Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Klaim Menggelitik, Faktanya Nol: Drama Usut Harta Sri Mulyani

by dimas
November 27, 2025
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Check – Beberapa hari terakhir, lini masa media sosial kembali ramai oleh unggahan sensasional yang menyebut Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kejaksaan Agung mengusut kekayaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pembuat hoaks itu membungkus narasi tersebut dengan judul dramatis, tangkapan layar Facebook yang tampak meyakinkan, dan gaya seolah-olah “breaking news.” Namun, semua itu tidak memiliki jejak di dunia nyata. Klaim tersebut menyebar cepat karena mengikuti pola lama pasangkan dua nama besar, tambahkan angka miliaran, lalu jadikan umpan bagi warganet yang gemar membagikan informasi tanpa membaca utuh.

Reality Check, Guys!

Fakta justru bergerak ke arah yang berlawanan. Presiden Prabowo tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang meminta Kejagung mengusut harta Sri Mulyani. Tidak ada rekaman, kutipan, atau dokumen yang mendukung narasi tersebut. Yang beredar hanya cerita liar yang berputar-putar di ruang digital. Adapun angka Rp92,8 miliar yang sering disebut memang benar, tetapi itu berasal dari laporan resmi LHKPN Sri Mulyani untuk tahun 2024 yang ia serahkan pada 21 Maret 2025. Angka tersebut bukan temuan baru, bukan hasil investigasi khusus, dan bukan perintah mendadak dari Presiden.

Kekayaan Sri Mulyani memang naik dari tahun sebelumnya, tetapi kenaikannya masih wajar untuk pejabat negara sekelasnya. Jika dibandingkan dengan beberapa menteri dalam kabinet Prabowo, harta Sri Mulyani bahkan terlihat seperti “budget hemat.” Ada menteri yang memiliki kekayaan hingga triliunan rupiah angka yang membuat laporan LHKPN Sri Mulyani tampak seperti tabungan kurban.

Kenapa Kok Bisa Keliru?

Kesalahpahaman ini muncul dari pola lama yang terus berulang orang membaca judul tanpa memeriksa isi, menyebarkan informasi yang memancing emosi, lalu menambah bumbu politik agar terasa lebih panas. Ketika narasi tersebut memasangkan dua figur bereputasi besar, algoritma media sosial langsung bekerja seperti kompor yang dinyalakan terlalu besar panas, cepat, dan sering tanpa arah.

Kesalahan ini juga terjadi karena narasinya memelintir fakta yang sebenarnya mudah diakses. LHKPN adalah dokumen publik. Kenaikan harta Sri Mulyani pun tidak fantastis dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan institusi mana pun. Namun, begitu hoaks mulai viral, logika sering kalah cepat dari jempol para warganet.

Ini Belum Selesai

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

Ajakan Cerdas dan Sindiran Halus

Kesimpulannya sederhana klaim bahwa Presiden Prabowo meminta Kejagung mengusut harta Sri Mulyani adalah hoaks yang dibungkus dramatis agar tampak meyakinkan. Di era digital yang serba instan, kemampuan menahan diri untuk tidak sembarangan menekan tombol “bagikan” jauh lebih penting daripada kemampuan memilih filter foto.

Sebelum jempolmu ikut menyebarkan kebohongan, ingat satu hal: “Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital.” @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

by Waras
Oktober 21, 2026

Starbucks mulai memangkas gerai di pasar global yang dinilai kurang menguntungkan. Di tengah perubahan strategi perusahaan induk, pasar domestik punya...

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Demo DPRD DIY Dua Kali Ricuh

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

by teguh
Oktober 20, 2026

Dua tahun Prabowo–Gibran diwarnai demonstrasi yang memanas di Yogyakarta, Selasa 20/10/2026. Berdasarkan pantauan langsung tim Tabooo.id, kericuhan terjadi dua kali...

Aksi Mahasiswa di Yogyakarta: Gedung Dewan Terbuka, Jawaban Kebijakan Masih Dinanti

Aksi Mahasiswa di Yogyakarta: Gedung Dewan Terbuka, Jawaban Kebijakan Masih Dinanti

by teguh
Oktober 20, 2026

Gedung wakil rakyat kembali menjadi tempat aksi mahasiswa menyuarakan kegelisahan. Sejumlah kelompok mahasiswa mendatangi Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),...

Next Post
Drama Sirene Nasional: Pejabat Ngacir, Rakyat Minggir

Drama Sirene Nasional: Pejabat Ngacir, Rakyat Minggir

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id