Minggu, September 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Konflik Houthi Memanas, Evakuasi Jemaah Umrah Diminta Disiapkan

by dimas
September 19, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter
Konflik Houthi kembali memanas. Pemerintah diminta menyiapkan skenario evakuasi dan perlindungan bagi jemaah umrah Indonesia.

Tabooo.id: Arab Saudi – Konflik Houthi dan Arab Saudi kembali memanas. Kondisi ini membuat keselamatan jemaah umrah Indonesia ikut menjadi perhatian.

Ketua Komisi Nasional Haji Mustolih Siradj meminta pemerintah bergerak sebelum situasi memburuk. Ia mendorong pemerintah menyiapkan skenario penundaan, perubahan rute, hingga evakuasi.

Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Evakuasi

Mustolih meminta pemerintah menyiapkan skenario secara menyeluruh. Skenario itu harus mencakup kebutuhan jemaah selama kondisi darurat.

“Menyiapkan skenario penundaan, perubahan rute, dan evakuasi,” kata Mustolih, Jumat (18/9/2026).

Ia juga meminta pemerintah menjamin akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, komunikasi, dan pemulangan jemaah.

Ini Belum Selesai

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo, Dugaan Transaksi Senjata Jadi Sorotan

Produk Taktikal Indonesia Dilirik Militer Yordania, Sampel Jadi Ujian Pertama

Menurut Mustolih, pemerintah perlu membentuk pusat koordinasi krisis. Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Luar Negeri RI perlu masuk dalam koordinasi tersebut.

Maskapai dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah juga perlu terlibat. Koordinasi lintas lembaga akan mempercepat pengambilan keputusan ketika situasi berubah.

Pemerintah juga perlu memperbarui data jemaah secara real time. Data itu harus mencakup jemaah yang akan berangkat, berada di Arab Saudi, atau mengalami penundaan pulang.

Informasi Keamanan Tak Boleh Terpecah

Dalam situasi konflik, informasi menjadi kebutuhan utama jemaah. Mereka membutuhkan kepastian soal penerbangan, keamanan perjalanan, dan perubahan kebijakan.

Karena itu, Mustolih meminta pemerintah menyampaikan informasi keamanan secara berkala. Pemerintah juga perlu menggunakan kanal resmi dan satu sumber informasi yang terkoordinasi.

Langkah tersebut dapat mencegah jemaah mengikuti kabar yang belum terverifikasi. Situasi konflik sendiri dapat berubah dalam waktu singkat.

Kementerian Haji dan Umrah sebelumnya meminta jemaah tetap tenang. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo menyampaikan imbauan itu pada Rabu (16/9/2026).

Puji meminta jemaah yang belum berangkat berkoordinasi dengan PPIU. Mereka juga perlu memantau perkembangan penerbangan melalui informasi resmi.

Kemenhaj mengingatkan jemaah agar tidak mengikuti informasi yang belum jelas sumbernya. Pemerintah juga meminta jemaah menghindari keputusan berdasarkan rumor.

Hak Jemaah Tetap Harus Dilindungi

Persoalan tidak berhenti pada keselamatan perjalanan. Jika konflik mengganggu perjalanan, hak jemaah juga harus mendapat perhatian.

Mustolih meminta Kementerian Haji dan Umrah memastikan mekanisme penjadwalan ulang berjalan adil. Ia juga meminta pemerintah memastikan mekanisme pengembalian dana bagi jemaah.

Jemaah tidak seharusnya menanggung sendiri dampak situasi keamanan. Karena itu, pemerintah dan penyelenggara perlu menyiapkan mekanisme yang jelas.

Mustolih juga meminta semua pihak menjaga ketenangan. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi konflik untuk menyebarkan spekulasi.

Keselamatan, kepastian informasi, dan perlindungan hak jemaah harus menjadi perhatian utama. Ketiganya menentukan cara pemerintah menghadapi situasi darurat.

Konflik Membuka Risiko Baru bagi Jemaah

Arab Saudi memimpin koalisi yang memerangi Houthi sejak 2015. Setelah periode relatif tenang, konflik kembali menunjukkan peningkatan ketegangan.

Pejabat Yaman menyebut Houthi menguasai sebagian besar pesisir barat Yaman di sepanjang Laut Merah. Kelompok itu juga menguasai Pulau Perim di pintu masuk Laut Merah.

Tekanan terhadap Houthi kemudian memicu peningkatan serangan rudal dan drone ke arah Arab Saudi. Di sisi lain, pasukan udara Saudi dan Yaman meningkatkan serangan terhadap sejumlah sasaran Houthi.

Serangan tersebut juga menyasar kawasan sekitar Pelabuhan Mocha. Kondisi itu menambah ketidakpastian keamanan di kawasan Laut Merah.

Bagi jemaah umrah Indonesia, risikonya tidak hanya menyangkut keberangkatan. Mereka juga menghadapi kemungkinan perubahan rute dan gangguan penerbangan.

Penundaan kepulangan juga dapat terjadi jika kondisi keamanan memburuk. Dalam situasi ekstrem, pemerintah bahkan perlu menjalankan skenario evakuasi.

Karena itu, kesiapan pemerintah menjadi penting sebelum keadaan memasuki fase darurat. Pemerintah perlu bergerak dengan data, koordinasi, dan informasi yang jelas.

Ini bukan sekadar soal perjalanan ibadah. Ini juga soal kesiapan negara melindungi warganya saat situasi berubah cepat. @dimas

Tags: Arab SaudiEvakuasi JemaahJemaah UmrahKeamanan SaudiKonflik Houthi

Kamu Melewatkan Ini

Persiapan Haji 2027: Saudi Blokir DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar

Persiapan Haji 2027: Saudi Blokir DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar

by teguh
Agustus 24, 2026

Persiapan haji 2027 menghadapi masalah sebelum musim keberangkatan dimulai. Pihak Saudi Arabia blokir DP Haji 2027 sebesar Rp66,6 Miliar. Tabooo.id:...

Hijab, Ombak, dan Identitas: Lamar Mufti Melawan Batas yang Tak Terlihat

Hijab, Ombak, dan Identitas: Lamar Mufti Melawan Batas yang Tak Terlihat

by teguh
April 14, 2026

Tabooo.id: Life - Angin laut berhembus kencang. Sementara itu, ombak datang tanpa kompromi. Di atas papan selancar, seorang perempuan berdiri...

Lamar Mufti: Ketika Ombak Tak Lagi Membatasi Identitas

Lamar Mufti: Ketika Ombak Tak Lagi Membatasi Identitas

by teguh
April 14, 2026

Tabooo.id: Sports - Di tengah debur ombak yang keras dan panggung kompetisi global yang kompetitif, muncul satu nama yang pelan...

Next Post
E-Parkir Solo Mulai Diuji Coba, Jukir Dilengkapi QRIS dan EDC

E-Parkir Solo Mulai Diuji Coba, Jukir Dilengkapi QRIS dan EDC

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id