yang bocor.

Kini KPK berpacu dengan waktu. Lembaga antirasuah itu tak hanya mengejar tersangka, tetapi juga berusaha menutup celah permainan lama di kepabeanan. Jika pintu impor terus longgar, yang masuk bukan cuma barang palsu kepercayaan publik ikut terkikis

Tags: Bea CukaiGratifikasiKorupsi di IndonesiaKPKott

Kamu Melewatkan Ini

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

by dimas
Juni 6, 2026

KPK menyita mobil sport, Harley, perhiasan, dan valas dari rumah Silmy Karim. Penyidik menelusuri dugaan korupsi izin tinggal WNA senilai...

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Ketika Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite?

by teguh
Mei 29, 2026

Rel kereta seharusnya membawa orang sampai tujuan. Namun dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

by teguh
Mei 28, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu dugaan aliran uang dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian...

Next Post
Hoaks Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatera ke Inggris

Hoaks Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatera ke Inggris

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id