Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Koper WNA China di IWIP Isinya Bukan Oleh-Oleh, Tapi Mineral Ilegal

by dimas
Desember 7, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Pagi itu, Bandara Khusus PT IWIP seharusnya menjalani hari normal pesawat mendarat, penumpang menyeret koper, dan petugas mengingatkan hal-hal klasik seperti, “Powerbank-nya dikeluarin ya, Pak.” Tapi realitas memilih mode Chaos.

Seorang WN China berinisial MY mencoba membawa bahan mineral ilegal dalam penerbangan Weda Bay-Manado. Ia memperlakukan nikel seperti oleh-oleh khas Maluku Utara, seolah barang itu bisa nongkrong santai di sebelah kacang kenari.

Satgas Bergerak Cepat

Satgas Terpadu langsung menghentikan aksi itu. Plot twist muncul bandara yang beroperasi sejak 2019 ini ternyata belum memenuhi standar minimal perangkat negara. Ibarat sudah buka restoran, tapi masih numpang kompor tetangga.

Komandan Satgas Penertiban Kawasan Hutan Halilintar, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap MY masih berjalan. Tim juga meneliti mineral yang ia bawa.

“Kita cek dulu ini barang apa. Jangan-jangan bukan nikel, tapi ambisi industrialisasi yang kepagian,” ujarnya.

Ini Belum Selesai

Pengungsi Gempa NTT Makan Nasi Campur Kopi, Negara ke Mana?

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Kenapa Satgas Harus Turun Ramai-Ramai

Sejak 29 November 2025, pemerintah menurunkan Satgas gabungan di Bandara IWIP. Formasinya lengkap TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, Karantina, BMKG, AirNav, hingga Avsec. Tinggal kurang komentator e-sport untuk siaran langsung.

Mobilitas di bandara ini memang tinggi. Pekerja asing datang dan pergi, logistik industri bergerak tanpa henti. Di tengah arus itu, masih ada yang nekat menyembunyikan mineral ilegal. Padahal bandara bukan game survival yang bisa ditipu dengan glitch inventori.

Masalahnya Bukan Pelaku, Tapi Celah Sistem

Aksi Satgas ini menjadi pengingat pentingnya sistem yang kuat. Bandara khusus tidak cukup hanya “khusus” di nama pengawasannya juga harus khusus. Industri besar pun tidak bisa berjalan dengan logika “nanti saja disesuaikan.” Setiap celah akan selalu mengundang orang yang ingin menyelinap masuk dan biasanya tujuannya bukan hal baik.

Peristiwa ini juga membuka fakta yang lebih besar kedaulatan atas sumber daya alam tidak berhenti pada slogan. Negara butuh penjaga pintu yang nyata, bukan sekadar papan nama. Selama ini, beberapa pintu belakang terlalu lama dibiarkan longgar. Bahkan pintu depan pun sering terbuka setengah kalau ada pejabat lewat.

Pertanyaan yang Menggelitik Publik

Kalau bandara khusus baru aman setelah Satgas lengkap turun, publik jadi bertanya:

Selama ini, siapa yang jaga? Google Maps? @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Pengungsi Gempa NTT Makan Nasi Campur Kopi, Negara ke Mana?

Pengungsi Gempa NTT Makan Nasi Campur Kopi, Negara ke Mana?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pengungsi gempa NTT di Manggarai Timur kesulitan pangan hingga anak-anak makan nasi campur kopi. Bantuan dinilai belum merata. Tabooo.id -...

Warga Pati Kepung Senayan, RUU Perampasan Aset Jadi Tuntutan

AMPB Tinggalkan DPR, Mengapa Warga Pati Memilih Mengalah?

by dimas
Agustus 22, 2026

AMPB meninggalkan DPR bukan karena dibubarkan aparat, tetapi untuk menghindari benturan. Gerakan warga Pati tetap berlanjut menuju aksi 27 Agustus....

Apa Itu Masyarakat Prismatik dan Mengapa Masih Relevan?

Apa Itu Masyarakat Prismatik dan Mengapa Masih Relevan?

by dimas
Agustus 22, 2026

Masyarakat prismatik menjelaskan benturan institusi modern dengan perilaku lama. Mengapa konsep Fred W. Riggs masih relevan membaca realitas Indonesia? Tabooo.id...

Next Post
Belgia Mode Revolusioner: “Kerja Ya Kerja, Hak Tetap Hak”

Belgia Mode Revolusioner: “Kerja Ya Kerja, Hak Tetap Hak”

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id