Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Resident Evil Requiem: Hotel Tua, Teror Baru, Trauma Lama

by teguh
Mei 8, 2026
in Culture, Game
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Kapan terakhir kali game bikin kamu berhenti main karena takut, bukan karena capek? Bukan karena musuhnya susah, tapi karena lorong gelap di depan terlalu sunyi. Kalau jawabannya sudah lama, mungkin Resident Evil Requiem datang di waktu yang tepat.

Capcom tampaknya ingin mengingatkan satu hal penting: horror sejati bukan soal peluru paling kuat, tapi rasa tidak nyaman yang nempel di kepala. Dan ya, game ini datang bukan buat santai-santai.

Capcom Kembali ke Akar Horor

Resident Evil Requiem dijadwalkan rilis pada 27 Februari 2026 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series. Capcom memperkenalkan karakter baru bernama Grace Ashcroft, sosok yang harus menyelidiki misteri kelam di sebuah hotel tua bernama Wrenwood Hotel.

Hotel ini bukan sekadar latar. Lorong sempit, pintu berderit, dan kamar kosong terasa seperti karakter tambahan yang ikut mengawasi pemain. Capcom jelas sengaja memilih ruang tertutup untuk menekan mental pemain, bukan memanjakan mereka dengan arena luas penuh aksi.

Teknologi RE ENGINE kembali jadi tulang punggung visual. Detail cahaya, ekspresi wajah, dan tekstur lingkungan tampil realistis tanpa kehilangan nuansa horor. Bayangan bergerak pelan di sudut layar kini terasa lebih menakutkan daripada monster yang langsung lompat.

Ini Belum Selesai

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Film Jangan Buang Ibu: Kesepian di Balik Pengorbanan

Gameplay Bikin Deg-degan, Bukan Heroik

Berbeda dari game action-heavy, Requiem menekankan eksplorasi pelan, puzzle cerdas, dan manajemen resource ketat. Peluru terasa mahal. Item penyembuh jadi barang mewah. Setiap keputusan kecil bisa berujung penyesalan.

Grace Ashcroft bukan tipikal karakter super kuat. Dia rapuh, terbatas, dan sering kalah jumlah. Justru di situlah ketegangan muncul. Pemain harus berpikir sebelum bertindak, bukan asal maju.

Capcom juga kabarnya mengurangi pendekatan “rame-rame zombie”. Sebagai gantinya, musuh muncul lebih jarang tapi terasa lebih mengancam. Satu suara langkah saja bisa bikin jantung keburu balapan.

Horor Sebagai Cermin Psikologis

Di balik darah dan monster, Resident Evil Requiem menyentil isu yang lebih dalam rasa bersalah, trauma, dan ketakutan yang tidak selesai. Hotel Wrenwood bukan cuma tempat angker, tapi metafora ruang batin manusia yang menyimpan rahasia.

Grace tidak hanya melawan makhluk aneh, tapi juga ingatan dan pilihan masa lalu. Capcom tampaknya ingin bilang, horor paling menyeramkan sering datang dari diri sendiri.

Pendekatan ini terasa relevan di era sekarang. Banyak orang hidup dengan kecemasan, burnout, dan tekanan mental, tapi memilih memendamnya. Requiem seolah mengajak pemain menghadapi ketakutan, bukan kabur darinya.

Capcom Nggak Mau Cuma Jual Nostalgia

Menariknya, Requiem tidak menggantungkan diri pada karakter lama seperti Leon atau Chris. Capcom berani melangkah dengan wajah baru dan cerita mandiri. Keputusan ini menguntungkan pemain baru, tapi bisa bikin fans lama sedikit gelisah.

Namun justru di situ letak kekuatannya. Franchise ini tidak mandek di masa lalu. Capcom memilih berevolusi tanpa kehilangan identitas horor survival-nya.

Jadi, Siap Takut Lagi?

Resident Evil Requiem bukan game buat pamer skill. Game ini hadir untuk menguji kesabaran, nyali, dan keberanian menghadapi rasa tidak nyaman. Kalau kamu rindu horor yang bikin tangan dingin dan pikiran waspada, Capcom sudah menyiapkan jawabannya.

Pertanyaannya sekarang sederhana kamu masih mau jadi pahlawan, atau siap jadi manusia biasa yang ketakutan?. @teguh

Tags: capcomGamesHororMisteripahlawanPCPlayStation 5

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Gaming Jadi Hobi Mahal? Cek Faktanya

Benarkah Gaming Jadi Hobi Mahal? Cek Faktanya

by eko
April 28, 2026

Harga PlayStation 5 kini tembus Rp11 juta. Karena itu, banyak orang mulai merasa gaming sudah jadi hobi mahal. Namun, benarkah...

PS5 Mahal? Tenang, Masih Banyak Cara Buat Tetap Main Game

PS5 Mahal? Tenang, Masih Banyak Cara Buat Tetap Main Game

by eko
Mei 8, 2026

Harga PlayStation 5 sekarang tembus Rp11 juta. Karena itu, banyak orang mulai ragu untuk beli. Namun, gaming tidak harus berhenti...

Antara Hobi dan Realita: Ketika Gaming Tak Lagi Murah

Antara Hobi dan Realita: Ketika Gaming Tak Lagi Murah

by eko
April 28, 2026

Harga PlayStation 5 kini tembus Rp11 juta. Karena itu, banyak orang mulai ragu untuk membeli. Dulu gaming terasa ringan. Namun...

Next Post
Gibran Dorong Anak Muda Terlibat dalam Pembangunan IKN

Gibran Dorong Anak Muda Terlibat dalam Pembangunan IKN

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id